Blog SABDA
12Jan/097

Pengembangan Publikasi e-Leadership

pengembangan_publikasi_e-leadershipSebelumnya perkenalkan dulu, nama saya Dian Pradana, pimpinan redaksi publikasi bulanan e-Leadership yang diterbitkan oleh YLSA sejak tahun 2005. Bagi Anda yang asing dengan e-Leadership, saya akan memberikan sedikit penjelasan dulu agar Anda bisa mengenalnya lebih baik.

Publikasi e-Leadership diterbitkan untuk menyajikan berbagai bahan yang berguna bagi pengembangan/pelatihan kepemimpinan Kristen di Indonesia. Normalnya, setiap edisi e-Leadership berisi tujuh kolom:

1. Menu Saji (kolom tetap: daftar isi),
2. Editorial (kolom tetap: kata pengantar dari redaksi),
3. Artikel (kolom tetap),
4. Tips (kolom tak tetap: berisi hal-hal praktis),
5. Inspirasi (sekarang menjadi kolom tetap: berisi cerita atau ilustrasi),
6. Jelajah (kolom tidak tetap: berisi review situs kepemimpinan Kristen), dan
7. Stop Press (kolom tidak tetap: untuk pengumuman/promosi).

Nah, sejak terbit pertama kali tanggal 30 November 2005, saya merasa kurang ada perubahan signifikan pada publikasi ini, baik pada format, jumlah terbitan, maupun ukuran filenya (rata-rata 23 -- 30 kilobyte). Karena itu, pada 2009 ini, saya rasa sudah saatnya e-Leadership mengembangkan sayap dengan melakukan beberapa perubahan, betul tidak?

Setelah berunding dengan beberapa rekan di tim Publikasi YLSA, saya akhirnya memberanikan diri untuk melakukan perubahan, dan pergumulan ini ingin saya bagikan dengan para pengunjung blog SABDA. Siapa tahu saya bisa mendapat masukan yang membangun.

Ide Perubahan Nama Kolom dan Penambahan Kolom Baru

Selain menambah beberapa kolom baru, ada juga beberapa kolom terdahulu yang saya ubah namanya, di antaranya:

1. Menu Saji, menjadi Daftar Isi
2. Jelajah, menjadi Jelajah Situs.
3. Jelajah Buku, kolom baru yang berisi resensi buku kepemimpinan Kristen.
4. Peristiwa, kolom baru yang berisi peristiwa-peristiwa inspiratif masa lalu.

Dengan penambahan beberapa kolom itu, maka e-Leadership yang baru akan memiliki delapan kolom (Daftar Isi, Editorial, Artikel, Tips, Inspirasi, Jelajah Situs, Jelajah Buku, dan Stop Press). Selain kolom Tips dan Stop Press, kolom lainnya akan menjadi kolom tetap. Lumayan tambah banyak, kan? Tapi masalahnya, ukuran file jadi membengkak karena akan ada lebih banyak bahan yang disajikan. Pernah saya mencobanya, ukuran file bisa mencapai 40-an kilobyte, terlalu panjang untuk dibaca sekaligus. Karena itu, saya harus mencari akal bagaimana mengatasi pengiriman file yang terlalu besar ini. Bisa-bisa pelanggan malas membacanya nanti karena terlalu panjang.

Ide Perubahan Jumlah Terbitan Per Bulan

Melihat besarnya file itu, maka saya pikir akan baik kalau e-Leadersip dibagi dua, terbit dua kali sebulan (Rabu minggu ke-2 dan minggu ke-4), tapi dengan tema yang sama. Dengan begitu, pelanggan tidak akan cepat lelah karena membaca edisi e-Leadership yang terlalu puaaanjang ... :>

e-Leadersip minggu ke-2 akan berisi Editorial (plus ayat sesuai tema edisi), Artikel, Inspirasi, dan Jelajah Situs. Sedang yang minggu ke-4 akan berisi Editorial, Artikel, Tips (jika ada), Jelajah Buku, dan Peristiwa. Masing-masing bagian tetap akan disertai Daftar Isi.

Perubahan lain yang saya lakukan adalah memindah Kutipan -- kata mutiara yang biasanya ada di editorial -- ke bagian bawah setiap Artikel.

Nah, begitulah kira-kira perubahan yang saya lakukan untuk e-Leadership di tahun 2009. Saya sendiri masih bergumul, dan sedikit was-was. Harapan saya, perubahan ini bisa memajukan pelayanan e-Leadership. Btw, segala perubahan ini sebenarnya sudah diaplikasikan, dan Anda dapat melihatnya mulai edisi perdana tahun 2009 tanggal 14 Januari yang sudah ada dalam arsip e-Leadership. Meski demikian, terbuka pintu untuk segala masukan berkenaan dengan perubahan ini, entah itu baik atau buruk. Karena itu, saya akan senang sekali kalau ada masukan dari para pembaca blog saya ini.

Bagi Anda yang belum berlangganan e-Leadership, silakan kirim email ke lead@sabda.org. Untuk melihat semua arsip e-Leadership sebelumnya, silakan akses arsip e-Leadership atau ke situs Indo Lead.

Dian

Tentang Dian

Dian Pradana telah menulis 6 artikel di blog ini..

Lahir atas anugerah Tuhan, hasil buah cinta dari dua orang yang biasa kusebut "papa" dan "mama", meluncurlah saya ke dunia pada 5 September 1984. Tidak seperti bayi pada umumnya yang biasanya menangis setelah benar-benar keluar dari rahim ibunya, saya malah pipis, hahaha. Namaku Dian Pradana. Kalau nama baptis disematkan pula, maka jadilah namaku Paulus Dian Pradana. Anyway, panggil saja aku Dian. Banyak orang yang mengira aku adalah perempuan (tentu saja karena mereka belum bertemu dengan aku). Mereka mengira aku perempuan dengan asumsi bahwa nama Dian adalah nama khas untuk perempuan. Padahal sebenarnya tidak. Banyak juga laki-laki yang bernama Dian. Toh, dulu papaku beri aku nama ini karena artinya memang bagus — lampu minyak ... atau biasa disebut sentir, tintir, teplok. Cahaya. Aku mulai kerja di YLSA sejak Oktober 2006 sebagai part-timer. Namun, sejak Januari 2008, aku mulai melayani sebagai full-timer. YLSA -- tempat pertama saya menerapkan ilmu yang saya dapat semasa kuliah di STiBA Satya Wacana -- banyak membantu mengembangkan diri saya.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (7) Trackbacks (0)
  1. Wah, sama dong Dian, tahun 2009 ini ICW juga ada rencana untuk mengadakan perubahan nama kolom dan perubahan jadwal terbit. Alasan yang utama karena ukuran file ICW selama ini terlalu besar, bahkan terkadang redaksi terpaksa memotong beberapa bagian. Selain itu, hal ini dilakukan juga untuk memenuhi aspirasi beberapa pelanggan yang dilayangkan melalui e-mail. Pelanggan merasa informasi yang diberikan terlalu padat dan panjang. Perubahan ini dilakukan bersamaan dengan “event” perayaan ulang tahun ICW yang jatuh pada bulan Januari 2009.

    Semoga saja perubahan-perubahan ini membuat ICW dan e-Leadership menjadi lebih baik, dan pada akhirnya membuat pelanggan menjadi lebih nyaman dan dapat menerima yang terbaik dari kedua publikasi ini ….

  2. Kalo menurutku, tampilannya lebih bagus yang sekarang, soalnya lebih singkat dan padat. Lagipula kalau sebulan dibuat dua kali, jedanya nggak terlalu lama, jadi pelanggan nggak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan kiriman e-Leadership berikutnya. Oya, nggak ada rencana nih untuk menyajikan e-Leadership setiap minggu, mengingat materi/bahan-bahan tentang kepemimpinan di YLSA cukup banyak, seperti di e-JEMMi?

  3. kemajuan yang bagus…teruskan perjuangannya Pak, jangan menyerah. walaupun kelihatannya ssedikit yang respon attau masukan tetapi tetap menjadi berkat.
    gbu

  4. We..e..e.., halo Pak Libe, bagaimana ni kabarnya? Gimana kabar bukunya? Kapan Pak Libe mau memberi kontribusi tulisan? Nanti saya beri list tema e-Leadership selama setahun :p. Saya tunggu ya, Pak … :p

    Terima kasih untuk kata-kata penyemangatnya ….
    GBU 2

  5. saya tunggu list-nya mas….japri aja yach…via email kantor saya.

    GBU
    Libe

  6. @libe
    Oke Pak … nanti saya kirim, terima kasih sebelumnya … GBU. 🙂

  7. Saya ingin mengembangkan pelatihan kepemimpinan di Manado.

    Adakah jejaring yang bisa kerja sama?


Leave a comment

Connect with Facebook

No trackbacks yet.