Tetap Waras pada Masa Pandemi
Oleh: Neti Estin
Saya dan suami merasa kurang setuju dengan pemimpin-pemimpin rohani yang mengatakan masa ini sebagai masa sulit. Di pandang dari sisi mana? Ada atau tidak ada pandemi, hidup memang penuh perjuangan. Ada atau tidak ada pandemi, kita harus tetap bekerja. Jadi tetap bersikap ''waras'' adalah membetulkan pikiran-pikiran yang keliru dan bertindak sesuai dengan iman kita. Meski berita-berita yang kita dengar kurang mengenakkan, kita harus tetap berpikir positif. Tak perlu khawatirkan apa pun jika kita punya iman dalam Kristus Yesus.

Pengalaman Mengikuti Raker di Tengah Pandemi
Shalom, perkenalkan saya Steven, staf magang di YLSA. Saya bergabung dalam tim ITS. Tidak lama setelah magang di sini, saya mengikuti acara rutin SABDA yang sangat penting, yaitu rapat kerja (raker). Rapat kerja di SABDA diselenggarakan sebanyak 2 kali, seperti sistem semester pada sekolah umumnya. Raker tengah tahun 2021 ini dilaksanakan secara bertahap, dalam beberapa hari, karena ada pandemi. Raker semester 1 ini berlangsung selama 5 hari, dimulai pada 2 Agustus 2021, lalu dilanjutkan 5, 6, 9, hingga 10 Agustus 2021.

Tuhan Memperhitungkan Kafir
Oleh: Hery Sudarno
Kitab Rut sangat menarik dibaca, layaknya kisah keluarga yang di dalamnya ada duka, suka, dan cinta. Kitab ini, meskipun hanya 4 pasal, sarat dengan pesan-pesan TUHAN karena sesungguhnya TUHAN-lah yang menjadi sentral dari pesan kitab ini. TUHAN berkarya melalui keluarga Elimelekh, TUHAN yang menentukan peran utama dalam kisah ini. Peran utama atau tokoh yang dimaksud adalah Naomi, Rut, dan Boas. Itu kedaulatan TUHAN atas ketentuan dan pilihan-Nya. TUHAN mengizinkan keluarga ini menghadapi permasalahan selama di negeri asing negeri kafir, yaitu Moab, dan TUHAN memberikan Naomi dan Rut sukacita serta kebahagiaan diakhir kisah. Naomi memberi andil besar dalam kisah percintaan Rut dan Boas hingga pernikahan mereka.

Penghargaan Allah atas Karakter Rut
Oleh: Yermia M. Kristanto
Saya sangat bersyukur dapat mengikuti kelas Bedah Kitab Rut yang diselenggarakan oleh SABDA MLC sepanjang Mei 2021. Di samping saya dapat belajar cara membedah kitab yang benar dan alkitabiah, saya juga dapat belajar dari pribadi Rut, khususnya karakternya yang luar biasa. Sebagai seorang pelayan, saya merasa perlu belajar banyak dari karakter yang dimiliki oleh Rut, yaitu:

Seminar Online GKE Muara Teweh
Yayasan Lembaga SABDA memenuhi undangan dari Gereja Kalimantan Evangelis untuk membawakan seminar online yang bertema "Pengaruh Teknologi Informasi dan Perkembangan Dunia Digital terhadap Kaum Muda Gereja". Bersyukur atas penyertaan Tuhan sehingga acara ini dapat berjalan lancar dan materi yang disampaikan pun benar-benar membuka pikiran kami, kaum muda di gereja.

Kelas Persiapan Pernikahan Kristen: Seru dan Banyak Pelajaran

Shalom Sahabat SABDA, apa kabar? Selalu sukacita dalam Tuhan ya, apa pun keadaannya. Saya juga ingin berbagi sukacita nih melalui tulisan singkat kali ini. Pada 9 - 16 Juni 2021 lalu, saya mendapatkan pengalaman berharga dalam salah satu kelas diskusi yang diadakan oleh SABDA Ministry Learning Center (MLC). Dengan menjadi moderator di salah satu kelas Persiapan Pernikahan Kristen (PPK), saya berkesempatan belajar banyak hal.

Kerennya Kelas Bedah Kitab Rut!
Halo, Sahabat SABDA. Kali ini, saya ingin bercerita tentang pengalaman pertama saya mengikuti sekaligus menjadi moderator termuda dalam kelas diskusi Bedah Kitab Rut (BKR). (Meskipun termuda, tetap harus semangat dong menjalaninya).
Kelas diskusi BKR diselenggarakan pada 20-28 Mei 2021. Namun, sebelum mulai berdiskusi via Telegram pada hari yang telah ditentukan, kami semua -- penyelenggara, moderator, dan peserta -- dipertemukan pada 19 Mei dalam pertemuan daring bertajuk "Training Bedah Kitab Rut". Dalam pertemuan ini, selain diadakan training, diadakan juga sesi perkenalan moderator kelas dan pembahasan seputar teknis pelaksanaan diskusi dalam grup Telegram nantinya, khususnya untuk diskusi yang akan dilakukan esok harinya. Menjelang sore, kelas diskusi Telegram dibuka dengan perkenalan masing-masing peserta. BTW, saya menjadi moderator dalam kelas BKR 2 dengan dibantu oleh Mbak Mei, salah satu rekan sekerja di SABDA, sebagai admin.

Bedah Kitab Rut
Oleh: Hartawan

Klub Baca Buku Sabda (KBBS) mengadakan kegiatan Bedah Kitab Rut. Dalam kegiatan ini, setiap peserta diajak untuk membaca, mengamati, dan menggali bagian-bagian yang berkesan dalam kitab Rut. Semacam penggalian dan pendalaman Alkitab yang dilakukan bersama-sama secara online. Unik sekali! Lantas apa yang dilakukan dalam kegiatan bedah kitab itu? Pertama-tama, kami dibagi ke dalam grup-grup belajar yang masing-masing beranggotakan 20-an orang. Ada moderator dan admin yang mendampingi dan menolong kami selama kegiatan berlangsung. Kemudian, setiap peserta diajak untuk membaca dan mempelajari satu pasal per hari dengan menggunakan metode S.A.B.D.A., yang merupakan singkatan dari Simak, Analisa, Belajar, Doa/Diskusi, dan Aplikasi.

Serunya Ikut Klub Buku!

Buat penggemar buku macam saya, menemukan orang-orang yang suka baca dan diskusi pasti anugerah. Mengapa? Sebab, pada era digital dan kemajuan media sosial seperti saat ini, menemukan orang yang suka membaca saja itu sudah cukup sulit. Lalu, menemukan orang yang suka membaca buku dan berdiskusi jadi persoalan lain. Itu level kesulitan yang lebih tinggi. Orang-orang sekarang cenderung lebih suka melihat gambar, membaca sedikit teks, asyik melihat video, lalu cukup memberikan tanda like atau sedikit komentar. Mungkin, hanya ada 1 di antara 1000 orang se-Indonesia Raya yang suka membaca dan berdiskusi.

ITS — Perubahan Struktur Divisi di YLSA

Awal tahun ini, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) mengalami perubahan struktur organisasi. Perubahan adalah satu hal yang baik karena berarti ada kehidupan dan dinamika pelayanan. Organisasi harus bisa melihat kebutuhan yang penting bagi pelayanan sehingga apa pun yang dikerjakan akan memiliki dampak secara luas dan tepat sasaran. Produk yang dihasilkan tidak sia-sia, tetapi benar-benar bermanfaat, memberkati banyak orang dan organisasi lain. Selain itu, secara internal, perubahan struktur yang tepat akan berdampak pula terhadap cara kerja anggota tim dan divisi.
