<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog SABDA &#187; Santi</title>
	<atom:link href="http://blog.sabda.org/author/santi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.sabda.org</link>
	<description>melayani dengan berbagi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 May 2012 14:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Pelatihan Penulis Kristen di Solo</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2011/11/18/pelatihan-penulis-kristen-di-solo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pelatihan-penulis-kristen-di-solo</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2011/11/18/pelatihan-penulis-kristen-di-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2011 08:31:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas (Jejaring)]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi (Sumber Bahan)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab SABDA]]></category>
		<category><![CDATA[CD]]></category>
		<category><![CDATA[literatur kristen]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[penulis kristen]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[stan SABDA]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=2653</guid>
		<description><![CDATA[Kerinduan YLSA yang sudah sangat lama untuk mengadakan pelatihan penulis Kristen akhirnya tercapai. Hal ini dimulai ketika kami mengadakan pertemuan &#8220;khusus&#8221;, pada tanggal 12 Agustus 2011, antara YLSA, yang diwakili oleh Ibu Yulia dan beberapa staf YLSA (Evie, Novi, Santi, Yudo) dan Tim SHOW ME, yaitu Pak Purnawan, Pak Arie Saptaji, Ibu Agustina Wijaya, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2644" href="http://blog.sabda.org/?attachment_id=2644"><img class="alignright size-full wp-image-2644" title="Pelatihan penulis" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/12/Pelatihan-penulis.jpg" alt="" width="220" height="130" /></a>Kerinduan <a href="http://ylsa.org">YLSA</a> yang sudah sangat lama untuk mengadakan pelatihan penulis Kristen akhirnya tercapai. Hal ini dimulai ketika kami mengadakan pertemuan &#8220;khusus&#8221;, pada tanggal 12 Agustus 2011, antara YLSA, yang diwakili oleh Ibu <a href="http://blog.sabda.org/author/yulia/">Yulia</a> dan beberapa staf YLSA (<a href="http://blog.sabda.org/author/davida/">Evie</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/novita/">Novi</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/santi/">Santi</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/yosua/">Yudo</a>) dan Tim SHOW ME, yaitu Pak <a href="http://www.facebook.com/purnawan">Purnawan</a>, Pak <a href="http://www.facebook.com/ariesaptaji">Arie Saptaji</a>, Ibu <a href="http://www.facebook.com/agustina.wijayani">Agustina Wijaya</a>, dan Pak <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100002665594141&amp;ref=pb">Agus</a>). Pertemuan singkat ini menghasilkan kerjasama untuk menyelenggarakan acara &#8220;Pelatihan Penulis Kristen&#8221; di Solo, pada tanggal 9 dan 10 November 2011. <span id="more-2653"></span> Sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan tersebut, YLSA akan menjadi pihak penyelenggara (panitia pelaksana) dan Tim SHOW ME menjadi pembicara. Tapi selain acara pelatihan, kami juga sepakat untuk meramaikan acara ini dengan mengadakan Bursa Buku Kristen yang akan diatur oleh Pak Agus dari PT. Gloria Usaha Mulia.</p>
<p>Kepanitiaan pun segera dibentuk dan saya ditunjuk oleh teman-teman untuk menjadi ketua. Sebenarnya sih masih banyak waktu untuk persiapan (tiga bulan), tapi saya sudah deg-deg&#8217;an sejak bulan Oktober&#8230; hehe <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Sebagai ketua panitia mestinya saya harus tahu apa yang harus diatur, tapi saya masih bingung, maklumlah karena masih sedang belajar. Puji Tuhan, Ia senantiasa menolong kami semua untuk bisa bekerjasama dan berbagi tugas &#8212; membuat brosur dan spanduk, mencari tempat pelatihan, menyusun acara, menyiapkan perlengkapan, sound system, rekaman, konsumsi, dll. Tempat pelaksanaan diputuskan di Gedung Serbaguna <a href="www.gkjmanahan.org/">GKJ Manahan Solo</a>. Gedung ini tidak terlalu besar, tapi cukup untuk menampung 70 &#8211; 100 peserta dan tempatnya cukup strategis, dekat gedung Gelora Manahan Solo.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2647" href="http://blog.sabda.org/?attachment_id=2647"><img class="alignright size-full wp-image-2647" title="aktivitas_penulis" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/12/aktivitas_penulis.jpg" alt="" width="180" height="150" /></a>Panitia sangat bersyukur karena ternyata masyarakat Kristen Solo cukup antusias menyambut acara Pelatihan Penulis Kristen ini. Sampai hari H, jumlah peserta yang mendaftar ada sekitar 70 orang. Tempat seminar menjadi terlihat padat, karena harus berbagi tempat dengan Bursa Buku Kristen. Peserta yang hadir ternyata bukan dari kalangan pemula saja, sebaliknya banyak dari mereka yang telah berkecimpung di dunia penulisan, misalnya penulis renungan Spirit, Renungan Harian, Renungan Pagi/Malam, aktivis gereja dan pelayanan mahasiswa (Perkantas dan LPMI).</p>
<p>Tiga pembicara dari Tim SHOW ME (Pak Purnawan, Pak Arie dan Ibu Agustina), ditemani oleh Ibu <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=641948844&amp;ref=pb">Ita Siregar</a>, seorang penulis novel, yang juga ikut membantu sebagai fasilitator. Acara pelatihan dibagi menjadi 4 sesi, yaitu:<br />
1. Menulis Itu Mendatangkan Berkat (oleh: Ibu Agustina)<br />
2. Menulis Sebagai Gaya Hidup (oleh: Pak Arie)<br />
3. Menyulap Tulisan Menjadi Uang (oleh: Pak Purnawan)<br />
4. Sharing Proses Kreatif (oleh: Ibu Ita)</p>
<p>Materi disajikan dengan cukup santai oleh masing-masing pembicara. Disediakan makalah dari masing-masing pembicara untuk peserta. Di antara materi yang disajikan, ada materi yang cukup menjadi berkat buat saya, yaitu tentang 4 alasan mengapa kita menulis:<br />
1. Kita menulis agar orang-orang yang mencari kebenaran, tahu di mana mereka bisa mendapatkannya.<br />
2. Kita menulis agar ada warisan yang dapat diteruskan.<br />
3. Kita menulis agar kehidupan terus berlangsung bagi generasi selanjutnya.<br />
4. Kita menulis karena Tuhan telah memberi kita kreativitas.</p>
<p>Lalu, apa yang perlu ditulis? Penulis Kristen harus ambil bagian dan bertanggung jawab dalam mengupayakan pertumbuhan rohani umat Kristen. Tulisan yang disajikan sedapat mungkin harus membawa orang untuk memiliki pandangan yang lebih dewasa dalam imannya. Jadikan Kristus sebagai pusatnya, maka tulisan yang kita buat akan menjadi berkat bagi pembacanya. Hal penting yang tidak boleh dilupakan, bahwa tujuan hidup adalah untuk kepentingan Tuhan, bukan untuk kepentingan diri sendiri.</p>
<p>Penyajian dikemas sedemikian rupa, sehingga peserta tidak hanya mendengarkan ceramah, tapi juga melakukan latihan, baik secara pribadi maupun dalam kelompok-kelompok kecil. Contohnya pelatihan hari kedua, peserta dikelompokkan sesuai dengan minatnya (artikel/Opini, Renungan, atau Cerpen/Puisi). Masing-masing kelompok didampingi oleh seorang pembicara sebagai fasilitator. Selain menjadi panitia, saya pun ikut menjadi peserta dan bergabung dalam kelompok kecil. Melalui kelompok ini, saya mendapatkan banyak berkat dari sharing peserta lain, terutama melalui pengalaman mereka membuat cerpen dan puisi. Saya semakin belajar, bahwa hidup dekat dengan Tuhan dan dipenuhi oleh-Nya, akan membuat kita lebih mudah menulis, karena ada banyak anugerah Tuhan yang bisa kita bagikan sehingga tulisan kita dapat memuliakan nama Tuhan.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2650" href="http://blog.sabda.org/?attachment_id=2650"><img class="alignright size-full wp-image-2650" title="stan_sabda" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/12/stan_sabda.jpg" alt="" width="170" height="120" /></a>Pada kesempatan ini, YLSA juga membuka stan SABDA, dimana peserta bisa mendapatkan secara gratis berbagai <a href="http://ylsa.org/produk_dan_pelayanan_ylsa">produk pelayanan YLSA</a>, misalnya CD <a href="http://audio.sabda.org">Alkitab Audio</a>, <a href="http://labs.sabda.org/Alkitab_untuk_HP/Download">Alkitab mobile</a> untuk HP, <a href="http://sabda.net">Software SABDA</a> dan <a href="http://blog.sabda.org/2011/10/31/flashdisk-usb-sabda/">Flashdisk SABDA</a>. Semoga apa yang dilakukan YLSA ini semakin mendorong kemajuan pelayanan literatur Kristen di Solo pada khususnya, dan di Indonesia pada umumnya. Saya melihat, cukup banyak peserta yang memanfaatkan produk-produk YLSA ini untuk kemajuan pelayanan mereka. Puji Tuhan!</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2011%2F11%2F18%2Fpelatihan-penulis-kristen-di-solo%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2011/11/18/pelatihan-penulis-kristen-di-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Flashdisk (USB) SABDA</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2011/10/31/flashdisk-usb-sabda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=flashdisk-usb-sabda</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2011/10/31/flashdisk-usb-sabda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 08:07:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[audio]]></category>
		<category><![CDATA[CD]]></category>
		<category><![CDATA[flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[SABDA]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=2605</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa sudah 17 tahun Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) melayani masyarakat Indonesia dalam bidang pelayanan elektronik melalui media komputer dan internet. Banyak proses yang dilalui dan tidak ada satu pun yang lepas dari penyertaan Tuhan. Selama saya berada di YLSA (1 tahun 8 bulan), saya merasakan bagaimana Tuhan menuntun kami semua bertumbuh secara bertahap dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2606" href="http://blog.sabda.org/2011/10/31/flashdisk-usb-sabda/kingston_8gb_data_traveler_101_g2_usb/"><img class="alignright size-full wp-image-2606" title="kingston_8gb_data_traveler_101_g2_usb" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/11/kingston_8gb_data_traveler_101_g2_usb.png" alt="" width="200" height="160" /></a>Tak terasa sudah 17 tahun Yayasan Lembaga SABDA (<a href="http://ylsa.org">YLSA</a>) melayani masyarakat Indonesia dalam bidang pelayanan elektronik melalui media komputer dan internet. Banyak proses yang dilalui dan tidak ada satu pun yang lepas dari penyertaan Tuhan. Selama saya berada di YLSA (1 tahun 8 bulan), saya merasakan bagaimana Tuhan menuntun kami semua bertumbuh secara bertahap dan pasti. Saya sangat bersyukur karena YLSA banyak mengalami perkembangan, mulai dari <a href="http://katalog.sabda.org/">situs-situs SABDA</a>, <a href="http://labs.sabda.org/Alkitab_untuk_HP/Download">Alkitab untuk HP</a>, <a href="http://audio.sabda.org">Alkitab Audio</a>, <a href="http://alkitab.mobi">Alkitab Mobi</a>, <a href="http://pesta.org/kelas">Kelas virtual PESTA</a>, <a href="fb.sabda.org/ylsa">Komunitas YLSA</a>, <a href="http://blog.sabda.org/?s=roadshow">Roadshow</a>, <a href="http://blog.sabda.org/?s=seminar">Seminar</a>, <a href="http://blog.sabda.org/?s=pelatihan">Pelatihan SABDA</a>, dll.. <span id="more-2605"></span></p>
<p>Pelayanan Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) terus mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat Kristen untuk mempelajari Alkitab dengan bertanggung jawab. Salah satu dampak perkembangan teknologi adalah meningkatnya penggunaan gadget-gadget produk IT untuk mendukung segala macam aktivitas manusia, termasuk oleh orang-orang Kristen. Hal inilah yang mendorong YLSA untuk ikut menggunakan gadget-gadget tersebut sebagai kemudahan dalam memperlengkapi masyarakat Kristen. Salah satunya adalah flashdisk, yang sangat memudahkan untuk transfer data. YLSA pun sekarang memanfaatkan flashdisk untuk menyebarkan bahan-bahan SABDA kepada lebih banyak orang lagi.</p>
<p>Mengapa menggunakan flashdisk (USB)?</p>
<p>Pertama, karena alasan praktis. Untuk mengcopy bahan sebesar 8 GB akan butuh waktu, apalagi kalau banyak orang meminta pada saat yang sama. Kalau mereka bisa langsung mendapatkan dalam flashdisk yang sudah diisi bahan-bahan sebelumnya, maka akan sangat mudah sekali melayaninya. Tapi yang menjadi alasan paling utama adalah agar penyebaran bahan-bahan dari SABDA tersebut bisa semakin luas. Kalau ada orang yang ingin membagikan bahan-bahan tersebut kepada teman-teman lain, maka dengan alat flashdisk akan sangat mudah sekali untuk mentransfer data.</p>
<p>Kedua, karena alasan kemajuan teknologi. Dulu YLSA memakai alat CD untuk membagikan program/software SABDA, yang dapat memuat 500Mb data. Tapi sekarang YLSA sudah memunyai jauh lebih banyak bahan selain <a href="http://sabda.net">program SABDA</a>, yang tidak bisa dimuat dalam CD atau DVD. Selain itu, saat ini banyak orang yang memakai netbook, yang sudah tidak lagi dilengkapi dengan diskdrive, maka memasukkan data menggunakan flashdisk menjadi solusi yang mudah. Perkembangan teknologi yang semakin maju juga menjanjikan USB dalam kapasitas yang besar untuk memuat banyak data. Namun demikian, kendalanya adalah harga flashdisk yang masih cukup tinggi, sehingga belum disa dibagikan secara gratis.</p>
<p>Flashdisk apa saja yang disediakan YLSA?</p>
<p>Karena dari hari ke hari bahan-bahan yang dikumpulkan YLSA semakin banyak maka, kami telah menyediakan beberapa flashdisk untuk beberapa keperluan yang berbeda-beda.</p>
<ol>
<li>Flashdisk SABDA</li>
<li>Flashdisk Anak</li>
<li>Flashdisk Alkitab Audio</li>
<li>Flashdisk Mandarin</li>
</ol>
<p>Apa saja yang ada dalam flashdisk-flashdisk tersebut?<br />
Berikut adalah daftar isinya:</p>
<p>A. Flashdisk SABDA</p>
<ol>
<li>SABDA (Software Alkitab, Biblika dan Alat-Alat) [1 GB]</li>
<li>Materi Biblika [3 GB]</li>
<li>Materi Anak [3 GB]</li>
<li>Materi Mobile [1 GB]</li>
</ol>
<p>B. Flashdisk Anak</p>
<ol>
<li>SABDA (Software Alkitab, Biblika dan Alat-Alat) [1 GB]</li>
<li>Materi Anak [4,5 GB]</li>
<li>Materi Biblika [2,5 GB]</li>
</ol>
<p>C. Flashdisk Alkitab Audio</p>
<ol>
<li>Materi Alkitab Audio CD dan HP Quality [7,3 GB]</li>
<li>Aplikasi HP [103 MB]</li>
</ol>
<p>D. Flashdisk Mandarin</p>
<ol>
<li>Bahan-Bahan Multimedia Chinese (Video dan Audio) [3,5 GB]</li>
<li>Materi Mandarin Lainnya [658 MB]</li>
</ol>
<p>RINCIAN ISI:</p>
<p>I. Software Alkitab SABDA (1 GB)</p>
<ol>
<li>70+ versi terjemahan Alkitab</li>
<li>25+ catatan &amp; tafsiran Alkitab</li>
<li>Kamus bahasa &amp; kamus Alkitab</li>
<li>9 Leksikon Ibrani &amp; Yunani</li>
<li>Ratusan buku Kristen</li>
</ol>
<p>II. Materi Biblika (3 GB)</p>
<ol>
<li>Alkitab untuk HP</li>
<li>Alkitab Audio MP3, versi Terjemahan Baru  (Kualitas HP)</li>
<li>Sekolah Alkitab Audio Mini (427 Sesi, 130 Jam)</li>
<li>Alkitab Video</li>
<li>e-Books [494 MB]</li>
<li>Lain-Lain</li>
</ol>
<p>III. Materi Anak (4,5 GB)</p>
<ol>
<li>100+ Alkitab Cerita Bergambar</li>
<li>8 Film Alkitab</li>
<li>80+ Animasi  untuk Anak</li>
<li>4 Klip Yesus</li>
<li>22 Cerita Alkitab</li>
<li>6 Ilustrasi Video</li>
<li>3000 Gambar Ilustrasi Alkitab</li>
<li>Bahan-bahan KTB</li>
<li>Bundel e-BinaAnak dan Komik Alkitab</li>
<li>Lain-Lain</li>
</ol>
<p>IV. Materi Penulis (550 MB)</p>
<ol>
<li>Bundel PDF e-Penulis (2004 &#8212; 2010)</li>
<li>Bundel PDF e-Renungan Harian dan e-Santapan Harian (1997 &#8212; 2010)</li>
<li>Kamus SABDA offline</li>
<li>Kamus Alkitab offline</li>
<li>Materi-Materi Pelatihan Penulis</li>
<li>Sumber Bahan Pelayanan Penulis Kristen</li>
<li>Situs-Situs Offline Kepenulisan Kristen</li>
<li>Materi Parakaleo</li>
</ol>
<p>V. Materi Mobile (1 GB):</p>
<ol>
<li>Alkitab untuk berbagai &#8220;Operating System&#8221; HP (Blackberry, Android, iOS, Palm OS, Symbian, Java, Windows)</li>
<li>Alkitab PDF</li>
</ol>
<p>VI. Materi Alkitab Audio (7,3 GB)</p>
<ol>
<li>6 Versi Alkitab Audio CD Quality (3,4 GB)</li>
<li>18 Versi Alkitab Audio HP Quality (3,9 GB)</li>
</ol>
<p>VII. Aplikasi HP (103 MB)</p>
<ol>
<li>App Indonesia-GoBible (59 MB)</li>
<li>App Kidung-GoBible (1 MB)</li>
<li>App Suku-GoBible (43 MB)</li>
</ol>
<p>VII. Bahan-Bahan Multimedia Chinese (3,5 GB)</p>
<ol>
<li>Video Bible (130 MB)</li>
<li>Audio Bible (850 MB)</li>
<li>Audio Mini Bible College Classes (2 GB)</li>
<li>The Bible Basically Power Point (560 MB)</li>
</ol>
<p>IX. Materi Mandarin Lainnya (658 MB)</p>
<ol>
<li>Aplikasi Alkitab-GoBible (7 MB)</li>
<li>Compiled HTML Chinese Bible (1 MB)</li>
<li>Chinese Treasures 5.0 (650 MB)</li>
</ol>
<p>Saat ini usaha menyediakan bahan-bahan kekristenan yang baik bagi masyarakat Kristen adalah penting, bahkan kalau boleh dibilang sangat mendesak. Walaupun banyak orang menganggap ada kemajuan pertumbuhan kekristenan di Indonesia, namun pertumbuhan itu tidak disertai dengan kedalaman akar (&#8220;growth without depth&#8221;). Suatu ketika akan roboh karena tidak ada esensi dalam pertumbuhan tersebut. Oleh karena itu, mari kita tumbuhkan kecintaan untuk belajar firman Tuhan dengan alat-alat yang baik supaya kekristenan di Indonesia menjadi kuat dan tidak mudah diombang-ambingkan angin pengajaran yang sesat.</p>
<p>Saya mengajak setiap Anda untuk memperlengkapi diri dengan bahan-bahan kekristenan yang baik yang terdapat dalam USB SABDA. Saya yakin bahwa semua bahan yang ada dalam USB ini akan memberikan dampak yang sangat baik untuk pertumbuhan iman kita. Bagi Anda yang berminat, silakan memesan kepada kami melalui email di &lt; ylsa(at)sabda.org &gt;. Mari kita belajar mencintai firman Tuhan dan terus membuka hati kita untuk menerima firman-Nya.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2011%2F10%2F31%2Fflashdisk-usb-sabda%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2011/10/31/flashdisk-usb-sabda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YLSA Ikut KKR Pemulung di Solo</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2011/07/27/ylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2011/07/27/ylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 07:13:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[KKR]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=2349</guid>
		<description><![CDATA[Istilah &#8220;Kebaktian Kebangunan Rohani&#8221; (KKR), saya kenal pertama kali saat masih duduk di bangku SMU. Setahu saya, KKR biasanya diadakan di gereja. Namun pengalaman saya kali ini sangat berbeda. Tepatnya pada tanggal 7 Juni 2011, saya bersama dengan beberapa staf YLSA mengikuti KKR di rumah singgah pemulung &#8212; Persekutuan Biji Mata Yesus &#8212; karena KKR [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2350" href="http://blog.sabda.org/2011/07/27/ylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo/pemulung/"><img class="alignright size-full wp-image-2350" title="Pemulung" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/08/Pemulung.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a>Istilah &#8220;Kebaktian Kebangunan Rohani&#8221; (KKR), saya kenal pertama kali saat masih duduk di bangku SMU. Setahu saya, KKR biasanya diadakan di gereja. Namun pengalaman saya kali ini sangat berbeda. Tepatnya pada tanggal 7 Juni 2011, saya bersama dengan beberapa staf <a href="http://ylsa.org">YLSA</a> mengikuti KKR di rumah singgah pemulung &#8212; Persekutuan Biji Mata Yesus &#8212; karena KKR ini memang diadakan khusus untuk para pemulung. <span id="more-2349"></span></p>
<p>Ini sungguh kesempatan yang sangat berharga karena saya belum pernah mengikuti KKR untuk para pemulung &#8230; acaranya akan seperti apa ya? Apakah mereka mau datang ke KKR ya? Atau apakah mereka akan lebih memilih untuk bekerja hingga larut malam? Saya sempat memikirkan pertanyaan-pertanyaan itu &#8230; <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Acara ini sebenarnya sudah direncana jauh-jauh hari. Ibu <a href="http://blog.sabda.org/author/yulia/">Yulia</a> sebelumnya menawarkan ke semua staf, apakah YLSA mau ikut terlibat untuk mempersiapkan acara KKR yang diadakan oleh <a href="http://www.stemi.ws/">STEMI</a> ini. Kami tentu saja senang sekali kalau bisa dilibatkan, karena itu kami pun ramai-ramai mengumpulkan uang dan mulai memikirkan konsumsi apa yang nanti akan dibagikan untuk para pemulung yang hadir di malam KKR nanti. Tidak semua teman YLSA bisa ikut datang di KKR ini, tapi mereka ikut membantu mempersiapkan. Karena tidak sanggup masak sendiri &#8212; Pak Pujo berkata ada 150 orang pemulung yang akan hadir &#8212; maka kami pun memesan nasi bungkus. Tapi <a href="http://blog.sabda.org/author/novita/">Novi</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/fitri/">Fitri</a>, mbak Mina, dan Ibu Reso tetap bertekad untuk membuat sendiri makanan cuci mulutnya, maka sore itu mereka sibuk di dapur YLSA untuk membuat agar-agar coklat. Kami senang karena semua persiapan KKR ini dikerjakan bersama-sama.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2351" href="http://blog.sabda.org/2011/07/27/ylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo/berdoa/"><img class="alignright size-full wp-image-2351" title="berdoa" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/08/berdoa.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a>Acara KKR dimulai pukul 19.00 WIB, dibuka dengan doa oleh Pak Pujo &#8212; seorang hamba Tuhan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk melayani para pemulung. Saya pribadi sudah pernah berkenalan dengan Pak Pujo karena salah satu keponakannya yang tinggal bersama beliau adalah teman kuliah saya. Jadi, saat datang ke tempat KKR, saya menjumpai wajah-wajah yang tidak asing lagi karena pernah berjumpa dengan mereka sebelumnya. Saya duduk di deretan belakang dan membaur dengan peserta yang hadir. Ketika menyanyi lagu pujian, saya melihat mereka sangat bersemangat, meskipun ada beberapa yang tidak bisa/tidak hafal lagunya &#8230; <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pdt. Agus Marjanto, dari <a href="http://www.grii.org/">GRII</a> Karawaci, Jakarta, datang bersama istri ke Solo adalah dalam rangkaian pelayanan KKR STEMI di Jawa Tengah. Selain melayani KKR untuk para pemulung ini, beliau juga melayani KKR untuk mahasiswa <a href="http://sttberitahidup.blogspot.com/">STT Berita Hidup</a>, hamba-hamba Tuhan pedesaan di sekitar Solo, peserta Progsif Reformed Solo dan <a href="http://http://blog.sabda.org/blogger/">staf YLSA</a>. Firman Tuhan yang disampaikan Pdt. Agus malam itu diambil dari <a href="http://alkitab.sabda.org/?yohanes+5">Yohanes 5</a>, tentang &#8220;Penyembuhan pada hari Sabat di Kolam Betesda&#8221;. Pada intinya, Pdt. Agus mengajak para pendengar untuk meresponi pertanyaan Tuhan Yesus, &#8220;maukah engkau sembuh?&#8221; Mereka dengan yakin dan bersemangat merespon pertanyaan Pdt. Agus dengan mengatakan &#8220;Amin&#8221;. Melalui firman Tuhan ini, saya juga mendapatkan pelajaran berharga bahwa sebagai anak-anak Tuhan, mari menaruh pengharapan kita hanya pada Tuhan Yesus dan meminta belas kasihan hanya pada Tuhan Yesus saja.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2352" href="http://blog.sabda.org/2011/07/27/ylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo/anak-anak/"><img class="alignright size-full wp-image-2352" title="anak-anak" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/08/anak-anak.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a>Saat keluar dari rumah persekutuan, saya terkejut karena ternyata di samping rumah tersebut berkumpul anak-anak yang juga sedang beribadah, yang dipimpin oleh Ev. Sari, istri Pdt. Agus. Mereka adalah anak-anak para pemulung bersama ibu-ibunya. Saya melihat ada banyak kertas yang diberi warna, &#8220;pasti tadi ada keterampilan mewarnai sekaligus belajar firman Tuhan bersama &#8230;&#8221; pikir saya. Tak lama kemudian, mereka berdoa bersama untuk menutup pertemuan malam itu.</p>
<p>Lain dari biasanya, staf YLSA malam itu tidak datang untuk mempresentasikan <a href="http://ylsa.org/produk_dan_pelayanan_ylsa">produk-produk SABDA</a>, tapi untuk berbagi berkat makanan jasmani. Di bawah langit yang terang, kami berbaur bersama-sama menikmati makan malam nasi bungkus. Di tengah keakraban itu, saya mendapat kesempatan berbincang-bincang dengan seorang ibu yang mendapatkan kesembuhan dari Tuhan atas penyakit stroke yang dulu dideritanya. Seorang pemulung yang lain (Ucok) bercerita tentang kehidupannya yang menjadi semakin baik setelah mengenal Tuhan Yesus (kini, ia sudah menikah dan memunyai 1 anak). Saya sangat diberkati melihat kasih dan perbuatan Tuhan Yesus yang sungguh nyata bagi orang-orang yang sangat sederhana ini. Kemuliaan hanya bagi nama Tuhan kita, Yesus Kristus.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2011%2F07%2F27%2Fylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2011/07/27/ylsa-ikut-kkr-pemulung-di-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Paskah Sahabat YLSA</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2011/04/21/selamat-paskah-sahabat-ylsa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=selamat-paskah-sahabat-ylsa</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2011/04/21/selamat-paskah-sahabat-ylsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 05:37:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santi</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah]]></category>
		<category><![CDATA[situs]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=2027</guid>
		<description><![CDATA[Yesus, Engkaulah Rajaku Junjungan mulia; &#8216;Kan &#8216;ku kenang sengsaraMu di bukit Golgota &#8216;Kan &#8216;ku kenang Getsemani, &#8216;kan &#8216;ku kenang sesah keji. Oh, sungguh ajaib kasihMu, pimpinlah hidupku. &#8230;. Sumber lirik: Situs Top Paskah Kutipan 2 bait lagu &#8220;Jangan Lupa Getsemani&#8221; mengingatkan kita bahwa kasih Yesus sungguh besar, hingga Ia rela menderita, memikul salib ke Golgota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2028" href="http://blog.sabda.org/2011/04/21/selamat-paskah-sahabat-ylsa/paskah/"><img class="alignright size-full wp-image-2028" title="paskah" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/04/paskah.jpg" alt="" width="210" height="160" /></a><em>Yesus, Engkaulah Rajaku<br />
Junjungan mulia;<br />
&#8216;Kan &#8216;ku kenang sengsaraMu<br />
di bukit Golgota</em></p>
<p><em>&#8216;Kan &#8216;ku kenang Getsemani,<br />
&#8216;kan &#8216;ku kenang sesah keji.<br />
Oh, sungguh ajaib kasihMu,<br />
pimpinlah hidupku.</em></p>
<p>&#8230;.</p>
<p>Sumber lirik: <a href="http://paskah.co/index.php/Jangan_Lupa_Getsemani">Situs Top Paskah</a></p>
<p>Kutipan 2 bait lagu &#8220;<a href="http://paskah.co/index.php/Jangan_Lupa_Getsemani">Jangan Lupa Getsemani</a>&#8221; mengingatkan kita bahwa kasih Yesus sungguh besar, hingga Ia rela menderita, memikul salib ke Golgota untuk menebus dosa kita. Tidak ada kasih yang lebih besar selain kasih Yesus, seperti yang tertulis dalam <a href="http://alkitab.sabda.org/?yoh+15:13">Yohanes 15:13</a> &#8212; &#8220;Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya&#8221;. <span id="more-2027"></span></p>
<p>Melalui Blog SABDA ini, saya, Santi (Divisi Komunitas YLSA), mewakili semua personil di balik layar <a href="http://ylsa.org">YLSA</a> mengucapkan &#8220;selamat memperingati Jumat Agung dan Paskah 2011&#8243; kepada semua pengunjung Blog SABDA. Pengurbanan-Nya memberikan anugerah keselamatan kepada setiap orang yang percaya dalam nama-Nya. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, kita dilayakkan dan dibenarkan untuk menjadi anak-anak Allah. Marilah juga kita turut ambil bagian dalam memberitakan kasih dan kebenaran-Nya, supaya setiap orang yang belum percaya beroleh keselamatan.</p>
<p>Kami juga rindu membagikan &#8220;bingkisan Paskah&#8221; untuk Anda berupa situs-situs yang berisi bahan-bahan Paskah. Anda dapat mengakses bahan-bahan Paskah dari situs <a href="http://paskah.sabda.org">paskah.sabda.org</a> dan <a href="http://paskah.co">Top Paskah</a>. Ada banyak bahan Paskah yang dapat dibaca, dilihat, didengar, dan di-download dari kedua situs tersebut. Selain itu, Anda pun dapat bergabung merayakan Paskah bersama anak-anak Tuhan yang lain dalam <a href="http://fb.sabda.org/paskah">Facebook Paskah</a>. Kiranya &#8220;bingkisan Paskah&#8221; ini dapat menolong Anda memaknai Paskah yang sejati. Segala kemuliaan hanya bagi Sang Juru Selamat kita. Amin.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2011%2F04%2F21%2Fselamat-paskah-sahabat-ylsa%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2011/04/21/selamat-paskah-sahabat-ylsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Baru di YLSA: Divisi Komunitas</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2011/01/14/yang-baru-di-ylsa-divisi-komunitas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yang-baru-di-ylsa-divisi-komunitas</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2011/01/14/yang-baru-di-ylsa-divisi-komunitas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 10:07:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas (Jejaring)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[forum]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[situs]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1532</guid>
		<description><![CDATA[Blog ini merupakan sekuel dari YLSA Merambah ke Facebook yang ditulis pada 2009 Menjalin relasi melalui dunia maya ternyata kini telah berubah menjadi suatu &#8216;kebutuhan&#8217; di zaman yang sangat &#8216;mobil&#8217; ini. Karena itu, YLSA dengan jeli memanfaatkan teknologi media jejaring sosial di dunia maya ini bukan hanya untuk membangun relasi di antara jemaat Tuhan, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Blog ini merupakan sekuel dari <a href="http://blog.sabda.org/2009/09/18/ylsa-merambah-ke-facebook/">YLSA Merambah ke Facebook</a> yang ditulis pada 2009</em></p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-1728" title="Divisi_Komunitas" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/01/Flickr.5349295294_42f818594e_z-300x193.jpg" alt="" width="150" height="96" />Menjalin relasi melalui dunia maya ternyata kini telah berubah menjadi suatu &#8216;kebutuhan&#8217; di zaman yang sangat &#8216;mobil&#8217; ini. Karena itu, <a href="http://ylsa.org/">YLSA</a> dengan jeli memanfaatkan teknologi media jejaring sosial di dunia maya ini bukan hanya untuk membangun relasi di antara jemaat Tuhan, tapi terlebih untuk mendorong jemaat mencintai firman Tuhan dan menjangkau lebih banyak jiwa bagi Kristus. Berangkat dari kerinduan inilah YLSA meresmikan dijalankannya Divisi Komunitas, pada 1 Oktober 2010 lalu. Ibu Yulia menunjuk saya dan Kusuma Negara untuk mengelola divisi ini. Apa saja yang kami kerjakan di Divisi Komunitas? <span id="more-1532"></span></p>
<p>Ketika pertama saya ditunjuk untuk menjadi Koordinator Divisi Komunitas YLSA, saya sempat merasa bimbang dan bingung. Apakah saya bisa melakukannya? Apa yang harus saya kerjakan untuk komunitas YLSA? Itulah yang pertama kali terlintas di pikiran saya. Langkah awal saya mencoba mengenali komunitas YLSA itu sendiri. Sempat merasa senang sekaligus <em>incapable</em> karena melihat banyaknya situs jejaring sosial yang dimiliki YLSA, dan lagi-lagi saya berpikir &#8220;Apa yang harus saya lakukan dengan situs-situs jejaring sosial ini? Saya benar-benar tidak tahu.&#8221; Inilah pergumulan sekaligus kerinduan saya untuk melayani-Nya. Hari demi hari, saya dan Kusuma bekerjasama untuk menemukan &#8220;titik terang&#8221; mengenai visi Komunitas YLSA dan apa yang harus kami lakukan. Sungguh Tuhan Yesus sangat baik, melalui rapat mentoring Komunitas yang dilakukan setiap hari Kamis, Divisi Komunitas diberi &#8220;pencerahan&#8221; dari hari ke hari. Melalui pertolongan-Nya, saya dan Kusuma semakin menemukan langkah-langkah pasti untuk mengurusi Komunitas YLSA dan melayani setiap orang yang tergabung dalam komunitas ini.</p>
<p>Ternyata urusan yang ditangani Divisi Komunitas YLSA dari hari ke hari bertambah semakin banyak. Selain mengurusi beberapa situs jejaring sosial YLSA yang telah dibentuk sebelumnya, seperti situs blogger <a href="http://sabdaspace.org">SABDA Space</a>, forum-forum di situs <a href="http://in-christ.net">In-Christ.Net</a>, dan situs <a href="http://blog.sabda.org/">Blog SABDA</a>, saya juga menjadi sibuk Facebookan setiap hari karena YLSA juga secara pro-aktif memakai jejaring sosial Facebook dan Twitter untuk menjadi sarana membentuk komunitas Kristen di dunia maya. Saat ini, YLSA telah membuka 26 <a href="http://fb.sabda.org/ylsa">Facebook</a> dan 19 <a href="http://twitter.com/_YLSA_">Twitter YLSA</a> untuk menjangkau masyarakat Kristen dari berbagai bidang pelayanan. Wah, lumayan pusing karena setiap Facebook dan Twitter yang YLSA buka ini memiliki keunikan sendiri-sendiri dan harus sering diawasi supaya semua anggota yang bergabung terlayani dan tidak ada spam yang mengganggu. Untung saya tidak sendiri karena banyak dibantu oleh Kusuma dan para PimRed Divisi Publikasi. Apakah urusan Divisi Komunitas cukup sampai di sini?</p>
<p>Ketika pada 6 Oktober 2010 Facebook meluncurkan produk barunya yang berupa Grup Facebook, Divisi Komunitas tidak mau ketinggalan karena kami pun langsung melihat kesempatan yang semakin terbuka lebar untuk mengembangkan pelayanan Tuhan di komunitas internet. Percobaan memakai Facebook Grup dilakukan pertama dengan membentuk grup diskusi PESTA, yaitu kelas Tafsiran Injil Markus &#8212; <a href="http://fb.sabda.org/group/markus">TMR</a>. Hasil percobaan yang dianggap cukup menggembirakan itu memberanikan YLSA mengambil keputusan untuk membuka grup-grup komunitas lain yang dapat mendukung visi dan misi pelayanan YLSA.</p>
<p>Hingga saat ini, Facebook Grup YLSA yang sudah dibentuk adalah: <a href="http://fb.sabda.org/group/wanita">Wanita Kristen</a>, <a href="http://fb.sabda.org/group/sh">e-Santapan Harian</a>, dan <a href="http://fb.sabda.org/group/rh">e-Renungan Harian</a>. Khusus untuk grup e-Santapan Harian dan e-Renungan Harian, YLSA bermitra dengan pelayanan lain, yaitu Persekutuan Pembaca Alkitab (<a href="http://www.ppa.or.id">PPA</a>) dan <a href="http://www.glorianet.org">Yayasan Gloria</a>. Bahan diskusi yang dipakai adalah bahan-bahan renungan yang diterbitkan oleh PPA dan Yayasan Gloria. Setiap hari bahan renungan tersebut kami kirimkan/pasang di dinding Grup e-Santapan Harian dan e-Renungan Harian, dan setelah melakukan saat teduh pribadi, setiap anggota dapat mendiskusikan seputar bahan renungan hari itu dengan anggota yang lain. Puji Tuhan tanggapan yang diberikan cukup positif. Sampai hari ini 14 Januari 2011, anggota e-Santapan Harian berjumlah 186 orang dan e-Renungan Harian ada 1182 orang.</p>
<p>Berbeda dengan kedua grup di atas, Grup Wanita Kristen memunyai keunikan karena anggotanya hanya terdiri dari wanita saja. Bahan diskusi yang dipakai diambil dari buku yang berjudul &#8220;Wanita Kristen dalam Mengatasi Pergumulan Hidup&#8221;, ditulis oleh Dr. Ruth F. Selan, diterbitkan oleh Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1993. Masing-masing bab akan dipasang di dinding untuk bisa dibaca oleh semua anggota dan mereka dapat mendiskusikan seputar topik bahan tersebut. Untuk semakin menyemarakkan grup ini, maka setiap anggota dihimbau untuk mengundang teman-teman Facebook mereka untuk bergabung dan berjejaring.</p>
<p>Nah, ternyata urusan Divisi Komunitas sangat banyak, karena itu dukunglah saya dan rekan-rekan di YLSA yang terlibat membantu Divisi Komunitas, supaya Tuhan memberi kemampuan supaya kami dapat mengelola sarana ini dengan sebaik-baiknya. Doakan juga terutama agar Grup-Grup FB YLSA yang sudah dibentuk ini dapat menjadi komunitas yang memberkati masyarakat Kristen Indonesia untuk lebih mendalami firman Tuhan, melayani Tuhan, dan memberitakan firman Tuhan. Dengan saling mengenal dan berbagi berkat, pewujudan kesatuan Tubuh Kristus semakin nyata. Terima kasih Tuhan, atas setiap orang yang sudah bergabung dengan komunitas Facebook YLSA, kiranya pelayanan komunitas YLSA dapat semakin mendukung kemajuan dan kesatuan pelayanan Tuhan di Indonesia.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2011%2F01%2F14%2Fyang-baru-di-ylsa-divisi-komunitas%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2011/01/14/yang-baru-di-ylsa-divisi-komunitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuliah Teologia di Pacet</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/09/27/kuliah-teologia-di-pacet/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kuliah-teologia-di-pacet</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/09/27/kuliah-teologia-di-pacet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 08:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santi</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[teologia]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1252</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Penasaran, tertarik, dan tidak tahu apa-apa tentang teologia Reformed&#8221;, itulah yang pertama muncul di kepala saya ketika mendapat tawaran untuk mengikuti kuliah padat di STT IAA. Saya sempat berpikir &#8220;untuk apa ya ikut kuliah ini?&#8221; Namun, rasa tertarik dan penasaran mengalahkan ketidaktahuan saya. Baru pertama kali ini saya melakukan perjalanan jauh dengan teman-teman YLSA &#8212; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-1259" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/10/nucleo_interno.jpg" alt="Kuliah_teologia_di Pacet" width="137" height="152" />&#8220;Penasaran, tertarik, dan tidak tahu apa-apa tentang teologia Reformed&#8221;, itulah yang pertama muncul di kepala saya ketika mendapat tawaran untuk mengikuti kuliah padat di <a href="http://sttiaa.wordpress.com/">STT IAA</a>. Saya sempat berpikir &#8220;untuk apa ya ikut kuliah ini?&#8221; Namun, rasa tertarik dan penasaran mengalahkan ketidaktahuan saya. Baru pertama kali ini saya melakukan perjalanan jauh dengan teman-teman <a href="http://ylsa.sabda.org/">YLSA</a> &#8212; sangat menyenangkan, unik, dan kami selalu memperlihatkan wajah-wajah kalem sepanjang perjalanan (memang pemberian Tuhan) <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  <span id="more-1252"></span></p>
<p>Kami sampai di STT IAA pada hari Minggu sore, 22 Agustus 2010, pukul 17.15. Kami disambut dengan ramah, lalu diantar ke kamar tempat kami  tinggal, dan tak lupa diberitahu jam makan malamnya (itulah yang dinantikan). Kami berempat harus membiasakan diri dengan peraturan di sana (sangat disiplin), termasuk tata cara makan bersama (tidak boleh pilih meja sendiri). Setelah makan malam, kami belajar di ruang tengah sampai malam. Belajar? Iya, karena masing-masing kami harus mempersiapkan presentasi tentang YLSA dan produk-produknya, kalau nanti ada waktu&#8230; karena masih kurang pasti.</p>
<p>Esoknya, pagi-pagi benar kami sudah rapi, layaknya mahasiswa dan mahasiswi teladan <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Setelah makan pagi, ibadah di chapel, kami mempersiapkan diri mengikuti kuliah. Kami mungkin terlalu bersemangat, sehingga pada hari pertama kami duduk di baris kursi paling depan, mendengarkan Prof. Joseph Tong, Ph.D. yang mengajar dengan sangat sistematis.</p>
<p>Pada hari pertama, saya pribadi merasa belum bisa mengikuti kuliah dengan lancar (masih perlu pemanasan). Namun pada hari kedua dan selanjutnya, sedikit demi sedikit saya bisa mengikuti materi kuliah dengan lebih baik, meski tidak sepenuhnya bisa saya pahami. Hal penting yang saya pelajari adalah bagaimana segala sesuatu harus dikembalikan kepada firman Tuhan sebagai dasar dari segala sesuatu. Menempatkan firman Tuhan di posisi utama adalah dasar teologia, gereja, penginjilan, dan hidup orang Kristen yang benar.</p>
<p>Perkuliahan ini bukan hanya menambah wawasan kami, melainkan secara khusus membukakan pikiran kami betapa pentingnya firman Tuhan untuk dipahami dan dilakukan. Bapak Tong dengan penuh semangat mendorong kami semua untuk membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu tidak hanya satu kali, tapi berkali-kali. Beliau sempat bersaksi, bahwa dia sudah membaca seluruh Alkitab sebanyak 65 kali, wow&#8230; Saya pribadi juga kagum karena beliau sangat mengasihi Tuhan. Saya percaya bahwa Tuhan mengajarkan kepada saya untuk lebih tekun lagi membaca firman Tuhan, sebagai bekal pelayanan yang jauh lebih penting daripada bekal kemampuan dan kepandaian. Terima kasih Yesus untuk kesempatan berharga ini.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F09%2F27%2Fkuliah-teologia-di-pacet%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/09/27/kuliah-teologia-di-pacet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Metode PA: Topikal</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/06/10/metode-pa-topikal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=metode-pa-topikal</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/06/10/metode-pa-topikal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 02:54:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santi</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[topik]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1102</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh menyenangkan dapat mendalami Alkitab dan tahu benar tentang Firman Tuhan. Pernahkah Anda mendalami Alkitab dengan menggunakan berbagai metode penggalian Alkitab (PA)? Sungguh luar biasa, itu yang dapat saya katakan. Bukanlah suatu kebetulan karena seumur hidup, saya baru pertama kali ini mendapatkan pelajaran tentang metode PA, yaitu di YLSA. Suatu anugerah yang luar biasa pula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-1111" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/06/www-uss-salvationarmy-org-300x212.jpg" alt="Metode PA_Topikal" width="200" height="142" />Sungguh menyenangkan dapat mendalami Alkitab dan tahu benar tentang Firman Tuhan. Pernahkah Anda mendalami Alkitab dengan menggunakan berbagai metode penggalian Alkitab (PA)? Sungguh luar biasa, itu yang dapat saya katakan. Bukanlah suatu kebetulan karena seumur hidup, saya baru pertama kali ini mendapatkan pelajaran tentang <a href="http://blog.sabda.org/?s=metode+PA">metode PA</a>, yaitu di <a href="http://www.ylsa.org/">YLSA</a>. Suatu anugerah yang luar biasa pula karena saya boleh ikut melayani Tuhan di tempat yang indah ini. Saya adalah orang baru di YLSA, karena baru saja lulus masa percobaan, 2 bulan lebih 25 hari tepatnya <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Nama saya Santi Titik Lestari, biasa dipanggil Santi.<br />
Banyak hal berharga yang saya dapatkan di YLSA. Bukan hanya dalam hal pekerjaan melainkan saya belajar banyak hal yang membuat pribadi saya berkembang, dan rohani saya bertumbuh. Salah satunya, saya dapat mempelajari dan mengerti lebih jauh tentang Alkitab dengan berbagai metode yang menarik. Nah, pada kesempatan ini, saya ditugasi untuk membagikan tentang salah satu metode PA yang saya pikir sangat menyenangkan, yaitu metode PA topikal. Semoga menjadi berkat. <span id="more-1102"></span></p>
<p>Secara singkat, langkah-langkah untuk melakukan pembelajaran Alkitab metode topikal adalah:</p>
<ol type="1">
<li> Daftar kata-kata seputar topik</li>
<li> Mencari referensi ayat</li>
<li> Memeriksa setiap ayat satu per satu</li>
<li> Membandingkan dan mengelompokkan ayat</li>
<li> Membuat garis besar tentang topik itu</li>
<li> Membuat konklusi dan aplikasi</li>
</ol>
<p>Nah, sekarang saya akan ceritakan langkah-langkah tersebut menurut versi saya:</p>
<p>Langkah pertama dalam melakukan metode PA topikal adalah saya harus memilih topik terlebih dahulu dan membuat daftar semua kata yang berhubungan dengan topik yang dipilih tersebut. Tentu saja hal ini akan menambah daftar kata-kata seputar topik yang dicari sehingga memperkaya pembelajaran kita. Metode topikal ini akan membawa saya hidup dalam ayat-ayat yang begitu banyak. Mengapa demikian? Karena di langkah kedua, saya harus mencari referensi ayat-ayat yang berhubungan dengan topik dan kata-kata yang terkait dengan topik. Ini bisa dicari melalui konkordansi. Semakin banyak ayat yang ditemukan, maka akan memunculkan pengertian-pengertian yang semakin kompleks. Nah, saya harus berhati-hati di langkah ketiga yaitu saat meneliti ayat-ayat itu, saya harus tahu benar konteksnya untuk mencegah kesalahan dalam menafsirkannya. Dibutuhkan ketelitian dalam menelaah ayat-ayat Alkitab yang kita temukan supaya kita dapat mengetahui semua yang dikatakan Tuhan seputar topik terkait. Sampai di sini sungguh tidak pernah dibayangkan sebelumnya, bahwa saya akan menemukan keindahan firman Tuhan yang tertulis, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Metode ini membuat saya semakin mengenal ayat-ayat Alkitab, dan ternyata topik-topik dalam Alkitab sungguh tak terbatas.</p>
<p>Setelah cukup banyak pengertian yang kita dapatkan, maka kita sampai pada bagian yang saya sangat sukai dari metode ini, yaitu di langkah keempat, membandingkan dan mengelompokkan ayat berdasarkan pengertian-pengertian yang mirip. Caranya, saya menyusun dulu kategori dari referensi ayat yang sudah saya temukan sebelumnya, lalu membandingkan referensi ayat tersebut berdasarkan bidang yang sama dan saling melengkapi. Setelah membandingkan dan mengelompokkan, baru kemudian membuat garis besar berdasarkan referensi yang sama atau serupa. Terakhir, merangkum hasil petualangan saya dan metulis<br />
aplikasi praktis yang bisa saya laksanakan.</p>
<p>Untuk mempelajari Alkitab dengan metode topikal dengan baik, saya anjurkan Anda memakai alat-alat bantu, seperti buku konkordansi Alkitab dan buku topik-topik Alkitab, dan semua itu bisa Anda dapatkan dari situs <a href="http://alkitab.sabda.org/home.php">Alkitab SABDA</a>. Enak sekali bukan? Jika hati Anda sudah mulai tergelitik untuk mempraktikkan metode topikal, jangan menundanya! Saya percaya, Anda pun akan menemukan keindahan firman Tuhan yang lebih dari biasanya. Selamat mencoba!</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F06%2F10%2Fmetode-pa-topikal%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/06/10/metode-pa-topikal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 1.124 seconds -->

