Blog SABDA
2Oct/181

Pelajaran dari Artikel: Hindari Kebiasaan Kecil Perusak Otak

Oleh: Roma

Shalom,

Ini kedua kalinya saya menulis di Blog SABDA. Kali ini, saya rindu berbagi tentang artikel koran berjudul “Hindari Kebiasaan Kecil Perusak Otak” yang saya baca di YLSA. Saya tertarik dengan artikel tersebut karena saya merasa pola hidup saya selama ini memang kurang teratur, terutama dalam memfungsikan kinerja otak saya. Dari artikel ini, ada banyak pelajaran penting yang semuanya bertujuan agar saya bisa mengatur kinerja otak dengan baik, dengan pola hidup yang sehat pastinya.

Nah, kita pasti tahu bahwa otak sangat berperan penting dalam hidup kita. Sekalipun kecil, tetapi otak sangat memengaruhi seluruh bagian tubuh kita. Tanpa otak yang berpikir, kita pasti kesulitan untuk mengerjakan berbagai aktivitas dengan baik. Nah, untuk itu, kita harus berhati-hati terhadap sejumlah kebiasaan yang dapat berakibat buruk terhadap fungsi kerja otak kita. Kebiasaan apa saja sih? Artikel ini menjelaskan paling tidak ada lima kebiasaan yang bisa mengganggu fungsi kerja otak.

Pertama, pola makan. Saya sendiri memiliki hobi makan. Tidak dibatasi waktu, kapan saja saya lapar, saya akan makan. Tidak peduli itu pagi, siang, sore, atau bahkan tengah malam sekalipun. Saya menyediakan stok makanan atau camilan yang cukup agar saya bisa makan kapan pun. Namun, ternyata pola makan yang tidak teratur bisa memengaruhi kinerja otak. Makan terlalu banyak, atau tidak sarapan itu sangat berpengaruh terhadap kinerja otak. Tidak sarapan dapat membuat kita lemas dan lesu sehingga pekerjaan terganggu karena kita tidak bisa berkonsentrasi. Nah, saya sekarang sadar, pola makan saya memang tidak teratur, apalagi sejak kecil saya jarang sarapan di rumah. Saya lebih suka menghabiskan uang saku saya untuk beli camilan. Selain lemas, saya juga sering mengantuk di dalam kelas karena faktor tidak sarapan dan makan makanan yang berminyak pada pagi hari, seperti gorengan.

Hal kedua yang bisa mengganggu kinerja otak adalah waktu tidur. Jika kita kurang tidur atau terlalu banyak tidur, hal itu bisa membuat kerusakan pada sel-sel otak. Saya juga sadar sih pola tidur saya juga tidak teratur. Saya suka menonton drama. Kadang, pada waktu senggang, atau weekend, saya menghabiskan waktu untuk menonton drama. Kadang, saya tidur di atas pukul 01.00 WIB pagi karena terlalu asyik dengan drama yang saya tonton. Keesokan harinya, saya pasti mengalami pusing dan kelelahan pada bagian mata saya. Oleh sebab itu, kita harus menyeimbangkan waktu istirahat kita agar kerja otak tidak terganggu. Jadi, saat melakukan banyak pekerjaan, kita harus tetap fit sehingga otak kita bisa berpikir secara maksimal.

Ketiga, bekerja saat sakit. Itu juga fatal akibatnya, teman-teman, karena otak bisa rusak. Otak yang sedang tidak efektif dipaksa untuk bekerja/berpikir keras dapat membuat otak semakin rusak. Ada banyak orang beranggapan bahwa dengan bekerja, saat sakit, mungkin bisa membuat tubuh menjadi lebih baik. Tidak sedikit pelajar tetap sekolah walaupun mereka sedang sakit. Fatal sekali jika terlalu memaksakan otak berpikir saat sakit. Seharusnya, kita memberikan otak kembali berfungsi dengan baik, dengan cara istirahat yang cukup dan minum obat agar otak kembali bisa berfungsi dengan maksimal. Jadi, jika kita lagi sakit, jangan terlalu banyak berpikir keras, ya.

Keempat, kurang berpikir. Sering kali, saat banyak pekerjaan atau dalam kondisi lelah, membuat kita malas berpikir. Kita harus mulai banyak berpikir agar kinerja otak dapat bekerja secara maksimal. Perlu banyak berlatih berpikir agar fungsi kerja otak bisa berjalan, tetapi saat kita sehat, ya. Mungkin salah satu caranya ialah bermain gim. Saya suka bermain gim di HP saya yang gimnya tersebut membutuhkan waktu untuk berpikir. Ketika bermain gim tersebut, otak saya akan berpikir tentang jawaban dari soal-soal yang ada, itu membuat saya berpikir keras. Ini salah satu contoh saja agar kita banyak berpikir. Untuk itu, penting sekali untuk memfungsikan otak kita secara baik, dengan cara banyak berpikir.

Kelima, ialah komunikasi. Diperlukan kebiasaan komunikasi dua arah ataupun komunikasi melalui dunia maya agar semakin memperkaya fungsi kinerja otak. Sikap diam akan mudah membuat kita cemas dan depresi karena tidak bisa berbagi kesulitan yang kita alami kepada orang lain. Selain itu, komunikasi yang kurang juga bisa membuat kita semakin antisosial dan hanya sibuk memikirkan diri sendiri. Untuk itu, kita harus banyak berkomunikasi dengan orang lain, khususnya komunikasi langsung, agar kita bisa semakin memahami orang dan otak kita juga mendapat stimulasi yang baik agar otak bisa terus berlatih dan berfungsi dengan baik.

Jadi, kelima hal ini perlu kita perhatikan. Nah, jika kita memiliki kebiasaan-kebiasaan yang membuat fungsi otak kita jadi buruk, ayo saya ajak kita mempraktikkan pelajaran-pelajaran ini supaya otak kita berfungsi dengan baik. Lima hal itu cukup sederhana dan bisa langsung dicoba dalam kehidupan kita sehari-hari. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Tuhan Yesus memberkati.

romauli_br

Tentang romauli_br

roma uli marpaung telah menulis 2 artikel di blog ini..

Hai…Saya Romauli br Mapaung, orang batak, anak Medan dong. Orang-orang sih panggil saya Roma, Uli, Paung, dan kadang Marpaung. Saya lahir di kota Medan dengan selamat hari itu, tanggal 13 April 1995. Saya sangat suka musik, memainkan musik, karena saya merasa musik itu sudah menjadi bagian jiwa saya. Selain musik saya juga suka menulis, touring, bernyanyi dan menonton film. Saya bergabung di Yayasan Lembaga SABDA sejak April 2018. Saya terlibat di SABDA dalam bagian PESTA. Saya salah satu staf redaksi PESTA, KISAH, dan e-Reformed. Saya juga dipercayakan sebagai Pemimpin redaksi e-doa. Saya bersyukur bisa bergabung dalam pelayanan yang besar ini, punya teman-teman staf yang super baik dan pemimpin yang baik juga.. Bagi saya Pelayanan itu bukan suatu beban melainkan sebuah kehormatan. Dan dalam kehidupan saya, “Education is expensive, the root is bitter, and the fruit is sweet”, (bahasa inggris dikit lah) :) Cita-citaku adalah menjadi orang besar yaitu melayani Tuhan seumur hidup, biar seimbang (bukan hanya badan doang yang besar), hehehehe :) Salam dariku…..Horas

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (1) Trackbacks (0)
  1. Selamat siang Kak Roma, ini aku Venna. Aku akan memberikan tanggapan untuk artikel yang Kak Roma ditulis di atas. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang Kak Roma sering lakukan juga sering saya lakukan dalam keseharian saya. Seperti berdagang, memaksakan diri ketika tidak enak bahan, atau bahkan terkadang membiarkan otak tidak bekerja terlalu lama. Memang kita harus memaksimalkan fungsi otak, tapi jangan sampai kita memaksa otak untuk bekerja terlalu keras. Semua hal akan menjadi baik jika digunakan sesuai takarannya. :)


Leave a comment

Connect with Facebook

(required)

No trackbacks yet.

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran