Shalom Sahabat SABDA!

Awal tahun 2026 ini, saya mengikuti seminar #AITalks bertajuk AI Now: 2026 – Rethinking AI yang diadakan pada 12 Januari 2026. Saya mengikuti seminar ini bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga terlibat di balik layar sebagai tim teknis audio untuk pembicara.

Para panelis dalam seminar ini, yaitu Ibu Yulia, Pak Max, dan Pak Baskara, mengulas betapa cepatnya perkembangan AI. Jika sebelumnya AI hanya mampu menjawab teks sederhana, kini AI sudah dapat berpikir secara rasional dan bekerja secara multimodal, mengolah teks, audio, dan visual sekaligus. AI tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi mulai berperan sebagai asisten, rekan kerja, bahkan pengelola proses kerja. Di satu sisi, hal ini sangat menolong, tetapi di sisi lain juga cukup mengejutkan.

Hal yang paling menjadi perhatian saya adalah refleksi mengenai kondisi gereja. Banyak orang Kristen sudah menggunakan AI, tetapi seringnya hanya sebatas “make-up”: agar terlihat modern dan relevan. AI dipakai sekadar untuk mencari ide, mempercepat pekerjaan, atau membuat konten, tanpa benar-benar dipahami dan disikapi secara bijaksana. Sebaliknya, tidak sedikit pula yang menolak AI secara mentah-mentah karena rasa takut, kecurigaan, atau bahkan mengaitkannya dengan hal-hal yang dianggap tidak alkitabiah. Akibatnya, gereja berisiko tertinggal jauh dari dunia yang terus berkembang.

Saya melihat bahwa sebagai orang Kristen, kita tidak dipanggil untuk hidup dalam ketakutan, tetapi juga tidak boleh gegabah. Kita perlu meningkatkan literasi AI, belajar dengan rendah hati, dan tetap berpegang pada relasi yang benar dengan Tuhan. AI dapat menjadi alat yang sangat kuat untuk memperdalam studi Alkitab, memperluas pelayanan, mempercepat misi, dan menjangkau generasi muda jika digunakan dengan hikmat.

Pelajaran penting bagi saya adalah bahwa gereja tidak boleh diam. Kita perlu berani berbicara, mencoba, dan berbagi. Bukan untuk mengejar “wow”-nya teknologi, melainkan agar suara iman, nilai kebenaran, dan kasih Kristus tetap hadir di tengah dunia AI yang sedang dibentuk ini.

Jika Sahabat SABDA ingin menyaksikan video lengkap seminar ini, silakan mengunjungi situs AI SABDA atau situs SABDA Live. Terima kasih. Salam AI-4-GOD!