Menggali Inspirasi dari Serial “White Collar”
Pada pertengahan Juli 2012 lalu, staf YLSA kembali 'nonton bareng' drama seri TV "White Collar". 'Nobar' adalah salah satu kegiatan training berkala di YLSA yang diharapkan dapat memberi inspirasi atau menambah ide-ide baru, baik dalam membangun semangat kerja maupun mengembangkan keterampilan staf. Karena jadwal kerja kami sudah cukup sibuk, maka kami harus pandai-pandai mencari waktu di sela-sela jam kerja untuk bisa 'nobar'. Waktu-waktu training seperti ini sering menjadi waktu 'break' yang sangat kami nikmati, khususnya kalau mulai jenuh dengan pekerjaan.

Roadshow Software SABDA di Sragen
Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah memanggil saya bergabung dalam dunia pelayanan. Hal itulah yang kemudian membawa saya kepada Yayasan Lembaga SABDA yang lebih akrab disebut YLSA. Nama saya Doni, saya mulai bergabung menjadi tim pelayanan YLSA penuh waktu sejak pertengahan Juli 2012. Saya sangat senang dengan pelayanan ini, terlebih lagi saya diberi kesempatan untuk bergabung dalam tim Roadshow SABDA. Kali ini yang menjadi tujuan roadshow SABDA adalah kota Sragen, tepatnya di GKJ Tanon kelurahan Tanon, Sragen.

DVD Library SABDA Anak
Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) sudah mencetak DVD Library SABDA Anak 1.2 sejak Februari 2012 dengan jumlah awal 5000 keping. DVD ini dicetak sebagai komitmen YLSA untuk ambil bagian dalam acara NCWC (National Children Workers Conference), 4 -- 6 Februari di Jakarta. Sebanyak 1200 keping DVD dibagikan kepada peserta NCWC dan 800 keping diberikan kepada mitra YLSA, yaitu Jaringan Pelayanan Anak Indonesia (JPA). Ibu Yeni Krismawati, pengurus JPA, telah menuliskan kesaksiannya tentang bagaimana 800 keping DVD tersebut mereka sebarkan kepada para pelayan anak di Indonesia.

Sekelumit Kehidupan Magangku di YLSA
Oleh: Raymond*
Pada tanggal 7 Juni 2012, sebuah kereta melaju dari Bandung ke Solo dengan kecepatan yang biasa saja. Kereta itulah yang menggeserku dari Stasiun Bandung sampai Stasiun Balapan Solo. Setelah 8 jam di dalam kereta, akhirnya sekitar pukul 15.00, saya menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di kota Solo. Satu menit setelah turun dari kereta, saya bertemu dengan Kusuma yang saat itu mengenakan baju merah kotak-kotak. Kusuma menjemput dengan mobil merahnya dan membawa saya ke kantor YLSA.

Kesaksian Peserta Pelatihan SABDA
Sejak awal tahun 2011, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) mulai aktif mengadakan pelatihan/roadshow SABDA di beberapa kota di Indonesia, di antaranya Palembang, Solo, Bali, Pati, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Sragen. Berikut sebagian surat-surat ucapan terima kasih yang kami terima dari para peserta pelatihan SABDA, yang sungguh sangat memberi dorongan sehingga kami semakin rindu melayani Tuhan lebih banyak. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih untuk dukungan doanya sehingga kami boleh melayani dengan baik.
1. Simon Chandra (Roadshow Palembang)
Terima kasih, sudah mempresentasikan YLSA di Charles Wesley Room, Meth-2, Palembang, pada hari Sabtu lalu, tanggal 14 Mei 2011. Kiranya Tuhan memberkati pelayan-pelayan YLSA dan dipakai lebih heran lagi untuk masa-masa yang akan datang. Gbu. Teriring salam dan doa.

Manfaat Ganda dari Klub e-Buku di Facebook Group
Anda tentu sudah sering mendengar sebuah ungkapan "buku adalah jendela dunia". Dari ungkapan ini tersirat pengertian bahwa buku-buku yang kita baca, dapat memberi cakrawala pengetahuan yang luas. Bahkan, kita bisa menjelajah tempat-tempat yang mungkin tidak akan pernah kita kunjungi melalui buku-buku yang kita baca.

Roadshow SABDA di Klaten dan Yogyakarta
ROADSHOW SABDA DI KLATEN
Roadshow SABDA ke Klaten dan Yogyakarta pada 19 juni 2012 berbeda dengan dengan biasanya. Biasanya dalam Roadshow SABDA, tim yang pergi adalah Div. ITS . Tapi kali ini, Div. WEB lah yang akan pergi melayani; yaitu saya, Maryadi dan Lusia. Selain itu, kami juga ditemani oleh Bu Yulia, Evie dan Raymond (staf magang dari ITB, Bandung). Tujuan roadshow kali ini adalah untuk memberikan pelatihan menggunakan software Alkitab SABDA, dan juga presentasi tentang produk-produk pelayanan YLSA kepada hamba-hamba Tuhan Garis Depan (pelayanan perintisan) Klaten. Seminggu sebelumnya, kami sudah dilatih berkali-kali agar dapat memberikan pelatihan SABDA dengan baik supaya dapat menolong setiap peserta yang mengikutinya.

Kopdar PESTA Perdana di Bogor
Kopdar perdana PESTA telah dilangsungkan di Bogor pada tanggal 27 Mei 2012. Acara ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari Pak Fransiskus, Pak Asta, Pak Mulyadi, Pak Indriatmo, Pak Luki Hardian, Ibu Catur Rini, Ibu Debora, Ibu Feronica, Ibu Mimin, Ibu Myta selain itu hadir juga istri Pak Luki dan Pak Fransiskus, calon istri Pak Asta Abraham dan Pak Nasrun Ginting dan Sdr. Vens rekan alumni. Kopdar PESTA ini dijadwalkan tanggal 27 Mei bersamaan dengan jadwal roadshow SABDA di Jakarta. Untuk menghimpun para alumni, tim PESTA mulai mengirimkan undangan Kopdar kepada para alumni yang berdomisili di Jabodetabek melalui milis alumni PESTA dan Facebook PESTA.

Pelatihan SABDA di Pati
Kamis 19 April 2012, saya mendapat kesempatan untuk terlibat dalam pelatihan Software SABDA di Pati. Pergi ke Pati ini sebenarnya adalah dalam rangka pertemuan Klub Langham Jawa Tengah yang Ibu Yulia harus lakukan bersama anggota-anggota Klub Jawa Tengah yang lain (Solo, Klaten, Sragen, Yogyakarta, Semarang dan Jepara). Biasanya pertemuan klub ini dilakukan secara bergilir, dan kali ini adalah giliran anggota dari Jepara yang ketempatan. Karena Ibu Yulia tidak mau menyia-siakan kesempatan ini, maka kami menghubungi Pak Suratman (bekas mahasiswa Ibu Yulia, yang sekarang sudah menjadi pendeta di Pati) untuk memberi pelatihan SABDA bagi hamba-hamba Tuhan di Pati. Kali ini, hanya saya yang ikut perjalanan pelatihan.

Pelatihan SABDA di Bali
Bermula dari pesan yang saya terima lewat Facebook, yang menanyakan apakah saya bisa memberikan pelatihan ke STT Kingdom di Bali, akhirnya pesan itu berlanjut menjadi jadwal roadshow SABDA ke Bali, pada tanggal 11-12 April 2012. Saya memilih untuk berangkat dari Surabaya, walaupun harus naik kereta api dulu ke Surabaya, karena harga tiket jauh lebih murah dibandingkan kalau berangkat dari Yogyakarta. Selain itu, saya juga bisa mampir ke Surabaya untuk memberikan pelatihan di Surabaya.
