Blog SABDA
20Oct/220

Mengenal Pelayanan TELAGA

Oleh:

"Keluarga yang sehat menciptakan gereja dan masyarakat yang sehat."

Kalimat tersebut diutarakan oleh Pak Jusuf Niti Tjahyanto, koordinator pelayanan TELAGA (Tegur Sapa Gembala Keluarga), salah satu mitra pelayanan YLSA, pada Senin, 19 September 2022, dalam acara IG Live Kenal Mitra. Sore itu, YLSA, yang diwakili oleh Ibu Evie, berkesempatan untuk bincang-bincang bersama Pak Jusuf dari TELAGA; menanyakan sejarah, visi-misi, proses produksi, sampai perkembangan pelayanan TELAGA.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
16Aug/220

Youtube Growth Strategies Bareng Natchi Lazarus

Oleh:

Penggunaan YouTube sebagai media pelayanan sudah semakin jamak dilakukan oleh banyak orang Kristen. Banyak konten bertema kekristenan beredar di platform satu ini. Namun, apakah orang-orang sudah memakainya secara optimal?

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
22Jun/220

Proyek King of Glory: Raja Kemuliaan

Oleh:

King of Glory, atau dalam bahasa Indonesia disebut Raja Kemuliaan, adalah salah satu dari ratusan nama Allah, tetapi itu juga merupakan judul dari buku bergambar dan film Raja Kemuliaan, sebuah proyek yang SABDA peroleh dari kerja sama dengan organisasi ROCK International. Raja Kemuliaan memiliki 2 bentuk utama, yaitu buku (bergambar) dan film. Bukunya terdiri dari 70 scene/adegan, masing-masing dengan satu halaman cerita dan gambar berukuran satu halaman penuh. Tujuh puluh cerita tersebut saling melengkapi untuk menceritakan "Satu Kisah", sedangkan filmnya (presentasi kata per kata dari bukunya) mengelompokkan 70 adegan tadi ke dalam 15 Episode. dan situs.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
5May/220

Klub Baca Buku SABDA (KBBS): Mengasah Pikiran dengan Membaca Buku

Oleh:

"Pikiran membutuhkan buku seperti pedang membutuhkan batu asah."

Kutipan di atas adalah perkataan Tyrion Lannister, salah satu tokoh vital dalam cerita fiksi Game of Thrones, karya George R.R. Martin. Dalam kisah tersebut, Tyrion digambarkan sebagai dwarf (manusia kerdil) yang cerdas, politis, dan berwawasan luas. Semua itu diperoleh karena dia senang memenuhi kepalanya dengan pengetahuan dari buku-buku dan beradu argumen dengan orang-orang yang lebih tahu.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
21Feb/220

Cokelat Valentine untuk Tuhan

Oleh:

14 Februari 2022 adalah hari Senin. Ya, saya tidak salah tulis dan Anda juga tidak salah baca. Faktanya memang tanggal itu jatuh pada hari Senin, hari yang biasanya paling dihindari orang-orang. Senin yang biasa dianggap memisahkan orang-orang dari kasur, udara segar, dan kesenangan akhir pekan, tiba-tiba berubah menjadi hari yang cukup spesial. Valentine adalah alasannya. Dalam berbagai tradisi, hari Valentine identik dengan ungkapan "kasih sayang" dari satu orang ke orang lain, satu pihak ke pihak yang lain, dst.. Dan, cokelat adalah makanan paling laris untuk dijadikan simbol dari perasaan itu. Seperti inilah tradisi kita, manusia menunjukkan rasa sayangnya kepada manusia.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
15Sep/210

Twitter Training: Cara Mengembangkan Rencana Akun yang Strategis di Twitter

Oleh:

Ketika ditanya tentang media sosial (medsos), biasanya hal pertama yang terlintas di benak kita adalah platform untuk chat atau ngobrol virtual dengan orang lain. Padahal, sekitar 10+ tahun terakhir, media sosial sudah jauh berkembang. Mulai dari kultur, penggunaan fitur, sampai fasilitas yang media sosial sediakan, sudah banyak mengalami perubahan dan peningkatan jika dibandingkan dua dekade yang lalu.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
22May/200

SABDA Live Vision Talks Sesi “PA, MedSos, dan Digital Native”

Oleh:

Presentasi berjudul "Media Sosial untuk Studi Alkitab bagi Digital Native" ini berisi materi tentang salah satu pendekatan untuk menjangkau anak-anak muda agar kembali mencintai firman Tuhan, yaitu menjangkau melalui media sosial. Presentasi ini dipaparkan dalam salah satu sesi SABDA Live Zoom meeting, pada Mei 2020, dengan tajuk "PA, MedSos, dan Digital Native".

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
4Feb/200

Pelajaran dari TED-Mini di YLSA: Dua Kebohongan yang Menakutkan

Oleh:

Mengakhiri Januari 2020 dengan excitement tinggi setelah berhasil melewati bulan pertama tahun 2020. Awal Februari, saya langsung dihadapkan dengan kebiasaan yang lumayan baru di kantor, yaitu presentasi TED-Mini. Sebenarnya, kebiasaan positif ini sudah berlangsung sejak tahun 2019 lalu (atau mungkin malah sudah ada sejak sebelum saya bergabung di sini). TED-Mini sendiri kurang lebih terinspirasi oleh kegiatan TEDx/talk (Technology, Entertainment, and Design), yang dimulai di Amerika pada tahun 1984. Semangat dari kegiatan TEDx/talk sendiri adalah Ideas Worth Spreading, yang berarti "sebuah ilmu atau ide akan lebih berguna apabila dapat disebarkan kepada banyak orang". Semangat inilah yang agaknya coba diadaptasi oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA), secara khusus guna menanamkan kebiasaan melakukan riset serta meningkatkan kecakapan berbicara di depan publik (public speaking) untuk para staf di dalamnya. Meskipun hampir serupa dengan prinsip TED pada umumnya, yaitu "berbagi ide/ilmu apa pun", tetapi bedanya, TED-Mini di YLSA haruslah mengandung "nilai kebenaran dari Allah" (meskipun tidak selamanya harus tentang Alkitab dan Alkitab). Jadi, materi TED-Mini tidak hanya memuaskan sisi kognitif para audiens, namun juga bisa diambil pelajarannya. Setelah memaparkan terms and conditions pada pertemuan sebelumnya, hari Senin, 3 Februari 2020, pemateri pertama maju ke depan membawakan sebuah video dari Pastor Francis Chan bertajuk "Dua Kebohongan yang Menakutkan". Blog ini ditulis sebagai bentuk tanggapan sekaligus refleksi saya setelah menyaksikan video tersebut.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
16Jan/200

Rapat Kerja YLSA? Kami Menyebutnya Rapat Selebrasi!

Oleh:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian rapat kerja (raker) adalah "sidang untuk membahas masalah yang berkenaan dengan bidang pekerjaan yang dihadapi" atau "pertemuan staf untuk membahas hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas suatu instansi". Sejatinya, pada akhir tiap semester, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) memang rutin menggelar raker. Biasanya, yang dibahas adalah laporan dan pertanggungjawaban kerja divisi untuk kurun waktu satu semester. Oleh para staf dan pemimpin, raker ini digunakan sebagai titik penanda dari akhir satu periode kerja sekaligus awal periode kerja yang baru. Pada Desember 2019, dilaksanakanlah raker YLSA … eh, rapat selebrasi YLSA.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
27Jun/192

Tim SABDA Pergi ke Malaysia Bersua Lawan

Oleh:


Pada Minggu, 20 Agustus 2017, timnas futsal Indonesia melanjutkan kampanyenya dalam ajang SEA GAMES ke-29, di Malaysia. Siang itu, tim asuhan pelatih Yori van der Torren di luar dugaan mampu membungkam raksasa futsal ASEAN, Thailand. Dalam pertandingan tersebut, skuad Garuda memakai formasi 1-2-1 "fluid" (ini istilah saya saja), yang berarti akan berubah-ubah menyesuaikan permainan lawan. Dengan 1 "anchor", 2 "flank", 1 "pivot", dan 1 "goalie", timnas menatap mantap pertandingan pembuka mereka. Mengakhiri paruh pertama dengan keunggulan 2-0, membuat beban Runtuboy dan kawan-kawan agak sedikit ringan, terlepas dari segala persiapan tim yang tidak terlalu prima sebelum kejuaraan dihelat. Meskipun Thailand sempat membalas 2 gol di babak kedua, tetapi oleh karena kegigihan dan tingkat disiplin tinggi dari anak-anak Merah Putih, timnas berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-2. Mereka berhasil mengalahkan "lawan" mereka yang sebenarnya, yaitu rasa takut (ketika berhadapan dengan tim kuat, Thailand).

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini

Copyright © 2009-2022 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Kontak | Partisipasi | Donasi