Blog SABDA
2Mar/0916

Keluarga Besar YLSA Mantu … Lagi

keluarga_besar_ylsa_mantu_lagiPada tanggal 10 Januari 2009 yang lalu, akhirnya Ratri mengakhiri masa lajangnya. Ratri adalah salah seorang staf penerjemah di YLSA yang tergolong senior karena dia sudah bekerja dan melayani di YLSA sejak tahun 2003. Di kantor YLSA, dia biasa dipanggil Ratri, walaupun di rumah dan di gereja dia dipanggil Yuli (saya kok nggak pernah bertanya kenapa pakai nama yang beda, ada yang tahu?).

Semenjak bertemu Ratri untuk pertama kalinya di kantor, saya pikir dia adalah seorang rekan kerja yang paling tenang (walaupun tidak berarti pendiam lho). Saya bilang tenang karena saya lihat dia lebih suka main safe sehingga jarang membuat masalah di kantor (terutama dengan bos) dan suaranya juga tidak sekencang Evie atau Yohanna sehingga tidak ketahuan kalau dia sebenarnya cerewet (ooops!)

Saya sangat senang melihat dia bersanding dengan pria pujaannya, Mas Rudy, di hari pernikahannya kala itu. Kalau Anda menyempatkan diri berkunjung ke meja Ratri di kantor, maka Anda tidak bisa tidak akan bertemu juga dengan sang kekasih … walaupun cuma fotonya. (Saya kadang bertanya-tanya, bagaimana Ratri bisa konsen kerja kalau selalu ditatap/menatap sang kekasih?) Seingat saya, dia sudah berpacaran dengan Rudy ketika pertama masuk di YLSA, jadi mungkin sudah 8 tahun berpacaran, ya? Wah, bener-bener awet!

Semua staf YLSA datang di pesta pernikahan ini, dan tidak saya sangka hampir semuanya datang dengan membawa pasangannya masing-masing. Wah, saya senang melihat keluarga besar YLSA yang cukup banyak jumlahnya. Puji Tuhan!

Nah, bagi ex-staf YLSA yang kenal Ratri, karena Anda semua nggak bisa datang, saya kirim fotonya saja ya, siapa tahu ada yang tergerak ingin kirim kado buat Ratri (entar bagi-bagi lho, Rat :)) he he he….

Staf YLSA di Pernikahan Ratri 1

Staf YLSA di Pernikahan Ratri 1

Staf YLSA di Pernikahan Ratri 2

Staf YLSA di Pernikahan Ratri 2

Yulia

Tentang Yulia

Yulia Oeniyati telah menulis 18 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (16) Trackbacks (0)
  1. Hehehehe…wah dapat kehormatan nih, karena Bu Yulia sendiri yang nulis acara pernikahan saya. Ga nyangka lo 🙂 Soal nama “Yuli” itu sebenarnya nama panggilan di rumah. Kalo nama Ratri, itu karena kebiasaan guru-guru di SMA dulu yang manggil saya Ratri. Mungkin mereka pikir nama depan saya, Christiana, itu nama baptis. Jadilah sejak SMA saya dipanggil Ratri, keterusan sampai sekarang deh…kalau kenalan pasti nyebutnya “Ratri”. Gitu deh…. Kalo soal foto yang di meja itu cuma pajangan, ga ngaruh kok…Btw, Bu Yulia perhatian banget nih sama meja saya hehehehe…. 🙂 Thanks a lot Bu Yulia….

  2. Selamat menempuh hidup baru ya mbak ratri.
    kadonya doa saja ya mbak 🙂

  3. Abed,… kapan kamu menyusul?
    Kalau belum ada yang ditaksir di Blitar… pulanglah ke Solo…

  4. wah, selamat ya.. menurut saya lebih baik tetap dipanggil ratri aja daripada yuli. memang ratri ini sukanya main save, mungkin dia trauma dengan mati lampu..

    di mejanya ada foto toh? yang saya tau dulu di keyboardnya malah ada kaca yg pasti dipakai kalau misalnya makan siangnya menu rawon atau daging sapi2an hehehe..

    mungkin kalo inget besok saya kado ratri gayung yang gagangnya panjang saja, biar kalo ambil air di bak mandi kantor pas air lagi kosong dia tidak kesulitan atau sampai basah kuyup lagi bajunya hihihi….

  5. Acara pernikahannya mbak Ratri beberapa waktu yang lalu sangat spesial bagi YLSA. Dari acara midodareni aja orang-orang YSA sudah memunculkan diri. Lalu pemberkatan di gereja dan terakhir acara ngunduh mantu (membawa pengantin baru ke keluarga cowok karena sebelumnya menikah di rumah cewek) yang diselenggarakan keluarga mempelai pria. Serasa indah dan begitu akrab.

  6. hayoo, habis ini siapa?

  7. @yulia
    iya ni bu yulia, kok belum ada yang sip. nanti kalo memang sulit, akan saya cari ke luar daerah blitar :). sedangkan saya takut ketuaan nanti dapat istrinya he he he…..

  8. trima kasih atas pelayanan dari YLSA kemarin dalam LDK di Hermon!
    keren banget!
    besok-besok lagi yach!

  9. @blowfly
    Bagaimana kalau kamu dulu, Ar? Tapi kita di sini belum pada kenal ama si Yulia-mu lho. Kirim fotonya dulu juga boleh.

    Tuh, Bed… cepetan, nanti keduluan si Ari-Y lho…(kamu sempat kenal nggak sih sama Ari-Y?). I think I lost track of time already….

  10. fickano :
    trima kasih atas pelayanan dari YLSA kemarin dalam LDK di Hermon!
    keren banget!
    besok-besok lagi yach!

    Halo Fika ….

    Wah, komentarmu sepertinya salah tempat, harusnya komentarmu di Kegigihan Di Bukit Hermon. Tapi ngga apa-apa juga, bukan salahmu. Komentarmu masuk sebelum blog yang soal LDK itu keluar soalnya. :> Ayo Fika … komentar lagi … huehehe.

  11. @ Prilian
    Makasih ya, Beth. Betul itu, klo di Blitar ga ada yang dilirik, ke Solo aja….biar sekalian bisa kumpul-kumpul lagi sama kita.

    @Blowfly
    Masih inget aja ya sama kebiasaan “Save…save…” kita 🙂 Ternyata dirimu perhatian juga sama mejaku hehehehehe….

  12. Selamat buat Ratri…

    Avatarnya gak diganti nih? 🙂

  13. selamat ya rat… lain kali kalo merit ngundang ak donk… LHO!!!
    maksudnya ngerayain lagi getooo (jangan marah ya mas rudy…) 😉

  14. Ratry,
    Selamat yach, maaf terlambat karena baru tahu kalo u udah nikah baru hari ini.
    ntar kalo aku ke solo tak mampir ke rumahmu. moga2 masih inget jalannya.
    Salam
    Djoko- old fellow translator.

  15. Joko,
    makasih ya, tak tunggu lo mampirnya…. Anakmu diajak juga ya, udah bisa apa sekarang? Salam ya buat istrimu 🙂

  16. Salam kenal … saya Meinar … selamat ya …, semoga bahagia selamanya …


Leave a comment

Connect with Facebook

No trackbacks yet.

© 2009-2020 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran