Blog SABDA
24Sep/130

Roadshow SABDA di GKJ Boyolali

Oleh:

"Tuhan, aku memiliki keterbatasan. Biarlah Engkau memampukan aku di dalam pelayanan ini." Itu salah satu kalimat yang saya ucapkan dalam doa bersama dengan suami dan anak saya, pada Senin pagi, 26 Agustus 2013. Ya, hari itu, saya bersama beberapa staf YLSA akan berangkat melakukan kegiatan roadshow SABDA di GKJ Boyolali.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
10Sep/132

SABDA dalam Konsultasi Misi SAAT 2013

Oleh:

Pada tanggal 22 -- 25 Juli 2013 lalu, Yayasan Lembaga SABDA diundang untuk menjadi salah satu fasilitator workshop dalam acara Konsultasi Misi SAAT (KMS) ke-II yang diadakan di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang. Dalam perhelatan ini, YLSA dimasukkan dalam kategori Badan Penunjang Misi, karena dianggap sebagai yayasan yang menyediakan sarana bahan-bahan misi. Tim SABDA yang ikut hadir adalah Ibu Yulia, Pak Joko, dan saya, disusul oleh Khenny yang datang keesokan harinya.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
19Apr/134

Monk, OCD, dan Pelayanan

Oleh:


Beberapa waktu yang lalu, YLSA kembali mengadakan pelatihan staf dengan metode menonton film bersama. Kali ini kami menonton film Monk, sebuah serial TV AS yang menceritakan tentang seorang detektif bernama Adrian Monk. Monk adalah detektif yang terkenal dengan 'keunikannya' sebagai penderita 'OCD'.

OCD atau "Obsessive-Compulsive Disorder" (gangguan obsesif-kompulsif) adalah sebuah gangguan kecemasan yang ditandai dengan munculnya secara tetap pikiran, perasaan, dan tingkah laku yang dilakukan berulang-ulang dan sulit dikendalikan. Contohnya, berulang kali mencuci tangan karena khawatir terkena kotoran, berulang kali memeriksa kunci rumah karena khawatir belum dikunci, atau berulang kali memeriksa kompor karena takut belum dimatikan.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
4Jan/133

Hidup untuk Melayani

Oleh:

Oleh: Anni Boestami*

Shalom sahabat YLSA!

Saya adalah seorang ibu rumah tangga dan sudah cukup lama ditempatkan Tuhan di negara asing yang jauh dari Indonesia, sejak tahun 1982. Latar belakang saya adalah dari keturunan penganut agama Buddha, tetapi sejak kecil saya bersekolah di sekolah Katolik. Puji Tuhan, atas anugerah-Nya, pada tahun 1995 saya menjadi pengikut Kristus. Saya dilahirkan baru dan menjadi ciptaan baru serta percaya pada Kristus Yesus. Tapi yang terindah adalah sekarang saya juga dipanggil untuk melayani Dia.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
18Oct/1221

Ulang Tahun YLSA ke-18 dan Kesanku

Oleh:

Tradisi merayakan ulang tahun YLSA, yang dirayakan setiap tanggal 1 Oktober, sudah ada sejak sebelum aku bekerja di YLSA. Satu hari yang dikhususkan bagi semua staf termasuk pimpinan, bekerja bersama-sama membersihkan kantor. Mulai dari lantai, meja, langit-langit, juga segala peralatan komputer yang ada. Tapi tahun 2012 terjadi sedikit perbedaan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
1Oct/1210

Semalam Ceria di YLSA

Oleh:

Dalam suatu acara persekutuan hari Jumat di YLSA, Ibu Yulia melontarkan ide yang disambut baik oleh seluruh staf, yaitu mengadakan acara doa dan puji-pujian semalam suntuk. Maka HRD menetapkan pertemuan tanggal 28 -- 29 September 2012, dengan nama acara "Doa Semalam Ceria". Acara direncanakan akan dimulai dari pukul 21.00 WIB sampai 04.00 WIB. Kami sempat memikirkan untuk mengganti waktu, karena tidak yakin apakah kita semua bisa bertahan "melek" semalaman. Puji Tuhan, kami akhirnya sepakat untuk kembali ke rencana jadwal semula. Kami melihat hal ini sebagai salah satu tantangan rohani yang "menyenangkan".

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
22Aug/1229

DVD Library SABDA Anak

Oleh:

Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) sudah mencetak DVD Library SABDA Anak 1.2 sejak Februari 2012 dengan jumlah awal 5000 keping. DVD ini dicetak sebagai komitmen YLSA untuk ambil bagian dalam acara NCWC (National Children Workers Conference), 4 -- 6 Februari di Jakarta. Sebanyak 1200 keping DVD dibagikan kepada peserta NCWC dan 800 keping diberikan kepada mitra YLSA, yaitu Jaringan Pelayanan Anak Indonesia (JPA). Ibu Yeni Krismawati, pengurus JPA, telah menuliskan kesaksiannya tentang bagaimana 800 keping DVD tersebut mereka sebarkan kepada para pelayan anak di Indonesia.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
8Feb/123

Pelatihan Khotbah Langham di YLSA: Kitab Hagai

Oleh:

Beberapa waktu yang lalu, YLSA mengadakan pelatihan khotbah Langham yang diikuti oleh semua staf untuk diterapkan dalam PA kelompok setiap pagi. Pelatihan ini merupakan oleh-oleh Ibu Yulia setelah beberapa waktu sebelumnya mengikuti pelatihan khotbah Langham di Bogor. Tujuannya bukan memaksa kami menjadi pengkhotbah, tetapi membekali kami agar tahu bagaimana menyampaikan atau menerima Firman Tuhan secara benar.

Dari pelatihan ini saya belajar bahwa sebelum seseorang bisa menyampaikan khotbah dengan benar, ia harus terlebih dahulu belajar bagaimana menggali Alkitab dengan benar -- bukan sekadar membaca ayat dan mengartikannya sesuai dengan keinginannya sendiri. Dibutuhkan cara sistematis untuk mendapatkan hasil penggalian yang benar dan mendalam. Jika hasil penggalian ini dibagikan kepada orang lain, maka pasti akan menjadi berkat yang bermanfaat.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
28Oct/119

Roadshow YLSA — Jakarta “Marathon”

Oleh:

Pada tanggal 14-16 Oktober 2011 yang lalu, tim SABDA -- saya, Hadi dan Ibu Yulia berangkat ke Jakarta. Tujuan utama perjalanan kami ini adalah untuk memenuhi undangan untuk memberikan kesaksian tentang pelayanan YLSA di GRII Karawaci dan juga memberikan beberapa pelatihan SABDA -- di STT Pelita Bangsa, di Gereja New Wine dan di GKI Samanhudi.

Perjalanan ke Jakarta kali ini cukup unik, khususnya bagi Hadi karena baru kali ini dia akan naik pesawat terbang. Meskipun begitu, selama perjalanan dia tidak terlihat seperti orang bingung. Tapi ada satu peristiwa yang membuatnya canggung, yaitu ketika

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
19Aug/112

Staf YLSA Mengikuti Seminar Etos Kerja

Oleh:

Pada Rabu, 27 Juli 2011, kami, semua staf YLSA mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti seminar di GKIm Anugerah Solo, yang berjudul "Teologi Kerja Modern dan Etos Kerja Kristiani". Pembicaranya adalah Jansen Sinamo, yang dikenal sebagai "Mr. Ethos" atau "Guru Etos". Saya melihat peserta yang berjumlah sekitar 250 orang, yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, karyawan dari berbagai profesi, hamba Tuhan, hingga mahasiswa mengikuti seminar dengan baik. Sesekali, pembicara mengundang para peserta untuk melantunkan kidung pujian yang relevan dengan tema seminar yang disampaikan sembari mengajak peserta untuk merenungkan syair pujian tersebut.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini