Blog SABDA
2Mar/101

Roadshow ke Jogja 22 Februari 2010

roadshow_yogyakartaTim SABDA kembali melakukan roadshow Senin lalu (22/2), kali ini ke kota Jogja. Di kota gudeg itu, saya dahulu ngangsu kawruh (menuntut ilmu) di salah satu PTS Katolik di daerah Mrican. Maka, saya spontan menyatakan kesediaan begitu ditawari ikut tim roadshow oleh Ibu Yulia. Ya, boleh juga, pikir-pikir, ini kesempatan untuk bernostalgia setelah 20 tahun meninggalkan kota itu.

Ini kesempatan istimewa bagi saya, karena meskipun baru bergabung dengan YLSA selama 1 bulan, tapi sudah diberi kesempatan untuk melihat langsung pelayanan YLSA yang lain. Selain saya, ada pula seorang staf baru yang lain, yaitu Truly.

Pemandangan pagi hari itu di YLSA, dari pengamatan rekan Truly tampak terasa berbeda. Tidak seperti biasa sebagian staf berkumpul dengan berpakaian serba rapi pada pukul 05:30.

Setelah semua siap, rombongan kami (10 orang) berangkat dari Solo sekitar pukul 06:07. Sebelumnya, kami berdoa bersama untuk memohon perlindungan dan penyertaan Tuhan. Teman-teman tim NET sudah bekerja ekstra dan sekarang adalah kesempatan bagi mereka untuk mempresentasikan keunggulan besutan baru mereka, CD SABDA versi 4.0 Unicode. Jika dipikir-pikir, itu satu lompatan yang besar. Padahal, saya di Bandung masih menggunakan CD versi jadul (entah versi keberapa).

Saat kami masih di rumah, Yuppi sempat memberitahukan kami yang tinggal serumah agar semua persiapan selesai pukul 05:30. Sempat ada sedikit keraguan. Sebetulnya pada saat itu, saya belum tahu secara pasti apakah saya benar-benar sudah ditetapkan untuk ikut tim roadshow, mengingat sepanjang hari Sabtu dan Minggu kemarin kegiatan saya sendiri sudah cukup padat dengan mengikuti kuliah perdana di IFTKJ. Puji Tuhan, semua kesibukan itu toh masih bisa dinikmati. Bahkan, saya masih bersedia jika diminta mengulanginya (tetapi ini bukan tantangan lho).

Perjalanan kami terasa lancar. Menurut Truly, di sepanjang perjalanan itu sebagian rekan ada yang asyik mengobrol, ada yang bersenandung, ada juga yang mendengarkan lagu. Mungkin juga ada yang sedang menghafalkan bahan presentasi di dalam hati.

Kami tiba di Kantor Yayasan Gloria di Jogja sekitar pukul 07:47. Rombongan kami diterima oleh Pak Johan, ketua Yayasan Gloria, di lantai III kantor mereka. Tanpa membuang waktu, teman-teman segera menata peralatan masing-masing. Saya dan Truly yang khusus ditugaskan melaporkan kegiatan roadshow dan menyambut peserta yang datang, tidak sesibuk teman-teman di NET.

Para peserta mulai berdatangan pada pukul 08.00. Setelah mendaftar di meja tamu, mereka mendapatkan name tag, CD Audio Alkitab, dan buku panduan workshop. Tidak sedikit yang meminta 2 versi berbeda CD Audio Alkitab. Truly sempat menanyakan pendapat salah seorang peserta tentang SABDA. “Wah, saya belum pernah dapat CD-nya. Saya ke sini karena tertarik dengan CD SABDA.”

Ibu Yulia membuka presentasi dengan berinteraksi secara langsung dengan para peserta. Beliau menanyakan apakah yang mereka inginkan dari workshop kali ini. Sambil menginstal CD SABDA, para seorang peserta tampak antusias. Pada sesi pendahuluan, Ibu Yulia memperkenalkan organisasi YLSA, visi dan misi, bidang-bidang di YLSA, serta berbagai produk YLSA.

Sesi pertama dilanjutkan dengan topik CD SABDA yang dibawakan oleh Yochan. Ia mengenalkan keunggulan CD SABDA, fitur-fitur CD SABDA, fungsi search, dan lain-lain. “Bahannya cukup banyak, dan waktu yang tersisa sedikit sehingga saya agak terkejar waktu,” ujar Yochan. Setelah Yochan menyelesaikan presentasinya, peserta menggunakan waktu untuk beristirahat sejenak sambil menikmati makanan ringan.

Pada sesi ketiga, Titus menyampaikan presentasi tentang Alkitab SABDA. Para pengguna bisa menjumpai Alkitab SABDA jika tersedia jaringan internet di mana pun, dan kapan pun. Menurut pengamatan Truly, hanya dengan mengetik (http://alkitab.sabda.org), maka “kaboom” para pengguna sudah bisa menikmati keunggulan Alkitab SABDA yaitu: pencarian kata dan ayat, studi kata, statistik Alkitab, dll.

Menurut rekan Truly, Titus memaparkan penggunaan fitur Alkitab SABDA agar alat bantu yang canggih ini dapat dipergunakan secara maksimal. Sesi ketiga ditutup dengan kesaksian seorang pengguna setia Alkitab SABDA. Beliau berbagi dengan memberikan contoh-contoh kasus untuk mencari ayat secara efektif dari situs Alkitab SABDA. Pemaparan itu terasa menarik dan menyadarkan peserta pada banyak keunggulan yang mereka bisa pergunakan dari Alkitab SABDA, untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka.

Sesi terakhir mengenai SABDA widget & gadget dibawakan oleh Kusuma Negara dan Billy. Mereka membahas kamus dan addons yang tersedia dalam browser Firefox. Instalasi addons pada jendela pengguna akan sangat memudahkan pencarian referensi Alkitab, SABDA Ayat, widget kamus, dll.. Pada akhir sesi, Ibu Yulia mengajukan beberapa pertanyaan kepada para peserta. Jika mereka dapat menjawab semua pertanyaan dengan baik, mereka akan menerima bonus CD Audio Bahasa Jawa. Pada akhir sesi itu para peserta memberikan tanggapan positif. Pak Johan memberikan apresiasi beliau mengenai terintegrasinya antar-fitur dan bahan-bahan yang tersedia di SABDA. Pada umumnya, para peserta menyukai fasilitas pencarian di dalam Alkitab SABDA.

Pak Johan dan dua rekannya menjamu kami bersantap siang yang luar biasa. Sebelum makan, salah seorang anggota rombongan dari YLSA menyebut kelompok para pria seperti “serigala kelaparan”. Maklumlah, sejak berangkat dari Solo, pkl. 06.00 — pkl. 13.30, perut kami belum terisi. Selesai makan siang, kami benar-benar sangat kekenyangan dan mensyukuri kemurahan hati para penjamu kami. Perjalanan kembali ke Solo terasa lebih ringan meskipun kamu baru saja dibuat luar biasa kenyang. Kami tiba di markas SABDA sekitar pukul 17:47.

(dilaporkan bersama oleh Truly dan Heru).

Heru

Tentang Heru

Heru Wiyoto telah menulis 1 artikel di blog ini..

heru@in-christ.net

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (1) Trackbacks (0)

Leave a comment

Connect with Facebook

(required)

 

No trackbacks yet.

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran