Oleh: Dewi Jatirahayu Br. Sitorus
Shalom Sahabat SABDA! Perkenalkan saya, Dewi Jatirahayu Sitorus, biasa dipanggil Dewi. Saya mulai melayani di Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) sejak Selasa, 10 Maret 2026. Saat ini, saya bergabung di tim SABDA Academy Resources (SAR) dan sedang menjalani masa percobaan selama 2 bulan, tentunya dengan semangat dan kerinduan melayani. Saat masuk SABDA, saya benar-benar memulai semuanya dari nol. Namun, saya berusaha untuk terus belajar memberi yang terbaik saat melayani Tuhan, salah satunya melalui media digital.

Melalui blog ini, saya ingin menceritakan kesan pertama melayani di SABDA. Pelayanan di SABDA sangat tertata, serius, disiplin, serta penuh semangat. Meskipun tugas padat dan dikerjakan dengan serius, teman-teman SABDA selalu saling menguatkan sehingga suasana kekeluargaan terbangun secara natural. Saya terkesan dengan hal ini.
Oh ya, tentang disiplin, ini bukan hal yang mudah dilakukan. Namun, saya menyadari bahwa ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kepada Tuhan. Dengan begitu, saya melakukannya dengan penuh sukacita, tentunya karena ada dukungan dari teman-teman. Kami memulai pelayanan dengan Pendalaman Alkitab (PA). Bukan hanya merenungkan, tetapi benar-benar menggali firman Tuhan, menjadi panduan utama dalam berpikir dan bekerja.
Rasa kekeluargaan yang terbangun bukan hanya saat mengerjakan tugas sebagai rekan sekerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ada rasa saling menguatkan, menegur, dan menolong sehingga pekerjaan terasa lebih ringan untuk dikerjakan. Interaksi dalam tim juga menolong saya memahami bahwa pelayanan di SABDA merupakan perjalanan bersama dalam ketaatan dan kesetiaan untuk mengerjakan mandat Tuhan di kehidupan masa kini.
Bersyukur, saya belajar hal-hal baru di SABDA. Perjalanan saya masih panjang dan banyak proses yang harus dilewati. Saya berada di sini bukan karena saya mengerti dan tahu banyak hal, tetapi karena Tuhan sedang memperlengkapi saya. Saya berharap bisa lebih giat lagi belajar hal-hal baru, setia, dan taat dalam perkara kecil. Saya mau membiarkan Tuhan memimpin setiap proses dalam hidup saya, terutama dalam melayani Tuhan dan pertumbuhan iman.
Kiranya tulisan ini dapat menjadi berkat bagi Sahabat SABDA. Bacalah juga blog-blog lainnya supaya Sahabat SABDA makin mengenal pelayanan SABDA. Mari terus berjalan dan melayani bersama Tuhan dalam kasih dan kebenaran-Nya. Sampai jumpa pada tulisan saya selanjutnya. Tuhan Yesus Memberkati!