Blog SABDA
1Nov/140

Staf YLSA dalam Permainan “Gobak Sodor”

Semangat pagi!

Yap, setiap hari kita harus semangat, sama seperti staf-staf YLSA yang menyambut pagi dengan penuh harapan dan berkat baru yang telah disediakan Allah bagi kita semua. Oh ya, perkenalkan terlebih dulu, nama saya Yoseph Sariyanto. Teman-teman di YLSA memanggil saya “Pak Yoseph“. Saya sudah bergabung di YLSA kurang lebih 2 tahun sebagai staf divisi Administrasi.

Dalam tulisan perdana saya di Blog SABDA, saya akan berbagi mengenai kegiatan staf YLSA pada setiap hari Jumat pkl. 07.30. Pada hari dan waktu itu, segenap staf YLSA berkumpul di halaman depan Griya SABDA dan bersiap untuk meregangkan otot tubuh dengan berolahraga bersama. Kegiatan ini sebenarnya sudah berjalan sejak tahun lalu. Awalnya dilakukan tiap dua minggu sekali, tetapi belakangan HRD YLSA semakin menggiatkan kegiatan ini sehingga olahraga bersama dilaksanakan setiap satu minggu sekali. Pemimpin olahraga bergantian di tiap minggunya dan kali ini saya mendapat giliran memimpin permainan setelah pemanasan bersama pagi itu.

Agar badan kita tetap sehat, segar, dan bersemangat, yuk kita bermain sambil berolahraga dengan permainan “gobak sodor”. Permainan ini dilakukan oleh delapan orang yang terdiri atas empat pemain sebagai penjaga garis dan empat pemain lainnya sebagai lawannya. Adapun aturan bermain “gobak sodor” sebagai berikut:

Empat penyerang akan berusaha untuk bisa menerobos di antara para penjaga garis 1, 2, dan 3 sampai ke garis akhir atau “finish”. Kemudian, mereka akan berusaha kembali lagi menerobos penjaga garis sampai ke garis awal atau “start”. Lapangan “gobak sodor” berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran kira-kira 6 x 9 meter. Di lapangan “gobak sodor” terdapat garis melintang dan membujur tepat di bagian tengahnya sehingga lapangan terbagi menjadi empat petak. Sebagai tambahan peraturan, setiap petak hanya boleh diisi maksimal oleh 2 pemain, kalau lebih berarti kalah.

Omong-omong, permainan yang cukup populer di zaman dulu ini harus kita lestarikan. Jangan sampai diambil atau diakui oleh negara tetangga lho. Sekalipun ini permainan “jadul”, tetapi sangat mengasyikkan, seperti yang dilakukan oleh seluruh staf SABDA pada Jumat pagi itu. Beberapa staf memang agak canggung ketika bermain “gobak sodor” karena belum banyak tahu atau mungkin sudah lupa dengan peraturan permainannya. Maklum, “gobak sodor” kebanyakan dilakukan oleh anak-anak kampung tempo dulu di halaman depan rumah, sementara sekarang ini kebanyakan staf dari generasi muda. Namun, setelah ada penjelasan peraturan permainan dan kami coba untuk memainkannya, ternyata asyik juga dan mereka bisa bercanda, tertawa, dan yang penting “happy”. Selain bisa membuat badan lebih sehat, ada nilai-nilai yang baik dalam permainan ini, antara lain sportivitas, kejujuran, dan yang tidak kalah penting adalah adanya interaksi sosial sehingga bisa mengurangi stres lho! Tidak kalah kok dengan permainan canggih abad teknologi saat ini. Jadi, mari ciptakan kesehatan jasmani dan rohani dengan berolahraga sambil bermain bersama! Sekian sharing dari saya. Sampai bertemu di olahraga dan permainan dari staf-staf YLSA berikutnya!

Yoseph

Tentang Yoseph

Yoseph Sariyanto telah menulis 2 artikel di blog ini..

Cetak tulisan ini Cetak tulisan ini
Kategori: HRD
Kata kunci: , ,
Leave a comment
Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.


Leave a comment

Connect with Facebook

No trackbacks yet.