Blog SABDA
10Feb/210

Divisi SABDA MEDIA? ME+DIA? MIDIA?

Shalom Sahabat SABDA. Tahun 2021 menjadi tahun yang menurut saya paling berkesan. Mengapa? Karena SABDA melakukan restrukturisasi divisi, yang sebelumnya ada 4 divisi sekarang menjadi 6 divisi. Restrukturisasi ini sudah digumulkan sejak akhir 2020. Dengan adanya restrukturisasi ini, staf YLSA juga harus menyesuaikan diri dengan divisi baru mereka. Harapan saya, dengan adanya restrukturisasi, pelayanan YLSA dapat semakin efektif dalam menolong masyarakat Kristen untuk belajar Alkitab dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Saya menjadi bagian dalam divisi SABDA Me+DIA. Saya mencoba pengalaman yang baru, untuk banyak berkutat dengan media visual maupun audio. Walaupun saya baru 1 tahun melayani di YLSA, semoga dengan pengalaman baru ini saya dapat lebih mengembangkan kompetensi saya.

SABDA Me+DIA berfokus untuk menyediakan bahan media dalam beragam format, beragam bahasa suku, dan yang lebih utama menyediakan bahan media untuk penjangkauan dan pemuridan. Core Project divisi SABDA Me+DIA terdiri dari grafis, audio, video, dan komik. Grafis terdiri dari ilustrasi, infografik, dan quote. Untuk Audio antara lain audio Alkitab, audio Alkitab suku, dan Tafsiran. Ada juga video berupa video dari The Bible Project, Tetelestai, Lumo, King of Glory, dan video-video dari mitra SABDA. Kami juga memiliki komik-komik Alkitab, seperti: komik Kingstone, komik dengan gambar animasi khas “marvel” yang menurut saya cocok untuk generasi milenial seperti saya.

Hasil akhir yang ingin kami capai adalah bahan-bahan media dari SABDA dan mitra dapat dipakai oleh masyarakat Kristen di Indonesia. Bahan-bahan tersebut diharapkan dapat diakses secara offline dan online. Tentu harus ada langkah nyata untuk mencapai hal tersebut. Kami mengawalinya dengan memperkenalkan produk-produk media dari SABDA. Lalu, mengorientasi terkait bagaimana memproses bahan-bahan media SABDA. Proses selanjutnya adalah bekerja sama dengan divisi lain. Kerja sama antardivisi sangat penting dan harus dilakukan untuk mencapai hasil akhir tersebut. Selain itu, kami juga bermitra dengan gereja dan pengguna produk/bahan. Jika kami tidak memiliki relasi yang baik, akan kesulitan untuk mengenalkan produk-produk media dari SABDA. Untuk menunjang hal itu, kami melakukan kampanye dalam beragam format, seperti format grafis, audio, dan video 15 detik. Terakhir, kami melakukan riset dan mengoleksi data-data media. Riset sangat penting untuk mengembangkan setiap bahan media supaya tetap relevan dengan generasi yang ada.

Inilah penjelasan singkat mengenai divisi SABDA Me+DIA. Saya sendiri masih harus banyak belajar. Saya percaya, Tuhan akan membimbing dan memampukan saya. Saya juga sangat bersyukur memiliki tim yang kompak dan solid. Meski saya anggota baru dalam divisi ini, rekan-rekan yang lain bersedia berbagi ilmu dengan saya. Saya cepat beradaptasi di divisi SABDA Me+DIA karena ketika saya tidak mengerti beberapa hal di SABDA Me+DIA, saya selalu mendapat bimbingan dan pengarahan. Terima kasih sudah membaca tulisan saya yang panjang lebar ini. Mari terus mengabarkan Injil melalui media-media yang ada. Tuhan Yesus memberkati.

Tentang Christian Eka Wibisono

Christian Eka Wibisono telah menulis 3 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.


Leave a comment

Connect with Facebook

No trackbacks yet.

© 2009-2020 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran