Shalom, Sahabat SABDA! Tidak terasa, tahun sudah berganti. Bagi saya pribadi, awal 2026 ini bukan hanya soal kalender yang berganti, tetapi juga tentang proses penyesuaian yang nyata dalam pelayanan. Sejak akhir 2025, SABDA mengalami restrukturisasi tim, dan perubahan ini dirasakan langsung oleh kami semua sebagai staf yang terlibat di dalamnya.
Sebelumnya, tim kerja SABDA terdiri dari tim SABDA Labs, SABDA Academy, SABDA Resources, dan Steering Committee. Namun, sejak akhir Desember, struktur ini diperbarui menjadi tim SABDA Labs, SABDA Academy Resources, SABDA Engagement, dan Steering Committee. Perubahan ini membawa dinamika baru, baik dalam cara bekerja, pola koordinasi, maupun fokus pelayanan yang menuntut kami untuk belajar beradaptasi bersama.

Bagi saya yang kini melayani dalam tim SABDA Academy Resources, perubahan ini terasa cukup signifikan. Tim ini merupakan hasil peleburan dari dua tim sebelumnya, yaitu SABDA Resources dan SABDA Academy. Artinya, kami tidak hanya membawa tugas-tugas lama, tetapi juga menyatukan budaya kerja, ritme, dan perspektif pelayanan yang sebelumnya berjalan sejajar. Saat ini, kami bertanggung jawab untuk mengembangkan produk-produk digital, media pembelajaran pelayanan, serta mengolah dan mengembangkan arsip seminar-seminar SABDA agar dapat terus diakses, dipakai, dan diberdayakan.
Di sisi lain, tim SABDA Labs tetap menjalankan peran pentingnya sebagai tonggak infrastruktur SABDA yang mencakup pengembangan teknologi, R&D, dan penyediaan hardware/software untuk menopang seluruh pelayanan digital. Untuk tim SABDA Engagement, yang adalah tim baru, berfokus untuk membangun keterhubungan dengan Sahabat SABDA melalui kelas-kelas, seminar, roadshow, dan berbagai aktivitas di media sosial. Tim ini dipimpin oleh koordinator tim yang baru, sedangkan tim SABDA Academy Resources dipimpin dengan penanggung jawab tim yang juga melebur. Dengan begitu, setiap tim belajar membangun sinergi dengan kepemimpinan dan arah pelayanan yang segar.
Sebagai staf SABDA Academy Resources, saya melihat bahwa masa-masa awal ini adalah fase belajar: belajar menyesuaikan diri, berkomunikasi dengan struktur yang baru, dan memahami peran masing-masing dalam tubuh pelayanan yang sama. Proses ini tentu tidak selalu mudah, tetapi kami percaya bahwa Tuhan memimpin setiap langkah penataan ini untuk kebaikan pelayanan ke depan.
Untuk lebih memahami gambaran besar arah pelayanan YLSA dan SABDA, saya mengajak Sahabat untuk menyimak arsip Kenal YLSA berikut:
* Kenal YLSA: Laporan Pelayanan YLSA 2025
* Kenal YLSA: Rencana Pelayanan YLSA 2026
Pada akhir tulisan ini, saya ingin mengajak Sahabat SABDA untuk mendukung pelayanan SABDA dalam doa agar setiap tim dengan struktur dan tanggung jawab yang baru ini dapat bekerja dengan efektif, saling menopang, dan tetap rendah hati untuk terus belajar. Kiranya Tuhan memimpin setiap langkah kami, memelihara kesatuan dalam tim, dan memakai pelayanan SABDA untuk terus memberkati banyak orang pada era digital ini. Mari terus berjalan bersama, melayani dengan setia, dan bertumbuh dalam kasih dan kebenaran-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Salam AI-4-GOD!