Shalom, saya Millytia. Saya pernah punya pengalaman mengikuti seminar #AITalks dari SABDA yang mengangkat tema AI dan P.I.V.O.T.. Materinya cukup padat, tetapi memberi banyak wawasan baru bagi saya, bukan hanya tentang perkembangan teknologi, tetapi juga tentang sikap hati dalam menanggapi perubahan.

Dari pemaparan materi, saya mulai menangkap inti pemikiran yang disampaikan: pivot berarti mengubah strategi tanpa mengubah visi. Kalimat sederhana ini justru menjadi bagian yang paling saya renungkan karena mengajak saya memeriksa kembali apakah strategi hidup dan pelayanan saya masih sejalan dengan visi yang Tuhan berikan.

Dalam pemaparan mengenai aspek-aspek P.I.V.O.T., saya semakin melihat bagaimana doa, evaluasi, dan kesediaan untuk berubah menjadi fondasi yang kuat. Meskipun ditujukan bagi organisasi, saya merasa poin-poin tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan pribadi. Perubahan yang benar memang tidak lahir dari sikap impulsif, tetapi dari kesadaran bahwa kita perlu menyesuaikan diri tanpa kehilangan arah utama.

Bagian mengenai peran AI juga cukup membuka mata. Pembicara menegaskan bahwa AI saat ini menjadi salah satu titik pivot besar yang seharusnya membuat kita lebih sigap menyesuaikan cara kerja dan cara belajar. AI bukan ancaman, tetapi asisten yang mempercepat proses, baik dalam menghasilkan ide, membuat desain, maupun menyelesaikan tugas-tugas teknis. Pemikiran ini membuat saya menyadari bahwa saya pun perlu melakukan pivot pribadi agar tetap relevan dan efektif, terutama dalam melayani Tuhan.

Namun, bagian yang paling menggugah saya adalah ketika pembicara mengaitkan semua topik, mulai dari AI, organisasi, strategi, sampai perubahan pribadi, dengan pivot terbesar dalam sejarah keselamatan: Yesus Kristus. Di titik itu, saya merasakan materi ini menjadi utuh. Semua perubahan strategis hanya akan berarti jika tetap berakar pada visi dan panggilan dari Tuhan.

Sesi ini menjadi waktu yang tepat bagi kita untuk mulai melakukan pivot masing-masing. Bukan pivot yang membuat kita kehilangan arah, tetapi pivot yang membawa kita kembali pada visi Tuhan dengan strategi yang lebih segar, efektif, dan sesuai dengan zaman. Mari akses arsip acaranya di situs SABDA AI. Sampai jumpa pada tulisan saya selanjutnya. Tuhan Yesus memberkati.