Blog SABDA
23Jul/210

Tuhan Memperhitungkan Kafir

Oleh:

Oleh: Hery Sudarno

Kitab Rut sangat menarik dibaca, layaknya kisah keluarga yang di dalamnya ada duka, suka, dan cinta. Kitab ini, meskipun hanya 4 pasal, sarat dengan pesan-pesan TUHAN karena sesungguhnya TUHAN-lah yang menjadi sentral dari pesan kitab ini. TUHAN berkarya melalui keluarga Elimelekh, TUHAN yang menentukan peran utama dalam kisah ini. Peran utama atau tokoh yang dimaksud adalah Naomi, Rut, dan Boas. Itu kedaulatan TUHAN atas ketentuan dan pilihan-Nya. TUHAN mengizinkan keluarga ini menghadapi permasalahan selama di negeri asing negeri kafir, yaitu Moab, dan TUHAN memberikan Naomi dan Rut sukacita serta kebahagiaan diakhir kisah. Naomi memberi andil besar dalam kisah percintaan Rut dan Boas hingga pernikahan mereka. Kecerdasan, strategi, dan iman Naomi menjadi pendorong bagi Rut dalam menyatakan dengan terbuka kepada Boas untuk menebus dia. Rut meneladani iman Naomi dalam kesabaran menantikan dan menyerahkan dengan iman kepada TUHAN dalam bertindak. Rut yang taat dan setia kepada mertua menjalankan apa yang dianjurkan dan diperintahkan kepadanya untuk menghampiri dan menyatakan secara terbuka kepada Boas untuk menebusnya sebagai istri. Ketaatan dan kesetiaan Rut kepada Naomi membuahkan hasil. Boas sebagai tokoh yang menebus Rut, juga terukur dalam setiap tindakan dan keputusannya, tidak gegabah. Boas memang mencintai Rut, terlihat dari pertanyaannya kepada para pekerjanya tentang Rut, mengundang Rut makan semeja, dan merekayasa rencana supaya jelai bisa didapatkan Rut lebih banyak. Bertutur kata dan menarik perhatian Rut selalu ditunjukkan oleh Boas. Sebelum menebus Rut, ia menjalankan prosedur aturan Hukum Musa dengan mengundang para tua-tua di depan Pintu Gerbang sebagai saksi untuk mendengarkan perkaranya, dengan terlebih dahulu menawarkan kepada kerabat lain yang lebih berhak menebus Rut. Boas juga seorang yang saleh, bertanggung jawab, baik hati, dan dipimpin oleh TUHAN dalam setiap tindakannya.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
12Jul/210

Penghargaan Allah atas Karakter Rut

Oleh:

Oleh: Yermia M. Kristanto

Saya sangat bersyukur dapat mengikuti kelas Bedah Kitab Rut yang diselenggarakan oleh SABDA MLC sepanjang Mei 2021. Di samping saya dapat belajar cara membedah kitab yang benar dan alkitabiah, saya juga dapat belajar dari pribadi Rut, khususnya karakternya yang luar biasa. Sebagai seorang pelayan, saya merasa perlu belajar banyak dari karakter yang dimiliki oleh Rut, yaitu:

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
6Jul/210

Seminar Online GKE Muara Teweh

Oleh:

Oleh: Theresia

Yayasan Lembaga SABDA memenuhi undangan dari Gereja Kalimantan Evangelis untuk membawakan seminar online yang bertema "Pengaruh Teknologi Informasi dan Perkembangan Dunia Digital terhadap Kaum Muda Gereja". Bersyukur atas penyertaan Tuhan sehingga acara ini dapat berjalan lancar dan materi yang disampaikan pun benar-benar membuka pikiran kami, kaum muda di gereja.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
1Jul/210

Kelas Persiapan Pernikahan Kristen: Seru dan Banyak Pelajaran

Oleh:

Shalom Sahabat SABDA, apa kabar? Selalu sukacita dalam Tuhan ya, apa pun keadaannya. Saya juga ingin berbagi sukacita nih melalui tulisan singkat kali ini. Pada 9 - 16 Juni 2021 lalu, saya mendapatkan pengalaman berharga dalam salah satu kelas diskusi yang diadakan oleh SABDA Ministry Learning Center (MLC). Dengan menjadi moderator di salah satu kelas Persiapan Pernikahan Kristen (PPK), saya berkesempatan belajar banyak hal. 

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
24Jun/210

Kerennya Kelas Bedah Kitab Rut!

Oleh:

Halo, Sahabat SABDA. Kali ini, saya ingin bercerita tentang pengalaman pertama saya mengikuti sekaligus menjadi moderator termuda dalam kelas diskusi Bedah Kitab Rut (BKR). (Meskipun termuda, tetap harus semangat dong menjalaninya).
Kelas diskusi BKR diselenggarakan pada 20-28 Mei 2021. Namun, sebelum mulai berdiskusi via Telegram pada hari yang telah ditentukan, kami semua -- penyelenggara, moderator, dan peserta -- dipertemukan pada 19 Mei dalam pertemuan daring bertajuk "Training Bedah Kitab Rut". Dalam pertemuan ini, selain diadakan training, diadakan juga sesi perkenalan moderator kelas dan pembahasan seputar teknis pelaksanaan diskusi dalam grup Telegram nantinya, khususnya untuk diskusi yang akan dilakukan esok harinya. Menjelang sore, kelas diskusi Telegram dibuka dengan perkenalan masing-masing peserta. BTW, saya menjadi moderator dalam kelas BKR 2 dengan dibantu oleh Mbak Mei, salah satu rekan sekerja di SABDA, sebagai admin.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini

© 2009-2020 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran