Blog SABDA
7May/180

#Ayo_PA! di Kelompok Persekutuan di Karanganyar (1)

Oleh:

Oleh: Santi

Yey, akhirnya saya menulis blog lagi. Kesempatan berharga bagi saya untuk berbagi kebaikan Tuhan kepada Anda semua. :) Kali ini, Tuhan memberi saya kesempatan melayani di salah satu persekutuan karyawan di Karanganyar untuk melakukan Pendalaman Alkitab (PA) secara digital. Pelayanan ini dilakukan pada Jumat, 13 April 2018, pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB. Meski durasi hanya satu jam, tetapi saya beserta tim, yaitu Mei dan Pio, bisa mengemasnya dengan baik sehingga selama satu jam ini keseluruhan acara bisa dilakukan dengan maksimal. Puji Tuhan!

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
2Dec/170

Sukacita Menjadi Mentor Magang

Oleh:

Oleh: Santi

Ada rasa "deg-deg'an" ketika saya ditunjuk oleh Ibu Yulia untuk menjadi salah satu mentor bagi sekelompok staf magang dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga. Seumur-umur, saya belum pernah menjadi mentor staf magang, dan inilah yang membuat saya ragu -- bisa tidak ya, bisa tidak ya. Boleh dibilang, kali ini saya menjalani "magang sebagai mentor" bersama Okti dan Evi yang sudah beberapa kali menjadi mentor. :)

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
22Jun/170

Asyik, TED Staf YLSA Lagi!

Oleh:

Pada blog-blog sebelumnya, pernah ada pembahasan seputar +TED @SABDA. Kali ini, saya akan berbagi cerita mengenai +TED @SABDA khusus staf YLSA teranyar yang harus Sahabat YLSA ketahui. Siap?

Salah satu rangkaian acara Persekutuan Doa (PD) staf YLSA Jumat, 16 Juni 2017, adalah +TED @SABDA yang disampaikan oleh staf YLSA. Ada 4 presentasi menarik yang disampaikan oleh Indah, Liza, Aji, dan Danang. Diawali dengan presentasi berjudul "Integritas", Indah mencoba menyampaikan materinya semaksimal mungkin. Beberapa tokoh Alkitab yang memiliki hidup berintegritas juga disinggung Indah, sebagai contoh, Abraham dan Musa. "Sebagai orang percaya, kita harus bisa melakukan yang terbaik sekalipun bos/pemimpin kita tidak ada di dekat kita," begitulah salah satu aplikasi yang bisa kita lakukan untuk hidup berintegritas. Dilanjutkan dengan presentasi "Six Thinking Hats" oleh Liza, kita semua dibekali dengan wawasan mengenai 6 cara berpikir menurut warna topi. Keenam warna topi tersebut adalah merah (emosi, perasaan), kuning (berpikir positif/mencari keuntungan), hijau (kreativitas, ide baru), hitam (berpikir negatif, kesulitan, kelemahan), putih (berfokus pada data), dan biru (mengatur proses berpikir). Intinya, dalam keadaan tertentu, seseorang diharapkan bisa memakai topi-topi tersebut secara bijaksana, sesuai kebutuhan.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
22Apr/171

Sudahkah kita “Memiliki Hati Seperti Hati Tuhan Yesus”?

Oleh:

Dalam pengalaman hidup kita, pasti kita pernah bertemu dengan seseorang yang sakit parah. Bagaimana respons kita terhadapnya? Apakah kita hanya bergumam bahwa kondisinya memprihatinkan? Atau, kita meresponinya selangkah lebih maju dengan mendoakannya? Ketika mendoakannya, apakah kita mendoakan untuk kesembuhan fisiknya saja atau juga untuk kondisi rohaninya? Sebenarnya, seseorang bisa merespons dengan banyak cara sesuai dengan kepekaan dan sikap hatinya. Apa respons Yesus terhadap kondisi seperti ini?

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
23Jan/170

Sastra Oh Bahasa … Apa Kabar?

Oleh:

Akhir-akhir ini, saya bernostalgia lagi dengan sastra. Eitz ... tak hanya sastra, tetapi juga bahasa Indonesia. Jadi ingat masa-masa kuliah dulu yang setiap hari berkecimpung dengan itu .... :) Sastra itu asyik apalagi bahasa Indonesia. Namun, kita tidak boleh terlena dan hanya asyik menikmati karya-karya sastra dan bacaan-bacaan berkualitas dari penulis-penulis ternama, sampai-sampai kita tutup mata dengan keberadaan bahasa dan nasib sastra saat ini. Inilah kesimpulanku setelah membaca beberapa kliping artikel bertema sastra dan bahasa yang sempat diedarkan di kantor.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Halaman 1 dari 6123...Akhir »

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran