Blog SABDA
22Apr/211

Menggali Alkitab Bersama SABDA (Bagian 2) di GKIm Ka Im Tong Bandung




Pada Jumat, 9 April 2021 lalu, tim SABDA, diwakili oleh Evie dan saya, kembali mengisi pelatihan daring dalam seri Pembinaan Iman Kristen yang diadakan oleh GKIm Ka Im Tong Bandung dengan judul “Menggali Alkitab Bersama SABDA (Bagian 2)”. Sesuai judulnya, pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan “Menggali Alkitab Bersama SABDA (Bagian 1)” yang telah diselenggarakan sebelumnya pada Jumat, 26 Maret 2021. Acara dimulai pada pukul 18.30 WIB dan berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam dengan dihadiri oleh sekitar 80 peserta, baik yang mengikuti melalui Zoom maupun YouTube.

Secara garis besar, pelatihan terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu penyampaian materi oleh narasumber, kemudian dilanjutkan tanya-jawab dengan para peserta. Terkait materi, pada pertemuan sebelumnya, tim SABDA sudah membahas tentang pentingnya pendalaman Alkitab dan memperkenalkan metode PA S.A.B.D.A., tetapi hanya sampai pada tahap Simak. Karena itu, pada pertemuan kali ini, kami melanjutkan materi dengan membahas tahap-tahap selanjutnya dalam metode PA S.A.B.D.A., yaitu Analisa, Belajar, Doa + Diskusi, dan Aplikasi. Saya mendapat bagian untuk menyampaikan presentasi tentang tahap Analisa dan Belajar, termasuk memberikan tutorial terkait beberapa fungsi dalam aplikasi Alkitab SABDA dan aplikasi-aplikasi lain yang relevan untuk tahap-tahap itu, yaitu AlkiPEDIA, Kamus Alkitab, Tafsiran, dan Peta Alkitab. Setelah itu, Evie melanjutkan dengan mempresentasikan tentang tahap Doa + Diskusi dan Aplikasi. Selain menyampaikan materi utama, Evie juga berperan penting untuk memberikan tinjauan singkat pada awal presentasi terkait yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya serta memberikan kesimpulan pada akhir presentasi.

Secara pribadi, saya dapat merasakan bahwa para peserta cukup antusias untuk menyimak dan mengikuti materi yang disampaikan. Ini terbukti dengan cukup banyaknya pertanyaan yang mengalir dari peserta, khususnya terkait teknis penggunaan berbagai aplikasi yang disebutkan dalam presentasi. Hal ini menjadi kejutan tersendiri bagi saya karena awalnya, saya sempat khawatir apabila bagian tutorial menjadi terlalu teknis sehingga para peserta tidak dapat mengikutinya dengan baik. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, saya bisa melihat bahwa para peserta sudah cukup akrab dengan aplikasi-aplikasi ini sehingga pelatihan ini dapat memperlengkapi mereka untuk semakin maksimal memanfaatkan aplikasi-aplikasi tersebut untuk mendalami Alkitab.

Harapan saya, kiranya semua yang sudah disampaikan dapat menjadi berkat bagi setiap peserta yang hadir, dan pada gilirannya, setiap peserta dapat meneruskan berkat itu kepada saudara, teman, atau orang-orang yang mereka jumpai. Kiranya ini juga dapat mendorong Yayasan Lembaga SABDA untuk terus meningkatkan pelayanannya dalam mendukung dan menolong tubuh Kristus menggunakan alat-alat digital bagi kemuliaan Tuhan.

Sebagai tambahan, bagi pembaca yang mungkin penasaran seperti apa pelatihan yang sudah dilakukan, silakan tonton arsipnya dalam kanal YouTube GKIm Ka Im Tong melalui tautan-tautan berikut ini.

– Menggali Alkitab bersama SABDA (Bagian 1): https://youtu.be/-EnSRKC6d-Y
– Menggali Alkitab bersama SABDA (Bagian 2): https://youtu.be/zqU7ztxvz1M

Akhir kata, kiranya tulisan ini dapat menjadi berkat bagi setiap pembacanya. Segala kemuliaan hanya bagi Kristus.



Tentang Odysius

Odysius Temara telah menulis 19 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (1) Trackbacks (0)
  1. hi this is bear, Personally, I can feel that the participants are quite enthusiastic to listen and follow the material presented. This was proven by the number of questions that flowed from the participants, especially related to the technical use of the various issues.


Leave a comment

Connect with Facebook

No trackbacks yet.

© 2009-2020 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran