Blog SABDA
2Oct/180

Pelajaran dari Artikel: Hindari Kebiasaan Kecil Perusak Otak

Oleh:

Oleh: Roma

Shalom,

Ini kedua kalinya saya menulis di Blog SABDA. Kali ini, saya rindu berbagi tentang artikel koran berjudul "Hindari Kebiasaan Kecil Perusak Otak" yang saya baca di YLSA. Saya tertarik dengan artikel tersebut karena saya merasa pola hidup saya selama ini memang kurang teratur, terutama dalam memfungsikan kinerja otak saya. Dari artikel ini, ada banyak pelajaran penting yang semuanya bertujuan agar saya bisa mengatur kinerja otak dengan baik, dengan pola hidup yang sehat pastinya.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
26Sep/180

Pelayanan SABDA di Australia

Oleh:

oleh: Yulia

Ketika kami mendapat undangan dari GRII Sydney untuk memberikan seminar tentang "digital ministry", kami menawarkan enam topik seminar yang bisa dipilih. Namun, dari beberapa pembicaraan lewat email dan telepon, dan jadwal yang diatur sedemikian rupa, akhirnya disepakati untuk mengambil enam topik seminar sekaligus. Selain masing-masing topik saling berkaitan, kami juga melihat pentingnya membuka wawasan jemaat tentang dunia digital Kristen secara mendalam. Setelah pembicaraan lebih lanjut, GRII Melbourne ternyata juga tertarik untuk mendapatkan seminar yang sama (namun, dengan waktu yang lebih pendek). Karena itu, jadilah kami pergi ke Sydney dan Melbourne dengan total waktu tiga minggu (6 -- 22 Agustus) karena masing-masing seminar hanya bisa diadakan pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu).

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
20Sep/180

Pelajaran dari Artikel Koran: “Mengakui Kesalahan”

Oleh:

Oleh: Mei

Saya bersyukur dipaksa untuk membaca artikel koran di YLSA. Karena melalui membaca ini, saya mendapat banyak pengetahuan. Salah satu artikel koran yang saya ingin bagikan berjudul "Mengakui Kesalahan". Saya setuju dengan salah satu pernyataan dalam artikel ini: "Cara terbaik untuk belajar dari kesalahan adalah dengan mengakuinya. Mengakui kesalahan adalah tanda orang yang berjiwa besar". Namun, terkadang kita sulit untuk mengakui kesalahan karena gengsi atau karena merasa diri benar. Kalau kita mengingkari kesalahan, reputasi kita justru akan buruk di mata orang lain. Sebaliknya, kalau kita jujur mengakui kesalahan, orang lain akan hormat dan respek kepada kita.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
15Sep/180

Membaca Kliping Artikel Koran di SABDA

Oleh:

Oleh: Maskunarti

Surat Kabar atau yang lebih dikenal dengan koran masih menjadi salah satu media populer yang digunakan masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi. Koran tidak hanya dibaca oleh kalangan pejabat atau pengusaha, tetapi juga kalangan umum, seperti guru, pekerja swasta, pegawai negeri, mahasiswa, dan tukang becak. Selain untuk mengikuti berita perkembangan dunia aktual, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, koran juga bisa dipakai sebagai media pembelajaran.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
6Aug/181

Hasil Belajar: “Tantangan Mendidik Anak pada Era Digital”

Oleh:

Oleh: Santi

"Teladan berbicara lebih kuat daripada ribuan kalimat." Pesan ini masih membekas dalam hati saya, dan memang harus diakui bahwa hal ini benar. Baik sebagai orang tua, guru, maupun pemerhati anak, pesan ini berlaku bagi kita semua dalam mendidik anak-anak. Akan sangat tidak bijaksana jika kita menuntut anak untuk melakukan ini-itu atau melarangnya berbuat ini-itu, tetapi kita, sebagai orang tua, malah melakukannya, bahkan di depan mereka. Oops, sebelum saya lebih menggebu-gebu lagi melanjutkan topik ini, saya akan menceritakan latar belakang di balik tulisan saya ini ... tenang saja, tidak akan panjang kok. :)

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Halaman 1 dari 86123...Akhir »

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran