Blog SABDA
18Mar/1320

SABDA di Gereja Kristen Kalam Kudus Bandung

Pagi itu, Minggu, 24 Februari 2013, sekitar pukul 04.30, saya sudah menyambangi kantor YLSA. Hari masih gelap, hawa dingin menusuk, dan mata masih sedikit berat. Waktu itu, Bu Yulia sudah bersiap dengan kopornya. Ada apa gerangan? Ada kepentingan apa, sehingga saya harus terlibat dalam pertemuan pagi-pagi buta ini? Saya sampai lupa menjelaskan … hehe ….

Perkenalkan, nama saya Ade, yang dalam 2 bulan ini masih menjalani masa percobaan di YLSA. Saya bergabung di divisi Humas, calon divisi baru YLSA. Pelayanan YLSA memang dipimpin Tuhan sehingga semakin bertambah luas. Saya mengetahui perkembangan pelayanan YLSA ketika mengikuti Raker YLSA 2013, melalui laporan dan rencana kerja yang disampaikan oleh masing-masing divisi. Untuk menjembatani YLSA dengan mitra-mitra dan sahabat-sahabat YLSA lainnya, semakin terlihat sangat dibutuhkan divisi Humas untuk menanganinya dengan lebih baik. Dan, saya bersyukur diberi kesempatan untuk bergabung di dalamnya.

Boleh saya lanjutkan? Jadi sebenarnya, pagi itu saya dan Bu Yulia akan memulai perjalanan dalam rangka roadshow SABDA di Bandung. Rencananya, YLSA akan memberikan pelatihan software SABDA dan Seminar “IT for GOD” kepada jemaat Gereja Kristen Kalam Kudus (GKKK) Bandung Kopo Permai. Pagi itu kami ke bandara untuk menuju ke Jakarta lebih dahulu, karena tidak ada pesawat jurusan Solo — Bandung. Sesampainya di Jakarta, kami melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan menggunakan travel. Puji Tuhan, perjalanan lancar dan kami bisa sampai di Bandung cukup awal untuk bisa melakukan persiapan lebih dahulu. Oiya, pelatihan SABDA dijadwalkan Minggu, 24 Februari, pukul 14.00 siang, dan Seminar ‘IT for God’, Senin, 25 Februari, pukul 18.30 malam.

Ini adalah perjalanan saya yang pertama untuk tugas roadshow SABDA. Saya berangkat sebenarnya dalam rangka orientasi staf baru, karena nantinya saya akan terlibat banyak dengan urusan roadshow dan presentasi SABDA. Saya berangkat dengan modal kepercayaan penuh pada Tuhan, dan berusaha melakukan yang terbaik, karena kalau boleh jujur, hati saya carut-marut. Saya sempat sedikit tenang ketika Bu Yulia menyampaikan bahwa ada 2 orang yang dulu sempat magang di YLSA akan membantu urusan teknis pada waktu roadshow nanti. Namun, di perjalanan, Bu Yulia mendapat kabar bahwa ternyata mereka tidak dapat membantu, aduh… hati saya kembali menciut. Perasaan gugup dan antusias bercampur aduk di benak saya. Saya tidak tahu istilah yang paling tepat untuk menggambarkan perasaan saya waktu itu….

Sesampainya di Bandung, kira-kira pukul 11.15 kami dijemput di dekat pangkalan travel oleh pasangan suami istri muda, aktivis GKKK, yaitu Pak Jupri dan Ibu Sisca. Kami langsung diantar ke tempat pelatihan di GKKK Kopo Permai dan bertemu dengan Ibu Priska, hamba Tuhan yang selama ini menjadi ‘contact person’ kami. Pelatihan SABDA akan diadakan di aula pertemuan di gereja. Dengan bantuan panitia semua persiapan (meja kursi peserta, layar LCD dan meja display YLSA) dapat diselesaikan dengan baik. Sejak pukul 13.30, peserta satu per satu mulai berdatangan dengan laptop mereka. Puji Tuhan, ada dua orang pemuda gereja dan Pak Jonathan, yang cukup canggih dengan IT, bersedia membantu saya. Dengan bekal training dari mbak Lusi, maka dengan cukup meyakinkan, saya bisa memberi training singkat instalasi SABDA kepada mereka. Proses instalasi SABDA ke 20 laptop peserta berlangsung cepat dan lancar. Sekitar hampir pukul 14.30, Bu Yulia sudah bisa memulai pelatihannya, dengan jumlah peserta yang hadir sekitar 30 orang. Selain jemaat GKKK Kopo Permai, ada juga aktivis gereja lain yang mengikuti pelatihan ini. Selama pelatihan dimulai, saat yang paling mendebarkan bagi saya adalah ketika ada peserta yang menaikkan tangan dan ingin saya datang untuk memberi bantuan teknis. Saya datang dengan langkah pasti tetapi dengan hati yang penuh keraguan, takut kalau-kalau saya tidak dapat menanganinnya. Namun, hanya karena kemurahan Tuhan, dan ms Yochan (yang ‘stand by’ di Solo dengan hp-nya) saya bisa membantu mengatasi pertanyaan peserta yang minta bantuan. Puji Tuhan hari pertama berjalan lancar. Peserta sangat antusias dan mau mengikuti training sampai selesai sekitar pukul 16.30. Mereka juga antusias mendapatkan CD Alkitab Audio dan flashdisk SABDA yang kami bawa.

Setelah makan malam dengan Ibu Priska dan Bapak Wilfrid (suami Ibu Priska, yang juga pernah magang di SABDA), kami diantar ke rumah Bapak Ari dan Ibu Silvi. Mereka adalah jemaat dan aktivis GKKK, suami istri setengah baya yang sangat baik dan dengan senang hati memberi tumpangan bagi kami selama kami ada di Bandung. Sesampainya di rumah Bapak Ari dan Ibu Silvi, kamar untuk saya dan Bu Yulia sudah disiapkan, sehingga kami dapat segera beristirahat dengan sangat nyaman.

Hari kedua, karena tidak ada pelayanan pada pagi itu, maka Bu Yulia berencana pergi ke Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus. Puji Tuhan, pertemuan dengan pihak STA dapat diatur dengan bantuan Ibu Yenni dari JPA. Pukul 11 siang, Pak Daluyo, supir GKKK, dengan baik hati membawa kami ke STA Tiranus. Kami bertemu dengan Rektor STA Tiranus, yaitu Bapak Sri. Bu Yulia mempresentasikan pelayanan SABDA kepada beliau dan mendapatkan respons yang sangat baik. Bahkan, kami juga sempat bertemu dengan Pak Elfian dan mengobrol cukup panjang lebar seputar pelayanan IT, termasuk pengembangan DML (Digital Media Library) yang sedang dikerjakan YLSA. Seperti gayung bersambut, dan saya percaya ini bukan ‘kebetulan’ saja terjadi, ternyata hal ini juga sudah menjadi kerinduan para pustakawan STT se-Jawa Barat, dimana Pak Elfian adalah ketuanya. Puji Tuhan!

Tindak lanjut dari pertemuan ini adalah pihak STA akan mengudang tim SABDA untuk memberi pelatihan intensif kepada mahasiswa bertepatan dengan pekan kerohanian yang akan diadakan oleh kampus sekitar bulan Maret atau April mendatang. Juga, kalau Tuhan kehendaki, pada saatnya nanti, tim SABDA akan bertemu dengan para pustakawan STT untuk membicarakan kerjasama yang lebih konkrit dengan STT-STT se-Jabar. Kami pulang dari STA Tiranus dengan beberapa rencana pelayanan ke depan yang tentunya akan kami sharingkan di blog SABDA selanjutnya.

Kami sempat pulang dan beristirahat di rumah Bapak Ari sebelum melanjutkan pelayanan di GKKK pukul 18.30. Malam itu, Bu Yulia membawakan seminar ‘IT for GOD’. Saya sendiri baru pertama kali mendengar presentasi Bu Yulia tentang IT for GOD. Saya merasa banyak ditegur dan dibukakan bahwa sebenarnya ada banyak kesempatan bagi gereja dan anak-anak Tuhan untuk menggunakan teknologi dan informasi bagi kemuliaan-Nya. Diharapkan dengan seminar ini, para peserta secara pribadi semakin berhikmat dalam menggunakan IT dan bisa semakin memanfaatkannya untuk pelayanan penjangkauan, terutama untuk mengajak anak-anak muda memuliakan Allah lewat teknologi dan informasi. Puji Tuhan hari kedua juga berjalan dengan lancar. Hanya saja, beberapa kali terjadi masalah teknis saat Bu Yulia memberikan presentasi, tetapi bersyukur untuk jemaat GKKK yang sigap membantu ketika terjadi kesulitan.

Keesokan paginya, kami dijemput oleh Mas Yudhi, salah satu jemaat GKKK, pada pukul 06.00 untuk mengantar ke stasiun kereta api untuk kami bisa kembali ke Solo. Selama perjalanan pulang, saya memikirkan banyak hal tentang semua yang telah saya alami di Bandung. Tidak ada kata lain selain ucapan syukur kepada Tuhan yang telah memberikan kesempatan dan pengalaman baru yang begitu berharga. Saya memang tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan, tapi saya percaya bahwa pelayanan ini adalah milik Tuhan dan Tuhanlah yang sanggup mempertemukan kita dengan orang-orang yang tepat yang juga rindu melayani Dia. Saya yakin akan ada lebih banyak lagi kesempatan ke depan dan Tuhan mau sediakan supaya YLSA lebih lagi dipakai Tuhan dan saya akan bersyukur bisa menjadi bagian di dalamnya. Thanks Jesus! Thanks Bandung! Thanks SABDA!

Ade

Tentang Ade

Adiana Yunita telah menulis 10 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (20) Trackbacks (0)
  1. Setelah Bandung, besok giliran Jogja dan Klaten…hahaha, SEMANGAT!

  2. Wahh..Semangat! Roadshow di Bandung adalah roadshow pertamaku (di masa percobaan). Awalnya deg-degan, tapi setelah dijalani, ternyata ada banyak hal baru yang ditemui dan justru bisa merasakan sukacita tersendiri waktu lihat antusiasme para peserta untuk mempelajari software SABDA dan menerima DVD Library SABDA Anak, CD-CD Alkitab Audio, dan bahan-bahan dari SABDA yang dibawa selama roadshow. Pokoknya roadshow memberi banyak pengalaman, pembelajaran, dan sukacita :D

  3. Selamat bergabung dengan keluarga YLSA untuk Ade (kita udah setuju itu nama yang bagus ya :) )

    Roadshow itu seperti pompa bensin, memberikan “bahan bakar” untuk kembali menyalakan semangat. Senang bisa mendengar anak-anak Tuhan di Bandung antusias menggunakan “buah” YLSA. Semoga pelayanan kita dapat menolong anak-anak Tuhan di mana pun.

    Btw, pesanan oleh2ku koq ga dibawain?

  4. Ya…Amin Pak Berlin. Teman-teman mungkin sudah berjerih lelah dengan setumpuk pekerjaan di YLSA, tetapi betapa bersukacita ketika melihat banyak sekali orang di luar sana yang sangat terberkati dengan pelayanan YLSA. Saya percaya jumlahnya jauh lebih banyak dari orang-orang yang kami temui di roadshow..Jadi semangat selalu buat teman-teman di balik layar YLSA…!!!:’)

    Yah Pak Berlin…oleh-oleh yang tiada ternilai harganya adalah sharing dari kami bahwa ada banyak orang yang diberkati melalui pelayanan YLSA…Lagipula kalau kebanyakan ‘ngemil’ nanti cepet gendut lho Pak Berlin…hahahaha

  5. Halo Ade.. selamat ya.. dah lolos masa percobaan :)

    Ayo, tunjukkan aksimu! :)
    Di dalam dan bersama Tuhan Yesus tentunya, ya…

  6. Tetap semangat ya dalam pelayanannya … GBU

  7. Waaaa… emang TOP BGT humas YLSA ni. Roadshow pertama langsung keluar kota, cuman berdua ama bu Yulia lagi.

    Selamat melayani. Tuhan Yesus memberkati.

  8. Dekat Ade aku jadi nyadar kalau aku sudah jadi ‘alot’, sudah tidak serenyah dia… he he he. Semangat De,… jangan sungkan-sungkan.

  9. spirit of my brother, thank you as well. greetings.

  10. Semangat terus dalam melayani Tuhan ya :)
    Jangan ngeluh kalau bisa hehehe hati harus kuat dan semangat 45. Balasan yang didapatkan pasti setimpal nantinya :)
    GBU :)

  11. ada – ada aja ya orang kristiani

  12. Mantap. Selalu diberkati.

  13. semoga semakin rajin ibadahnya

  14. mantap banget artikelnya. d tunggu artikel menarik lainnya gan…


Leave a comment

Connect with Facebook

(required)

 

No trackbacks yet.

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran