Blog SABDA
26Mar/180

Roadshow SABDA di Tana Toraja: “Pelayanan Digital untuk Generasi Digital”

Oleh:

Oleh: Davida

Sejak 1994, Tuhan telah memimpin YLSA untuk berfokus pada pelayanan digital. Meskipun pada saat itu teknologi digital belum dikenal di Indonesia, bahkan internet pun belum masuk, dengan jelas Tuhan menyatakan kepada pendiri YLSA untuk mulai mempersiapkan bahan-bahan dengan cara mengetik semua bahan mentah yang kami dapatkan dari beberapa mitra, lalu memprosesnya secara digital. Bahan-bahan yang kami ketik pada awal pelayanan YLSA adalah Alkitab dan bahan studi Alkitab. Hal ini mengingatkan saya akan cerita Nuh yang membuat bahtera di daratan. Ketika banjir besar tiba, keluarga Nuh selamat karena perkenanan Tuhan dan karena Nuh taat untuk membuat bahtera walaupun belum melihat awan hujan. Saya bersyukur kepada Tuhan karena Ia menolong staf YLSA mula-mula untuk setia dan tekun mengerjakan "proyek masa depan" Tuhan bagi bangsa Indonesia. Ketika teknologi digital akhirnya muncul, YLSA sudah siap dengan bahan-bahan digital untuk diintegrasikan dengan semua bentuk pelayanan digital yang ada hingga saat ini.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
19Dec/170

Rapat Kerja YLSA 2017/2018:Tuhan yang Menopang dan Menyertai

Oleh:

Oleh: Davida dan Yulia

Mulai pertengahan November 2017, saya melihat suasana di kantor Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) terlihat sedikit berbeda dari hari-hari biasanya. Setiap divisi dan tim pelayanan juga mulai lebih sering rapat. Suasana PA staf pun berbeda dari biasa. Untuk lebih dari seminggu, kami banyak membahas tentang persiapan rohani dan pikiran tentang apa yang Tuhan taruh dalam hati kami. Semua ini kami perjuangkan untuk mempersiapkan Rapat Kerja (Raker) YLSA yang akan diadakan pada 12 -- 13 Desember 2017. Setelah berdoa dan berjibaku dengan berkas-berkas laporan dan rencana tahun depan, hari H yang ditunggu pun akhirnya tiba.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
9Aug/171

+TED@SABDA: PEMURIDAN ABAD 21

Oleh:

Oleh: Davida

Tiga tahun terakhir dari masa hidupnya 33 tahun di dunia, Yesus memfokuskan pelayanannya untuk memuridkan 12 murid-Nya supaya mereka bisa melanjutkan tugas pelayanan yang telah dimulai-Nya di bumi. Sebelum Yesus naik ke surga, Dia memberikan perintah untuk menjadikan seluruh bangsa murid-Nya. Perintah ini berlaku bagi kita semua sampai hari ini, abad ke-21 ini. Sayangnya, masih banyak orang percaya dan gereja yang tidak melihat perintah ini sebagai panggilan utama orang percaya. Seiring perkembangan zaman, Amanat Agung Tuhan Yesus ini gaungnya semakin hilang dari pendengaran kita. Seorang yang sudah mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus dipanggil untuk menjadi murid-Nya supaya mereka pun bisa memuridkan orang lain. Seharusnya, ini menjadi hal yang alami terjadi dalam kehidupan pengikut Kristus sejati.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
31May/160

#Ayo_PA! dalam Persekutuan Komisi Pemuda GKAI Betlehem Karanganyar

Oleh:

Dalam evaluasi presentasi PA untuk Generasi Digital di PPA Berea GKI Sorogenen, Ibu Yulia, Ketua YLSA, mendorong kami untuk melanjutkan kegiatan ini, yang kami namakan gerakan #ayo_PA!. Pada saat itu, kami semua yang mengikuti evaluasi juga sepakat untuk meneruskannya. Kami mendapat tugas untuk menghubungi gereja-gereja, persekutuan Kristen, sekolah Kristen, dan komunitas Kristen apa pun yang kami ketahui untuk memperkenalkan tentang #ayo_PA! ini.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
1Apr/160

Merayakan Paskah dengan Infografis dan Klip Paskah dari YLSA

Oleh:

Satu bulan sebelum Paskah, saya cukup bingung mempersiapkan materi untuk mengajarkan tentang kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus kepada anak-anak di sekolah minggu saya. Saya rindu, Tuhan memakai hari Paskah ini sebagai kesempatan bagi anak-anak untuk memahami lagi makna kasih dan pengorbanan Kristus bagi mereka. Meski mereka masih kecil, saya yakin bahwa anugerah kelahiran baru itu diberikan oleh Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, termasuk kepada anak-anak. Tugas saya sebagai pelayan anak adalah menjadi alat Tuhan untuk mengenalkan kebenaran firman Tuhan, yang melaluinya anak-anak dapat mengenal siapa Allah dan Juru Selamatnya, sampai pada akhirnya mereka mengambil keputusan untuk menerima Tuhan secara pribadi.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Halaman 1 dari 5123...Akhir »

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran