Senang rasanya, saya bisa menonton acara Kenal YLSA Sharing Pengalaman Magang di SABDA dan Kenal Produk SABDA Update Situs-situs Bidang Pelayanan SABDA di Instagram Live @sabda_ylsa. Kedua acara ini menarik untuk dijelaskan lebih lanjut.

Dalam acara Kenal YLSA pada 11 Agustus 2025, ada dua anak muda berbakat, yaitu Sdr. Kean dari Calvin Institute of Technology dan Sdr. Salomo dari BINUS Malang. Keduanya pernah magang di SABDA untuk belajar sekaligus melayani Tuhan lewat dunia digital. Sdr. Kean terlibat dalam pengembangan situs berbasis Drupal dan integrasi AI, sementara Sdr. Salomo berfokus pada aplikasi Android, seperti Alkitab GPT dan Kamus Alkitab.
Yang menarik, pengalaman magang mereka bukan hanya soal teknis, tetapi juga pembentukan karakter. Sdr. Kean belajar disiplin dan manajemen waktu, sementara Sdr. Salomo belajar pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam tim. Mereka juga mengikuti kegiatan nonteknis, seperti PA bersama dan info buku, yang menolong mereka bertumbuh dalam iman. Melihat semangat mereka, saya belajar bahwa pelayanan digital juga bisa menjadi wadah pertumbuhan rohani.
Selain itu, ada acara yang tak kalah menariknya, yaitu Kenal Produk SABDA, yang berlangsung pada 25 Agustus 2025. Ada sharing dari teman-teman tim SABDA Labs, yaitu Sdr. Rian dan Pak Yulius, yang berbagi tentang update situs-situs SABDA. Mereka bekerja keras memperbarui situs dengan sistem lama agar tampil lebih modern, cepat, dan mudah diakses. Bahkan, kini, SABDA mulai menambahkan fitur AI yang bisa menyajikan rangkuman artikel, kata kunci, poin penting isi artikel, dan jawaban atas pertanyaan seputar isi artikel yang kita tanyakan. Tak hanya itu, bakalan ada fitur audio agar artikel bisa langsung didengarkan!
Tentu, prosesnya tidak mudah. Ada banyak tantangan teknis, bahkan bingung, ketika sistem tidak berjalan dengan baik. Namun, semangat mereka luar biasa! Mereka menyadari bahwa pekerjaan ini adalah bagian dari pelayanan Tuhan. Seperti yang dikatakan Yulius, “Melihat situs yang tadinya error, lalu bisa jalan lagi, itu rasanya seperti mukjizat kecil.”
Melalui dua acara ini, saya semakin kagum pada SABDA. Pelayanan Tuhan ternyata bisa dilakukan lewat berbagai cara, bahkan lewat coding, desain, dan pengembangan sistem. Ini adalah contoh nyata pelayan Tuhan di dunia digital yang setia melayani dari balik layar agar firman Tuhan bisa menjangkau lebih banyak orang. Puji Tuhan!