Blog SABDA
15Nov/181

Pengalaman Menerjemahkan Komik Alkitab di YLSA

Oleh: *Sinara Tonda Vennata

Nama saya Sinara Tonda Vennata. Saya adalah mahasiswi dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Fakultas Sastra Inggris, jurusan Translation. Sejak September sampai November 2018, saya dan tiga teman saya, yaitu Dinda, Thesa, dan Zefanya, melakukan kerja magang di YLSA. Sesuai dengan bidang yang kami ambil, yaitu Translation, tugas yang diberikan kepada kami lebih diutamakan untuk menjadi penerjemah. Pada kesempatan ini, saya akan membagikan pengalaman mengerjakan salah satu tugas saya di YLSA, yaitu menerjemahkan komik.

Komik yang kami terjemahkan di sini adalah komik Alkitab. YLSA adalah organisasi Kristen nonprofit yang bergerak dalam bidang pelayanan media komputer dan internet. Pelayanan yang dilakukan terutama bersifat digital dan online. YLSA tidak terlalu banyak melakukan pelayanan tatap muka dengan para penggunanya, tetapi menjadi penyedia bahan, infrastruktur, dan sarana lainnya bagi orang Kristen pada era digital ini. Bahan-bahannya bisa diakses secara digital melalui situs atau aplikasi.

Komik Alkitab adalah salah satu proyek dari YLSA yang saat ini sedang dikerjakan. Tugas pertama kami adalah terlibat dalam pengerjaan komik ini selama tiga minggu pertama. Sebagai mahasiswa jurusan Translation, kami sudah memiliki pengalaman dalam menerjemahkan karya tulis, seperti artikel, cerita pendek, novel, dan puisi. Namun, menerjemahkan komik adalah pengalaman baru bagi kami. Mulai dari alur dan cara mengerjakannya yang sangat sistematis dalam menerjemahkan komik Alkitab ini, kami tidak dapat menerjemahkannya sebebas menerjemahkan karya sastra lainnya. Kami tidak dapat menerjemahkannya sedinamis mungkin. Teknik yang diajarkan kepada kami adalah menerjemahkannya dengan tetap setia pada teks bahasa Inggris asli (harfiah). Penerjemahan harfiah atau yang sering disebut “literal translation” merupakan teknik yang digunakan untuk menerjemahkan kata per kata dan mengikuti pola kalimat sesuai teks sumber. Namun, meski terjemahannya harfiah, kami juga diminta untuk tetap memperhatikan agar terjemahan komik ini natural dalam bahasa percakapan. Jika menerjemahkan teks narasi, kami diminta untuk tetap menggunakan bahasa yang baku dan formal. Ketika menerjemahkan percakapan, bahasanya harus lebih luwes dan tidak terlalu kaku, tetapi tetap harus setia pada arti dan pola teks sumbernya. Selain itu, ada beberapa istilah yang harus disesuaikan dengan Alkitab Yang Terbuka (AYT). AYT adalah proyek penerjemahan Alkitab yang dikerjakan oleh YLSA.

Pengalaman saya selama menerjemahkan komik Alkitab membuat kemampuan saya dalam menerjemahkan semakin diasah dan menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Selain diberikan training tentang cara menerjemahkan komik Alkitab ini, kami juga melakukan cek secara “in pair” dan juga baca tepat yang dilakukan bersama rekan kerja. Hal ini membuat saya lebih tahu akan kekurangan saya dalam menerjemahkan sehingga bisa memperbaikinya untuk lebih baik lagi. Hal lain yang tidak kalah penting adalah saya merasakan siraman rohani pada saat menerjemahkan komik tersebut. Menerjemahkan komik Alkitab mewajibkan saya untuk membaca Alkitab yang menjadi referensi dan acuan kami dalam menerjemahkan. Selain itu, secara tidak langsung, saya pun ikut membaca kisah-kisah karakter Alkitab dari komik tersebut. Hal ini membuat saya menjadi lebih bertumbuh dalam pemahaman firman Allah. Saya menjadi lebih mengenal perbuatan Tuhan, dan dari situ, saya bisa belajar lebih banyak tentang firman Tuhan dan apa yang menjadi perintah-perintah-Nya bagi umat manusia di dunia. Terima kasih.

Tentang Penulis Tamu

telah menulis 109 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (1) Trackbacks (0)

Leave a comment

Connect with Facebook

(required)

No trackbacks yet.

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran