Blog SABDA
16Jul/140

Kebutuhan akan Staf Baru di YLSA

Oleh:

"Sesungguhnya, panenan banyak, tetapi pekerja-pekerjanya sedikit." (AYT, Mat. 9:37)

Kalimat di atas merupakan sepenggal ucapan Tuhan Yesus ketika hati-Nya jatuh kasihan melihat orang banyak yang telantar seperti domba-domba tanpa gembala. Ya, ada banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan sentuhan kasih Kristus, tetapi hanya sedikit orang percaya yang tergerak hatinya untuk melayani mereka.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
11Sep/132

Pengalamanku Magang di YLSA

Oleh:

Oleh: Jonathan*

Hai! Perkenalkan, nama saya Jonathan. Saya bersama dengan teman saya, Rency, adalah staf magang di YLSA dan bergabung di divisi ITS pada bulan Juni hingga Agustus 2013 yang lalu. Saya senang mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman selama magang di YLSA.

Hari perdana saya bergabung di YLSA adalah pada hari Senin, 17 Juni 2013, saat itu semua staf YLSA diwajibkan untuk mengikuti persekutuan doa pagi. Saya sama sekali belum mengenal YLSA apalagi staf YLSA. Satu keinginan dalam benak saya adalah saya ingin segera mengakhiri masa dua bulan magang di tempat ini.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
21Apr/1015

Dunia Penerjemahan di YLSA

Oleh:

Pada tanggal 20 Januari 2010, saya melangkahkan kaki pertama kali di YLSA dengan 1.001 rasa. Saya senang menjumpai suasana baru serta berkenalan dengan teman-teman baru di kantor. Masih jernih di ingatan saya mendengar sebuah guyonan dari salah seorang senior di YLSA yang ditujukan untuk saya, "Sudah siap untuk disiksa?" Menanggapi guyonan tersebut, tentu saja saya tertawa. Sebenarnya, di balik tawa itu ada satu rasa yang lebih kental dari rasa-rasa lainnya: rasa penasaran mencicipi dunia kerja sekaligus pelayanan purnawaktu. Nah, setelah lewat 3 bulan, rasa penasaran saya pun terjawab.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
29Oct/099

Pengalaman Menjadi Penerjemah di YLSA

Oleh:

pengalaman_menjadi_penerjemah_di_ylsaKarier saya sebagai seorang penerjemah dimulai dari YLSA. Ketika lulus kuliah, saya sebenarnya tidak pernah membayangkan akan bekerja sebagai pengalih bahasa (penerjemah). Saat itu saya membaca sebuah iklan lowongan yang dimuat di salah satu koran lokal yang sedang mencari penerjemah, dan saya tertarik untuk mencobanya. Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang, akhirnya saya diterima menjadi penerjemah di YLSA ini. YLSA adalah tempat pertama saya mendapat pengalaman menerjemahkan bahan-bahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran