Proyek SAB “Yesus Mesias” untuk Bahasa-Bahasa Suku

Baru-baru ini, saya ikut terlibat dalam salah satu proyek yang sedang gencar dikerjakan oleh Divisi ITS di Yayasan Lembaga SABDA, yaitu SAB "Yesus Mesias" untuk bahasa-bahasa suku. "Yesus Mesias" adalah buku cerita bergambar karya Willem de Vink dari Belanda yang menggunakan teks Alkitab (dari kitab Markus) sebagai naskahnya, dengan sebagaimana adanya tanpa dimodifikasi. Buku cerita bergambar ini sudah diterjemahkan ke dalam lebih dari 130 bahasa. Dengan menggunakan program Scripture App Builder (SAB), SABDA ingin mengemas buku ini ke dalam bentuk-bentuk yang lebih ramah digital agar dapat tersedia dan disebarkan dalam lebih banyak bahasa lagi, khususnya bahasa-bahasa suku di Indonesia serta bahasa-bahasa lain secara luas.

Pembaruan Situs Audio untuk Sobat SABDA
Dalam setiap pertemuan scrum mingguan yang biasa diadakan oleh tim ITS, koordinator kami, Mas Hadi, selalu memiliki hati yang tergerak untuk memperbaiki situs Audio.SABDA.org. Mengapa begitu ya? Hal ini pastinya didorong oleh beberapa alasan, seperti fitur download dan audio player yang tidak bisa berjalan baik sehingga mengganggu pengalaman pengguna, terbukti dari berbagai laporan dari pengguna yang diterima oleh Mas Hadi. Alasan lain yang tidak kalah penting adalah UI (User Interface) yang masih sangat kurang baik dan kurang mendukung tampilan mobile (Responsive Interface). Kedua hal itu menjadi alasan utama yang diutarakan oleh Mas Hadi untuk sesegera mungkin ditindaklanjuti. Namun, sangat disayangkan, situs ini belum dapat dikerjakan karena kurangnya personel dalam tim dan fokus tim yang masih dalam prioritas proyek yang lebih A.S.A.P. (As Soon As Possible).

Pengalaman Bersama BaDeNo Alkitab

Halo, saya Andy dari Divisi ITS dan Biblical Engagement SABDA. Kali ini, saya ingin membagikan pengalaman saya dalam pembuatan situs BaDeNo. Hmm, apa itu BaDeNo? BaDeNo adalah singkatan dari BAca, DEngar, NOnton. Pastinya, BaDeNo ini adalah tentang Alkitab.

ITS — Perubahan Struktur Divisi di YLSA

Awal tahun ini, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) mengalami perubahan struktur organisasi. Perubahan adalah satu hal yang baik karena berarti ada kehidupan dan dinamika pelayanan. Organisasi harus bisa melihat kebutuhan yang penting bagi pelayanan sehingga apa pun yang dikerjakan akan memiliki dampak secara luas dan tepat sasaran. Produk yang dihasilkan tidak sia-sia, tetapi benar-benar bermanfaat, memberkati banyak orang dan organisasi lain. Selain itu, secara internal, perubahan struktur yang tepat akan berdampak pula terhadap cara kerja anggota tim dan divisi.

Indigitous: Every Tongue, Tribe, and Touchscreen

Program SABDA Live sudah berlangsung sejak Mei lalu, dan meski seri-seri baru datang silih berganti sejak saat itu, pengalaman mengikuti SABDA Live rasanya tidak banyak berubah, setidaknya bagi saya. Namun, ada yang berbeda dalam pertemuan SABDA Live pada Selasa, 10 November 2020 lalu. Dan, inilah yang ingin saya bagikan melalui tulisan saya kali ini.

Berkat Tuhan
Oleh: Feodora F.F.F. Funay

Saya sangat bersyukur bisa mengetahui adanya Hackathon #CodeForGOD ini. Ini pertama kalinya saya mengikuti Hackathon. Kegiatan dari Hackathon ini pun sudah berjalan dengan baik walaupun diadakan secara online. Para peserta sangat mematuhi aturan-aturan yang diberikan oleh panitia sehingga semuanya berjalan dengan baik. Dengan mengikuti kegiatan Hackathon #CodeForGOD ini, saya dapat menambah pengetahuan dari mentor-mentor yang sangat ahli di bidangnya. Saya juga bisa mengasah kreativitas dan keluar dari zona nyaman saya.

Rapat-Rapat di Balik Hackathon Kristen Virtual Pertama di Indonesia!

Shalom, Sahabat SABDA!
Puji Tuhan, tahun ini, Yayasan Lembaga SABDA diberi kepercayaan oleh Indigitous untuk menjadi penyelenggara utama dari Hackathon Kristen tahun 2020 di Indonesia. Setelah tidak diadakan selama 2 tahun, pandemi COVID-19 ini justru mendorong kita semua untuk berpikir out of the box dan menyelenggarakannya secara virtual serentak di berbagai negara. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah rapat untuk merencanakan semua hal terkait penyelenggaraan acara #CodeForGOD ini. Seluruh staf SABDA dilibatkan dalam persiapan ini. Saya dengan Ibu Evie mendapat bagian dalam tim untuk membantu mempersiapkan konten dalam situs dan juga konsep acara.

Kenangan di YLSA: A Moment to Remember
Oleh: Liza
Akhirnya, hari itu datang, 8 Agustus 2018. 🙁
Hari terakhir saya di Solo dan di SABDA. SABDA adalah tempat kerja pertama saya, di tim ITS SABDA, mulai November 2015. Dalam 2 tahun 9 bulan ini, saya belajar banyak hal. Saya mengalami pertumbuhan jasmani maupun rohani, mulai dari skill, hardskill, maupun softskill. Banyak training yang diberikan di internal SABDA maupun training di luar kantor. Saya juga mendapat kesempatan untuk ikut Hackchaton - Code for The Kingdom di Jakarta. Wah, ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Dalam 3 hari 2 malam, orang-orang berkumpul dengan satu tujuan, mengembangkan ide maupun
