Blog SABDA
6Sep/220

Kian Akrab Kian Dekat Lewat Temu Anggota KBBS

Seperti yang pernah diungkapkan oleh Roma dalam tulisannya, acara Temu Anggota KBBS bulanan selalu dapat menjadi wadah untuk saling mengakrabkan sesama pecinta buku, baik yang sudah terdaftar sebagai anggota klub maupun yang baru saja bergabung. Namun, pertemuan ini bukan dimaksudkan untuk sekadar menjadi tempat mengobrol ringan, melainkan juga menjadi tempat untuk berbagi berbagai wawasan baru, khususnya dari buku-buku yang sudah dibaca. Nah, dalam tulisan kali ini, saya ingin bercerita sedikit tentang berbagai hal yang terjadi dalam Temu Anggota KBBS pada 30 Agustus lalu

Oiya, sebagai informasi, Temu Anggota KBBS biasanya dimulai dengan ice breaking untuk mencairkan suasana terlebih dahulu. Aktivitas yang dilakukan kali ini adalah saling menebak profesi impian semasa kecil. Aturan mainnya cukup sederhana: setiap orang hanya boleh menyebutkan petunjuk berupa tiga kata benda yang berhubungan dengan profesi impiannya. Dalam setiap giliran, akan ada dua peserta yang ditunjuk oleh Nikos selaku host, yang seorang akan memberikan petunjuk dan yang lain harus menebaknya. Tidak ada hadiah ataupun hukuman bagi mereka yang berhasil ataupun gagal menebak karena inti dari kegiatan ini adalah agar setiap peserta dapat lebih mengenal satu sama lain. Kedengaran menyenangkan, bukan?

Setelah suasana cukup cair, sesi sharing buku pun dimulai. Biasanya Ibu Yulia yang menjadi moderator untuk sesi ini, tetapi kali ini Evie yang menjalankan peran tersebut. Sesuai urutan, Sdri. Rode berbagi tentang buku Butir-Butir Mutiara Pencerahan karya Anthony de Mello, S.J., Pak Hartawan tentang buku Mama BearApologetics karya Hillary Morgan Ferrer, dan Pak Juniarsen tentang Kerudung yang Terkoyak karya Gulshan Esther dan Thelma Sangster. Ketiga buku ini jelas memiliki genre yang berbeda, dan pelajaran dari buku yang dibagikan oleh para presentator pun berbeda-beda sesuai dengan apa yang mereka tangkap. Namun, sesi tanya-jawab di antara setiap sharing buku tersebut dapat memunculkan beberapa perspektif lain dari para peserta sehingga secara keseluruhan memperkaya wawasan yang sudah dibagikan.

Akhirnya, seluruh rangkaian acara Temu Anggota selesai sebelum pukul 20.30 WIB, lebih awal daripada biasanya. Dan, karena masih ada sedikit waktu, kami memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membicarakan tentang beberapa usulan seputar kegiatan KBBS ke depan. Secara pribadi, saya rasa ada sejumlah usulan dan ide yang sangat perlu dipertimbangkan untuk keberlangsungan KBBS sendiri. Namun, saya berharap setiap anggota dapat terlibat dalam pengambilan keputusan terkait hal-hal ini.

Akhir kata, demikianlah yang bisa saya ceritakan tentang kegiatan Temu Anggota KBBS yang saya ikuti. Kiranya ada lebih banyak orang Kristen sesama pecinta buku yang ikut bergabung dalam KBBS sehingga kita bisa saling mengenal. Segera isi formulir ini untuk bergabung ya. Dan, jangan lewatkan kegiatan Temu Anggota KBBS berikutnya!

Sekian tulisan blog saya kali ini. Sampai jumpa lagi dalam tulisan selanjutnya ya. Tuhan Yesus memberkati.

Odysius

Tentang Odysius

Odysius Temara telah menulis 28 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.


Leave a comment

Connect with Facebook

No trackbacks yet.

Copyright © 2009-2022 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Kontak | Partisipasi | Donasi