Blog SABDA
24May/170

Akhirnya, SABDA di Kupang

Oleh:

Pada 22 -- 25 April 2017, saya dan Bu Yulia melakukan roadshow SABDA ke Kupang. Tujuan utama kami adalah menghadiri acara yang diadakan oleh K-Pact pada 24 -- 25 April, tetapi kami sengaja berangkat lebih awal, tgl. 22 April, dua hari sebelumnya, karena ingin menggunakan kesempatan ini untuk berbagi berkat kepada masyarakat Kristen di Kupang.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
5May/175

Perayaan Paskah YLSA dan +TED@SABDA Tim Pembinaan: Passion for The Christ

Oleh:

Ada yang berbeda dari acara Paskah YLSA tahun ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya acara Paskah YLSA hanya dirayakan oleh staf YLSA beserta tamu undangan saja, tahun ini acara Paskah YLSA dirangkai bersama dengan acara +TED @SABDA untuk dirayakan bersama-sama mitra dan Sahabat YLSA. Mengangkat tema "Passion for The Christ", Tim Pembinaan yang menjadi penyelenggara acara berharap peserta yang hadir akan semakin bergairah mengasihi dan melayani Tuhan dan sesama dengan waktu, tenaga, pemikiran, dan talenta yang mereka miliki. Kristus sudah mati bagi kita, mari kita hidup bagi Dia.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
4May/172

Yang Terbuang Namun Pahlawan

Oleh:

Oleh: *Teti Zebua

"Dear Ibu Teti, terima kasih untuk partisipasi aktifnya dalam diskusi Yefta di FB Grup Bio-Kristi ..." saya mendapat pesan dari Mbak Okti sesaat setelah diskusi mengenai tokoh Yefta tersebut selesai. Meski saya tidak terlalu suka dipanggil ibu, namun saya sangat menyukai keramahtamahan yang beliau berikan pada semua peserta diskusi.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
22Apr/170

Sudahkah kita “Memiliki Hati Seperti Hati Tuhan Yesus”?

Oleh:

Dalam pengalaman hidup kita, pasti kita pernah bertemu dengan seseorang yang sakit parah. Bagaimana respons kita terhadapnya? Apakah kita hanya bergumam bahwa kondisinya memprihatinkan? Atau, kita meresponinya selangkah lebih maju dengan mendoakannya? Ketika mendoakannya, apakah kita mendoakan untuk kesembuhan fisiknya saja atau juga untuk kondisi rohaninya? Sebenarnya, seseorang bisa merespons dengan banyak cara sesuai dengan kepekaan dan sikap hatinya. Apa respons Yesus terhadap kondisi seperti ini?

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
4Apr/172

Staf YLSA Mengikuti Seminar “Tetap Memberkati Walau Sendiri”

Oleh:

Keputusan hidup single (tidak menikah) adalah keputusan yang diambil sebagian orang, termasuk orang Kristen. Namun, pengambil keputusan ini tergolong minoritas sehingga diskusi mengenainya juga tak banyak diangkat. Gereja lebih sering mengadakan seminar mengenai kehidupan suami-istri atau keluarga, ketika subjek mengenai singleness ini penting bagi orang-orang yang sudah atau sedang mempertimbangkan untuk menjalani hidup selibat.

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Halaman 2 dari 103123...Akhir »

© 2009-2015 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Laporan Masalah dan Saran