<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog SABDA &#187; Theo</title>
	<atom:link href="http://blog.sabda.org/author/theo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.sabda.org</link>
	<description>melayani dengan berbagi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 May 2012 14:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Alkitab Audio</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/07/29/alkitab-audio/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=alkitab-audio</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/07/29/alkitab-audio/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 04:19:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software (Biblika)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[CD]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1172</guid>
		<description><![CDATA[Pertama kalinya aku mendengarkan Alkitab Audio sebenarnya adalah ketika aku mengunjungi kakekku yang sedang sakit di Banyuwangi. Tapi sebelum itu, aku ingin cerita sedikit dulu mengenai kuasa Tuhan&#8230; Setelah menempuh perjalanan selama 9 jam dari Solo ke Banyuwangi, aku dan bapakku langsung ke rumah kakek dan berdoa untuk sakit stroke yang baru saja dideritanya. Puji [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1171" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/07/alkitab-audio1-150x150.jpg" alt="alkitab-audio" width="150" height="150" />Pertama kalinya aku mendengarkan <a href="http://audio.sabda.org/">Alkitab Audio</a> sebenarnya adalah ketika aku mengunjungi kakekku yang sedang sakit di Banyuwangi. Tapi sebelum itu, aku ingin cerita sedikit dulu mengenai kuasa Tuhan&#8230;</p>
<p>Setelah menempuh perjalanan selama 9 jam dari Solo ke Banyuwangi, aku dan bapakku langsung ke rumah kakek dan berdoa untuk sakit stroke yang baru saja dideritanya. Puji Tuhan! Setelah didoakan, kakekku yang tadinya sudah tidak bisa berjalan, diberi kesembuhan oleh Tuhan dan langsung bisa berjalan lagi. Tuhan Yesus itu sungguh baik. Bahkan, ketika aku menulis blog ini, mataku berkaca-kaca (b. Jawa: <em>mbrebes</em>) saat mengingat kebaikan Tuhan itu.<span id="more-1172"></span> Aku ada di Banyuwangi selama beberapa hari dan saat itulah Tuhan membuka kesempatan kepadaku untuk memperkenalkan Alkitab Audio yang disebarkan oleh <a href="http://www.ylsa.org">YLSA</a>.</p>
<p>Pada hari Minggunya aku mengikuti ibadah di gereja di Banyuwangi. Ada pengalaman &#8220;lucu&#8221; yang sekaligus membuat hatiku berdebar-debar. Pada waktu itu aku diminta maju ke depan untuk memperkenalkan diri. Ini memang sudah menjadi tradisi di gereja itu, yaitu tamu atau anggota gereja yang baru akan diminta untuk memberikan kesaksian atau memperkenalkan diri. Aku pun memperkenalkan diri dan juga aktivitas pekerjaanku. Aku mengatakan bahwa aku bekerja di YLSA dan melayani Tuhan dalam bidang internet, dan seterusnya. Sebelum memperkenalkan diri aku sudah berpikir untuk memperkenalkan pula <a href="http://labs.sabda.org/Audio">CD Alkitab Audio</a>. Aku pun mulai mempresentasikan CD Alkitab Audio dan bagaimana cara menggunakannya. Sayangnya, ketika ke Banyuwangi itu aku tidak membawa satu pun CD Alkitab Audio. Untungnya, aku sudah mengopi beberapa kitab/pasal dari <a href="http://audio.sabda.org/download_jawa_full">Alkitab Audio versi bahasa Jawa</a> ke HP-ku. Aku pun mulai memperdengarkan ayat Alkitab dari HP-ku kepada seluruh jemaat yang hadir. Tatapan takjub (b. Jawa: <em>nggumun</em>) mulai aku lihat. Mereka seperti tidak percaya bahwa ada orang yang bisa membuat Alkitab berbicara. Aku bersyukur Tuhan telah memberiku kesempatan untuk memperkenalkan CD Alkitab Audio ini di Banyuwangi.</p>
<p>Sekarang, setiap hari Sabtu atau Minggu aku juga memunyai &#8220;pekerjaan&#8221; baru yaitu menginstalkan Alkitab Audio ke HP teman-teman bapakku yang tinggal di Metesih (sebuah kota kecil, 35 km sebelah timur kota Solo), baik Alkitab Audio dalam <a href="http://audio.sabda.org/download_jawa_full">bahasa Jawa</a> ataupun <a href="http://audio.sabda.org/download_tb_full">bahasa Indonesia</a>. Aku juga mengajarkan kepada mereka bagaimana cara menggunakannya. Pada hari-hari tersebut paling tidak, ada 1 &#8212; 2 orang yang sangat ingin Alkitab Audio ada di HP-nya. Ada pula sebagian orang yang mau memberiku uang. Namun, aku tidak mau menerimanya karena CD Alkitab Audio disebarkan dengan gratis oleh YLSA. Aku hanya berpesan kepada mereka untuk menyebarkan Alkitab Audio yang sudah mereka terima ini kepada teman-teman mereka yang lain.</p>
<p>Aku sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kesempatan melayani ini kepadaku. Terima kasih Tuhan &#8230;.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F07%2F29%2Falkitab-audio%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/07/29/alkitab-audio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Staf Baru di YLSA</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2009/04/17/staf-baru-di-ylsa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=staf-baru-di-ylsa</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2009/04/17/staf-baru-di-ylsa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 07:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[situs]]></category>
		<category><![CDATA[staf baru]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Perkenalkan, nama saya Theo Pilus Candra, panggil saja Theo. Pada tanggal 16 Februari 2009 yang lalu, saya mulai menjadi staf baru di YLSA dan harus mengikuti masa percobaan selama 2 bulan di divisi Web. Senang, bahagia, kagum, susah, dan capek. Mungkin itu kata-kata yang dapat menggambarkan keadaan dan perasaan saya setelah masuk kerja di YLSA. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2009/04/belajarmandiri-com-262x300.jpg" alt="staf_baru_di_ylsa" title="staf_baru_di_ylsa" width="131" height="150" class="alignright size-medium wp-image-280" />Perkenalkan, nama saya Theo Pilus Candra, panggil saja <a href="http://blog.sabda.org/author/theo/">Theo</a>. Pada tanggal 16 Februari 2009 yang lalu, saya mulai menjadi staf baru di <a href="http://www.ylsa.org">YLSA</a> dan harus mengikuti masa percobaan selama 2 bulan di <a href="http://blog.sabda.org/category/web-sumber-bahan/">divisi Web</a>.  Senang, bahagia, kagum, susah, dan capek. Mungkin itu kata-kata yang dapat menggambarkan keadaan dan perasaan saya setelah masuk kerja di YLSA. Tetapi dari kata-kata tersebut, hanya kata bahagia dan kagum saja yang paling saya sukai karena di YLSA ternyata terdapat orang-orang yang belum pernah saya temui. He he he he &#8230; orangnya pintar-pintar semua <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Tapi ini juga membuat perasaan &#8220;minder&#8221; sering muncul karena di YLSA saya yang paling belum berpengalaman dan sering membuat kesalahan sehingga pekerjaan jadi lambat. Tetapi saya tidak akan menyerah dan akan berusaha untuk menjadi seorang yang pintar seperti temen-temen di YLSA. Doakan, ya <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-163"></span></p>
<p>Salah satu sifat buruk saya adalah cenderung apatis/cuek terhadap orang lain (bahkan terhadap pacarku sendiri). Kalau ngobrol, maunya hanya pada orang tertentu saja. Mungkin inilah yang membuat saya kurang disukai oleh teman-teman sekolah dan kuliah. Tentu saja sifat ini juga berpengaruh buruk bagi kehidupan saya. Hal ini terbukti  ketika harus membuat presentasi di depan semua staf YLSA sebagai salah satu syarat untuk lulus masa percobaan sebagai staf baru.</p>
<p>Senin, 13 April 2009 merupakan waktu yang ditetapkan oleh kantor untuk saya melakukan presentasi. Karena sudah aturan kantor, mau tidak mau harus dilakukan. Padahal saya belum pernah berbicara di depan orang banyak. Judul presentasiku adalah &#8220;Strategi Promosi Situs&#8221;. Panas, berkeringat, grogi, mules, dan gagal adalah gambaran dari hasil presentasi saya kemarin (he he he &#8230; udah bisa ditebak, ya?). Walaupun di rumah sudah berlatih di depan cermin dan berlatih berhari-hari, tetapi hasilnya masih kurang bagus, saya tidak bisa memprensentasikan bahan yang sudah dipersiapkan dengan maksimal. Berondongan pertanyaan dan &#8220;beribu-ribu&#8221; masukan dari teman-teman yang mendengarkan presentasi saya datang bertubi-tubi. Saya hanya bisa tersenyum sembari mencatat masukan mereka, walaupun dalam hati &#8220;takut&#8221; juga &#8230;. Terus terang, saya tidak siap menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.</p>
<p>Hasilnya, saya pun harus mengulangi presentasi saya. Awalnya, saya tidak mau presentasi ulang, tapi ada satu hal penting yang saya dapatkan dari masukan <a href="http://blog.sabda.org/author/yulia/">Ibu Yulia</a> dan Mbak <a href="http://blog.sabda.org/author/davida/">Davida</a>: &#8220;Kamu harus bisa maju. Semua saran maupun pertanyaan dalam presentasi tadi bukan untuk menjatuhkan kamu, tetapi untuk membuat kamu lebih baik. Kalau suatu saat kamu diperhadapkan dengan situasi yang sama kamu tidak bingung, dan kamu bisa lebih menghadapinya.&#8221; Kata-kata ini yang membuat saya &#8220;terenyuh&#8221; dan &#8220;terharu&#8221;. Dalam hati, saya mencoba merenungkannya sejenak. Kata-kata tadi ada benarnya juga. Saya tidak boleh lari dari masalah, tetapi harus menghadapinya dan suatu saat kalau saya harus berbicara di depan umum, saya tidak bingung atau grogi lagi. Saya sungguh bersyukur kepada Tuhan, &#8220;Oh &#8230;, terima kasih Tuhan Yesus atas berkat-Mu ini karena rencana-Mu sulit ditebak oleh akal dan pikiran manusia.&#8221; Nanti, pada saat presentasi ulang, saya tidak boleh gagal dan harus bisa mempresentasikannya dengan baik.</p>
<p>Itulah tadi sedikit gambaran mengenai saya dan presentasi perdana saya di YLSA. Untuk teman-teman, saya senang bisa bekerja di YLSA dan saya mohon bantuan doanya, ya. Kiranya besok saya bisa memberi presentasi dengan lebih baik dan sukses.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2009%2F04%2F17%2Fstaf-baru-di-ylsa%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2009/04/17/staf-baru-di-ylsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.260 seconds -->

