Blog SABDA
2Dec/210

SABDA Merayakan Thanksgiving Day

Mendengar kata ‘ucapan syukur’ tidaklah asing bagi kita karena kita seharusnya menjalani hari-hari kita dengan rasa syukur. Namun, menyediakan hari khusus untuk mengingat segala kebaikan Tuhan akan menyadarkan kita betapa hebat, dahsyat, dan mengagumkannya Tuhan kita. Karena itu, pada Kamis, 25 November 2021, SABDA mengadakan acara Thanksgiving. SABDA ingin mengajak setiap staf menyediakan waktu khusus untuk mensyukuri segala kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Nah, pada hari itu, setiap staf SABDA terlihat begitu bersemangat dan senang mengikuti acara ini. Ya, saya juga begitu bersemangat.

Acara Thanksgiving dimulai dengan menyanyikan lagu pujian dan doa syukur secara umum untuk pertemuan hari ini. Setelah sekian lama kami tidak bernyanyi bersama, kali ini kami bisa bernyanyi kembali … wah, suatu anugerah nih (flashback ke pandemi COVID-19 yang membuat kami memutuskan untuk tidak bernyanyi bersama demi mengurangi penyebaran virus). Pujian bersama kali ini terasa istimewa. Lagu syukur terlantun indah yang dipimpin oleh Roma dan teman-teman. Setelah itu, kami berbagi rasa syukur melalui beragam cara, ada yang menyampaikannya melalui cerita, puisi, nyanyian, sharing, dan audio feature.

Pada saat teman-teman mulai berbagi rasa syukur yang mereka alami sepanjang tahun ini, saya secara pribadi mulai flashback akan setiap kebaikan Tuhan yang diberikan kepada saya. Saya mulai teringat betapa hebatnya Tuhan menyatakan kehadiran-Nya dalam hidupku. Tahun 2021, bukanlah tahun yang mudah bagi saya karena tahun ini banyak masalah saya alami yang membuat saya harus keluar dari zona nyaman. Seorang yang senang berada di posisi pengikut harus maju untuk memimpin orang lain. Bukan hanya itu, saya juga mengalami kehilangan seseorang yang sangat berharga, tempat saya bergantung. Namun, Tuhan setia, Tuhan peduli, Dia Tuhan yang selalu ada, Dialah tempatku bergantung dan tempatku bersembunyi. Ia mengajariku melewati semuanya satu demi satu.

Di balik itu, Tuhan memberi kepercayaan mulai dari yang kecil hingga bagian yang saya merasa tidak mampu. Namun, semua itu membuat saya semakin ingin bergantung kepada Tuhan. Itu juga yang saya sharingkan kepada teman-teman SABDA.

Mengingat setiap kebaikan Tuhan sangatlah istimewa karena membuat saya sadar akan keberadaan Tuhan dalam hidupku. Teman-teman pun merasakan hal yang sama. Acara Thanksgiving ini tidak hanya berisi sharing, tetapi ada pula permainan seru-seruan yang kami sebut ‘komunikata’. Kami semua terbagi menjadi 5 tim dan setiap tim terdiri dari 4 – 5 orang. Cara bermainnya adalah setiap tim berbaris, dan orang di barisan paling belakang harus menghafalkan kutipan ayat. Setelah hafal, dia harus mengungkapkannya kembali ke anggota tim di depannya tanpa melihat catatan. Begitu seterusnya sampai anggota yang paling depan mendapat giliran untuk menghafalkan. Jika anggota paling depan keliru mengungkapkan isi kutipan ayatnya, maka tim tersebut akan kalah dan mendapat hukuman. Nah, tim saya berakhir dengan mendapatkan hukuman … hehe … kami diminta menyanyikan lagu “Sungai Sukacita-Mu” sambil menari.

Tidaklah lengkap jika acara ditutup hanya dengan bersenang-senang. Sebelum semua rangkaian acara berakhir, kami mendapatkan renungan singkat dari salah seorang senior di SABDA. Isi renungan itu membuat saya bukan hanya berfokus kepada rasa syukur diri, melainkan untuk semua ciptaan Tuhan dan pelayanan-pelayanan yang Tuhan percayakan.

Nah, sekarang saya ingin bertanya kepada para pembaca Blog SABDA. Sudahkah Anda bersyukur hari ini? Mari kita belajar mengingat kebaikan Tuhan, mulai dari hal yang sepele hingga yang tak pernah dibayangkan. Sekian sharing dari saya. Terpujilah Tuhan!



Rode

Tentang Rode

Rode Pardede telah menulis 31 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.


Leave a comment

Connect with Facebook

No trackbacks yet.