<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog SABDA &#187; Ryan</title>
	<atom:link href="http://blog.sabda.org/author/ryan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.sabda.org</link>
	<description>melayani dengan berbagi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 May 2012 14:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Menulis Renungan dengan Software SABDA</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2012/05/09/menulis-renungan-dengan-software-sabda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menulis-renungan-dengan-software-sabda</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2012/05/09/menulis-renungan-dengan-software-sabda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 14:23:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humas (PR)]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas (Jejaring)]]></category>
		<category><![CDATA[Software (Biblika)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Penulis]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[software SABDA]]></category>
		<category><![CDATA[solo]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=2923</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 7-8 Mei 2012 yang lalu, YLSA kembali menyelenggarakan pelatihan penulis Kristen. Ini merupakan pelatihan penulis kedua yang diadakan oleh YLSA. Pelatihan sebelumnya adalah pada bulan November 2011. Pelatihan yang mengambil tema &#8220;Menulis Renungan dengan Software SABDA&#8221; ini diadakan di gedung pertemuan GKJ Joyodiningratan, Solo. Terima kasih banyak kepada pengurus GKJ Joyodiningratan yang telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="float:right"><img src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/575912_10150723090874065_152146704064_9435941_1538273836_n.jpg" width="100px" alt="Pelatihan Penulis" /></div>
<p>Pada tanggal 7-8 Mei 2012 yang lalu, <a href="http://ylsa.org/tentang">YLSA</a> kembali menyelenggarakan pelatihan penulis Kristen. Ini merupakan pelatihan penulis kedua yang diadakan oleh YLSA. Pelatihan sebelumnya adalah <a href="http://blog.sabda.org/2011/11/18/pelatihan-penulis-kristen-di-solo/">pada bulan November 2011</a>. Pelatihan yang mengambil tema &#8220;Menulis Renungan dengan Software SABDA&#8221; ini diadakan di gedung pertemuan GKJ Joyodiningratan, Solo. Terima kasih banyak kepada pengurus GKJ Joyodiningratan yang telah meminjamkan tempat dan fasilitas yang kami butuhkan. Kiranya kerjasama ini dapat menjadi berkat bagi masyarakat kota Solo.<span id="more-2923"></span></p>
<p>Berbeda dari pelatihan penulis sebelumnya yang mengudang pembicara tamu, kali ini Tim SABDA sendiri yang menjadi pembicaranya. Ada 2 bagian utama dalam pelatihan ini, pertama adalah membagikan materi-materi yang terkait dengan penulisan renungan Kristen. Kedua, adalah pelatihan bagaimana menggunakan software SABDA untuk melakukan penggalian firman Tuhan yang mendalam. Harapan kami, setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini semakin diperlengkapi sehingga mereka dapat menjadi penulis-penulis renungan yang berkualitas.</p>
<p>Selain itu, kami juga mempresentasikan produk-produk SABDA sehingga dapat memperlengkapi para penulis renungan ini dengan artikel dan bahan-bahan bermutu dari Yayasan Lembaga SABDA.</p>
<p>Berikut ini adalah kesaksian saya sebagai ketua panitia dan beberapa panitia lain yang mengikuti pelatihan penulis ini:</p>
<blockquote><p>&#8220;<em>Back to the Bible</em>&#8221; kira-kira frasa itu yang menggambarkan rangkaian pelatihan menulis renungan kemarin malam. Selain itu saya belajar bahwa renungan bukan sekadar merangkai kata-kata yang menghibur dan menyejukkan sesaat. Tapi renungan adalah hasil perenungan dari seseorang yang bergumul dan mempelajari firman Tuhan secara mendalam dan bertanggung jawab. (<a href="http://blog.sabda.org/author/ryan/">Ryan</a>)</p></blockquote>
<blockquote><p>Kata orang Jerman, ini merupakan &#8220;<em>aufklarung</em>&#8221; alias pencerahan bagi saya dalam memahami renungan. Salah satu &#8220;pembaruan pikiran&#8221; yang saya terima dari seminar penilis ini adalah bahwa renungan merupakan penggabungan dari tindakan menyelidiki Allah dan dan pengalaman pribadi, yang dituangkan secara jujur dalam kalimat-kalimat. Renungan lebih bersifat &#8220;<em>sharing</em>&#8221; daripada menggurui, dan bukan merupakan hasil &#8216;pemerkosaan&#8217; ayat terhadap topik-topik yang akan diangkat dalam renungan tersebut. Namun sebaliknya, hasil penggalian ayat yang diterapkan dalam kehidupan pribadi dan dibagikan kepada orang lain dalam bentuk tulisan. Meski sulit mencari jenis renungan seperti ini saat ini, tetapi saya harap seminar seperti ini dapat mendorong untuk mengawalinya. (<a href="http://blog.sabda.org/author/berlin">Berlin</a>)</p></blockquote>
<blockquote><p>Belajar tidak hanya menelan mentah-mentah bahan renungan yang kita baca. Tapi kita sendiri harus menggali dan menggali terus supaya kita tidak hanya mendapatkan kulitnya saja, tapi juga sari dari ayat-ayat yang kita renungkan. Itu adalah sangat penting didapat dalam sebuah renungan. (<a href="http://blog.sabda.org/author/elly">Elly</a>)</p></blockquote>
<blockquote><p>Berkat yang saya dapat dari seminar penulis kemarin, adalah bahwa mulai saat ini kita harus lebih selektif lagi memilih bahan renungan karena tidak semua renungan Kristen menyampaikan firman Tuhan meskipun dibuat oleh orang Kristen dan ada kutipan ayatnya. Dan yang ditekankan dalam seminar penulis kemarin adalah bahwa renungan bukan hiburan tetapi renungan adalah menyampaikan firman Tuhan kepada pembaca. (<a href="http://blog.sabda.org/author/anik">Anik</a>)</p></blockquote>
<p>Respons lain silakan diposting di kolom komentar <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2012%2F05%2F09%2Fmenulis-renungan-dengan-software-sabda%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2012/05/09/menulis-renungan-dengan-software-sabda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Raker YLSA 2011 yang Unik</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2011/02/14/raker_2011/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=raker_2011</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2011/02/14/raker_2011/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 07:39:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[divisi]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[raker]]></category>
		<category><![CDATA[staf]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1705</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kita akan Raker!&#8221; itulah topik pembicaraan awal tahun 2011 di kantor YLSA. Kesibukan masing-masing divisi tak terelakkan lagi. Bersama rekan-rekan dari divisi PESTA, saya menyusun laporan evaluasi serta planning tahun 2011 yang akan dipresentasikan dalam acara raker nanti. Tapi bukan hanya divisi PESTA yang sibuk, seluruh divisi juga bersibuk ria. Divisi NET (yang sekarang menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/02/IMG_0054-300x225.jpg" alt="Raker YLSA 2011 yang Unik" width="200" height="150" class="alignright size-medium wp-image-1706" />&#8220;Kita akan Raker!&#8221; itulah topik pembicaraan awal tahun 2011 di kantor YLSA. Kesibukan masing-masing divisi tak terelakkan lagi. Bersama rekan-rekan dari divisi PESTA, saya menyusun laporan evaluasi serta planning tahun 2011 yang akan dipresentasikan dalam acara raker nanti. Tapi bukan hanya divisi PESTA yang sibuk, seluruh divisi juga bersibuk ria. Divisi NET (yang sekarang menjadi ITS), WEB, Publikasi, Administrasi, dan tidak ketinggalan divisi termuda, yaitu <a href="http://blog.sabda.org/2011/01/14/yang-baru-di-ylsa-divisi-komunitas/">divisi Komunitas</a>, sibuk menyiapkan laporan dan planning divisi masing-masing.<span id="more-1705"></span> </p>
<p>Raker, singkatan dari rapat kerja, adalah kegiatan rutin awal tahun YLSA yang bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian tahun lalu dan menyiapkan rencana tahun baru. Selain itu, kesempatan raker seperti ini biasanya juga digunakan pimpinan untuk memberi training bagi kemajuan staf. Tema raker yang diadakan 21 &#8211; 22 Januari 2011 ini adalah &#8220;Terbang Tinggi bagai Rajawali&#8221;. Melalui tema ini diharapkan staf YLSA bisa memperbarui kekuatan dengan mengingat kembali kebesaran dan kebaikan Tuhan yang telah memimpin dan memelihara yayasan ini selama hampir 17 tahun. </p>
<p>Tahun 2011 adalah pengalaman saya kedua mengikuti raker YLSA dan menurut saya agak berbeda dari<a href="http://blog.sabda.org/2010/01/15/raker-ylsa-2010/"> raker</a> <a href="http://blog.sabda.org/2009/02/04/raker-ylsa-2009/">sebelum-sebelumnya</a>. Di setiap raker biasanya peserta tidak lepas dari banyaknya kertas laporan dan planning divisi yang dibagikan kepada peserta. Namun, pemandangan itu tak terlihat lagi karena raker kali ini &#8220;paperless&#8221;, kami lebih banyak memanfaatkan LCD proyektor (dapat pinjaman) untuk menampilkan bahan-bahan raker. Tentunya lebih irit, karena tidak perlu mengcopy banyak kertas. Selain itu semua peserta bisa bersama-sama terfokus pada tampilan di layar, bahkan notula raker pun langsung diketik di layar sehingga semua peserta bisa mengikuti pembicaraan (kritik, usulan dan saran) dengan lebih baik. Catatan-catatan notula itu sekarang sudah dipindah ke <a href="http://blog.sabda.org/2011/01/31/zion-bangkit/">situs Zion</a> untuk bisa dilihat lagi oleh semua staf.</p>
<p>Keunikan lain, raker kali ini dilaksanakan di area kantor, tepatnya di seberang kantor, di belakang rumah kos staf YLSA. Di sana sedang dibangun ruang pertemuan yang rencananya akan memanfaatkan untuk pelebaran kantor YLSA sementara. Walaupun saat ini baru setengah jadi, tapi sudah bisa dimanfaatkan untuk menjadi tempat raker. Raker YLSA biasanya di lakukan di luar kota, supaya kita bisa ganti suasana sejenak. Seperti dua tahun berturut-turut yang lalu kami pergi ke Kaliurang. Tapi melihat cuaca bulan-bulan terakhir yang kurang bersahabat, maka pilihan untuk tinggal di Solo kelihatannya lebih menarik. Tapi saya sempat khawatir karena ketika pelaksanaan raker semakin dekat, bangunan tersebut belum ada lantainya. Puji Tuhan, ketika raker tiba, ruangan tersebut sudah dapat digunakan meskipun baru ada lantai keramik, tapi belum berpintu dan berjendela.</p>
<p>Jadwal acara memang cukup padat, bahkan beberapa acara molor dari jadwal sehingga harus ada acara yang ditunda lain kali, seperti pengenalan Drupal 7 dan presentasi Alkitab Mobile. Sudah menjadi tradisi, di raker kita juga dibekali dan diperlengkapi. Kali ini kita dilatih dengan menonton film  yang bertujuan mengembangkan potensi staf dan tim.</p>
<p>Suasana kekeluargaan semakin nyata karena ada games dan talent show. Canda dan tawa mewarnai kehangatan kebersamaan sehingga cukup menghilangkan kepenatan dan rasa lelah selama acara. Ya, Tuhan sungguh menyatakan pemeliharaan-Nya selama raker YLSA berlangsung. Harapan saya, daftar panjang planning 2011 dari semua divisi YLSA yang dihasilkan selama raker ini dapat dilaksanakan dengan hikmat dari Tuhan. Puncak tujuannya adalah untuk kemuliaan Tuhan. Soli Deo Gloria!</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2011%2F02%2F14%2Fraker_2011%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2011/02/14/raker_2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Staf YLSA Ikut Kuliah Pdt. Joseph Tong</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/09/26/perkuliahan-intensif-di-pacet/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perkuliahan-intensif-di-pacet</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/09/26/perkuliahan-intensif-di-pacet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Sep 2010 08:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[staf]]></category>
		<category><![CDATA[teologia]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1253</guid>
		<description><![CDATA[Saya bersama beberapa rekan YLSA lain (Novi, Santi dan Dewi) mendapatkan kepercayaan dari kantor untuk mengikuti kuliah intensif &#8220;Basic Reformed Beliefs&#8221; (tgl. 23 &#8211; 26 September), yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Theologi Injili Abdi Allah (STTIAA), di Pacet, Mojokerto. Pengampu kuliah ini adalah Pdt. Prof. Joseph Tong, Ph.D yang merupakan salah satu pendiri sekolah teologia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-1276" title="Perkuliahan_intensif_di Pacet" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/09/kitab.gif" alt="Perkuliahan_intensif_di Pacet" width="160" height="180" />Saya bersama beberapa rekan YLSA lain (<a href="http://blog.sabda.org/author/novita/">Novi</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/santi/">Santi</a> dan Dewi) mendapatkan kepercayaan dari kantor untuk mengikuti kuliah intensif &#8220;Basic Reformed Beliefs&#8221; (tgl. 23 &#8211; 26 September), yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Theologi Injili Abdi Allah (<a href="http://sttiaa.wordpress.com/">STTIAA</a>), di Pacet, Mojokerto. Pengampu kuliah ini adalah Pdt. Prof. Joseph Tong, Ph.D yang merupakan salah satu pendiri sekolah teologia ini.</p>
<p>Sebuah pengalaman yang sungguh menyenangkan ketika dipercayakan untuk mengikuti kuliah teologia dengan melakukan perjalanan cukup panjang selama 5 hari ke Pacet. Secara pribadi saya merasakan seperti kembali ke rumah sendiri karena dulu saya juga menuntut ilmu di salah satu sekolah teologia di Surabaya dan tinggal di asrama.<span id="more-1253"></span></p>
<p>Ada banyak hal yang saya dapatkan setelah menyelesaikan setiap sesion yang dipaparkan oleh pembimbing perkuliahan ini. Khususnya mengenai isu-isu teologi yang sekarang sedang populer dan beberapa pertanyaan klasik mengenai iman Kristen yang diajukan oleh mahasiswa/i. Semoga pengetahuan ini dapat semakin mempertajam wawasan ranah teologi yang saya miliki dan mendapat contoh nyata untuk lebih memahaminya. Selama kuliah tidak jarang saya merasa ketinggalan dalam mencatat karena mendengar istilah-istilah yang asing di telinga saya (bahasa filsafat).</p>
<p>Kuliah tentang perspektif iman Reformed ini tak ubahnya seperti &#8220;Kawah candradimuka&#8221; (kawah yang keramat dan sakti dalam cerita wayang tempat penggemblengan ksatria agar menjadi ksatria yang kuat dan tangguh). Kami semua diajak untuk kembali kepada kebenaran iman Kristen yang sejati, yaitu &#8220;Back to Bible&#8221;. Selama 4 hari menuntut ilmu di Pacet memberikan banyak manfaat bagi saya, khususnya untuk semakin mampu mengampu kelas diskusi Pendidikan Elektronik Studi Teologi Kaum Awam (<a href="http://pesta.sabda.org/">PESTA</a>) yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga SABDA (<a href="http://www.ylsa.org/">YLSA</a>). PESTA memiliki semangat yang sama yaitu melalui kursus-kursus teologi online GRATIS yang diberikan, diharapkan para peserta dapat memiliki kepercayaan yang semakin teguh dengan berdasar dan berpijak pada kebenaran firman Tuhan. Soli Deo Gloria!</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F09%2F26%2Fperkuliahan-intensif-di-pacet%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/09/26/perkuliahan-intensif-di-pacet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Metode PA: Tematik</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/06/15/metode-tematik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=metode-tematik</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/06/15/metode-tematik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 06:08:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[pemahaman]]></category>
		<category><![CDATA[tema]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1122</guid>
		<description><![CDATA[Alkitab merupakan landasan utama di dalam iman Kristen, sebab seluruh pengajaran Kristen bersumber dan berdasar pada apa yang tertulis dalam Alkitab. Melalui Alkitab kita dapat mengenal Allah dan karya-Nya, pribadi dan karya Kristus, serta pribadi dan karya Roh kudus. Ada berbagai macam tema pokok dan penting dalam firman Tuhan yang harus kita pahami dan pelajari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/06/gambar-lilin-200x300.jpg" alt="Metode_PA_Tematik" title="Metode_PA_Tematik" width="150" height="215" class="alignright size-medium wp-image-1125" /><a href="http://alkitab.sabda.org">Alkitab</a> merupakan landasan utama di dalam iman Kristen, sebab seluruh pengajaran Kristen bersumber dan berdasar pada apa yang tertulis dalam Alkitab. Melalui Alkitab kita dapat mengenal Allah dan karya-Nya, pribadi dan karya Kristus, serta pribadi dan karya Roh kudus. Ada berbagai macam tema pokok dan penting dalam firman Tuhan yang harus kita pahami dan pelajari supaya kita tidak terjebak dalam pengajaran yang tidak menyimpang sesuai dengan firman Tuhan. Artinya, firman Tuhan sendiri memiliki peran utama menuntun seseorang untuk dapat mengenal Allah dalam Yesus Kristus dan bertumbuh dalam Dia sehingga firman Tuhan mengambil peranan penting dalam kehidupan manusia.</p>
<p>Tetapi sangat disayangkan, jika keberagaman tema dan pengajaran dalam Alkitab ini hanya sekadar memberi informasi tanpa kita mengetahui maksud yang sebenarnya dari tema-tema penting itu. Kalau dulu firman Tuhan ditujukan kepada orang-orang zaman dulu yang sederhana, dengan keterbatasan alat, tapi mereka bisa mempelajarinya dengan baik, mengapa kita saat ini tidak berusaha semaksimal mungkin untuk memahami firman Tuhan tersebut dengan lebih baik lagi? <span id="more-1122"></span></p>
<p>Sehubungan dengan mempelajari tema-tema dalam Alkitab, saya secara khusus akan membagikan pengalaman saya ketika mempelajari dan melakukan Pendalaman Alkitab dengan memakai metode Tematik di <a href="http://www.ylsa.org/">YLSA</a>. Metode tematik sangat menolong saya untuk memahami iman kristiani dengan lebih baik. Metode ini cukup sederhana dan sangat praktis untuk melakukan penelaahan Alkitab karena memakai cara dialog. Untuk mempermudah Anda memahami maksud saya, maka saya akan memberikan beberapa langkah-langkah penting dalam memahami metode ini.</p>
<ol type="1">
<li> Pilih tema yang akan dipelajari.
<p style="margin-left: 17pt;">Tema-tema tersebut bebas untuk dipilih sesuai kebutuhan pelajaran apa yang akan Anda dipelajari dari firman Tuhan tersebut. Contoh tema: Roh Kudus, ketaatan, anugerah, kasih dan sebagainya.</p>
</li>
<li> Susun daftar ayat yang sesuai dengan tema.
<p style="margin-left: 17pt;">Susun daftar ayat yang berkaitan dengan tema kemudian analisa ayat yang terkait untuk menemukan jawaban dari pilihan pertanyaan Anda.</p>
</li>
<li> Pilih pertanyaan dalam tema itu.
<p style="margin-left: 17pt;">Untuk mempertajam pemahaman tentang tema yang kita pilih jangan lupa menyertakan pertanyaan yang kritis mengenai tema tersebut. Batasi pertanyaan minimal tiga atau empat pertanyaan.</p>
</li>
<li> Untuk setiap ayat, buat pertanyaan yang dapat dijawab oleh<br /><span style="margin-left: 17pt;">ayat tersebut.</span>
<p style="margin-left: 17pt;">Supaya mendapatkan hasil yang baik, buatlah pertanyaan dari setiap ayat yang kita pilih. Jawabannya harus dapat dijawab oleh ayat yang kita pilih. Selain sebagai bahan untuk berdiskusi, hal ini akan lebih mempertajam kemampuan kita dalam mempelajari firman Tuhan.</p>
</p>
</li>
<li> Buat kesimpulan/rangkuman.
<p style="margin-left: 17pt;">Anda dapat menyusun kembali garis besar dari hasil studi yang sudah Anda pelajari, sehingga diharapkan Anda dapat lebih memahaminya.</p>
</li>
<li> Aplikasi yang diterapkan.
<p style="margin-left: 17pt;">Yang terakhir ini berkaitan dengan penerapan praktis dari hasil diskusi tema yang Anda pelajari bersama kelompok untuk dilakukan dalam kehidupan setiap pribadi.</p>
</li>
<p>Walaupun metode ini tergolong sederhana dan praktis bukan berarti tidak memiliki kesulitan untuk memakainya. Karena metode ini lebih bersifat dialog, maka kesulitan utama adalah bagaimana membuat pertanyaan yang baik sehingga memperoleh jawaban yang baik juga. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya bila metode ini dilakukan dalam kelompok belajar tumbuh bersama sehingga bisa saling menolong.</p>
<p>Saya secara pribadi sangat diberkati dengan metode ini sehingga semakin diperkaya dalam mempelajari firman Tuhan. Jika Anda rindu untuk belajar firman Tuhan dengan kreatif, maka metode ini cocok untuk Anda praktikkan dan saya yakin Anda akan menemukan keindahan dan kekayaan firman Tuhan. Selamat mencoba, Tuhan memberkati.  <em>Solus Christus</em>.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F06%2F15%2Fmetode-tematik%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/06/15/metode-tematik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelas PESTA: Tempat Belajar dan Bertumbuh</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2009/11/05/kelas-pesta-tempat-belajar-dan-bertumbuh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kelas-pesta-tempat-belajar-dan-bertumbuh</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2009/11/05/kelas-pesta-tempat-belajar-dan-bertumbuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 03:28:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ryan</dc:creator>
				<category><![CDATA[PESTA (Pendidikan)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pesta]]></category>
		<category><![CDATA[staf]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=696</guid>
		<description><![CDATA[Seperti kata pepatah &#8220;tak kenal maka tak sayang&#8221;, maka saya akan memperkenalkan diri supaya dikenal dan mudah-mudahan suatu ketika nanti juga bisa disayang &#8230;. Nama saya Desi Rianto. Supaya tidak disangka wanita, maka saya lebih suka dipanggil Ryan. Tidak terasa sudah 3 bulan saya bekerja dan melayani di YLSA. Selama 3 bulan itu, YLSA telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2009/04/pesta2-300x95.jpg" alt="kelas_pesta_tempat_belajar_dan_bertumbuh" title="kelas_pesta_tempat_belajar_dan_bertumbuh" width="240" height="76" class="alignright" />Seperti kata pepatah &#8220;tak kenal maka tak sayang&#8221;, maka saya akan  memperkenalkan diri supaya dikenal dan mudah-mudahan suatu ketika nanti juga bisa disayang &#8230;. Nama saya Desi Rianto. Supaya tidak disangka wanita, maka saya lebih suka dipanggil Ryan. Tidak terasa sudah 3 bulan saya bekerja dan melayani di YLSA. Selama 3 bulan itu, YLSA telah banyak membantu dan membekali saya untuk dapat bekerja dan melayani dengan baik. Pada masa yang akan datang, saya ingin belajar lebih banyak lagi. <span id="more-696"></span></p>
<p>Saya mendapat kepercayaan untuk menjadi staf di divisi <a href="http://pesta.sabda.org" target="_blank">PESTA (Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam)</a>. Selain itu, saya juga diperbantukan di <a href="http://blog.sabda.org/category/publikasi-sumber-bahan/">divisi Publikasi</a>. Sebagai staf PESTA, saya diberikan tugas menjadi moderator dalam diskusi PESTA. Tugas menjadi moderator ternyata tidaklah mudah. Banyak hal yang harus saya kuasai, selain kemampuan menulis tentu saya juga harus menguasai materi teologi supaya saya bisa menolong peserta PESTA belajar secara maksimal. Meskipun sulit, saya bersyukur karena saya bisa lebih lagi mendalami pengetahuan teologi dan semakin mengenal firman-Nya. Ya, tugas yang sulit namun sangat memberkati.</p>
<p>Saya juga merasa sangat terberkati oleh para peserta PESTA. Menurut saya, para peserta diskusi sangat antusias dan aktif dalam berdiskusi. Meskipun mereka memunyai kesibukan masing-masing, hal tersebut rupanya tidak mengganggu konsentrasi mereka. Sebaliknya, mereka bersemangat sekali untuk aktif mengikuti diskusi dengan baik. Suasana kekeluargaan dalam kelas-kelas diskusi PESTA pun sangat terasa. Hal ini terlihat ketika ada peserta tidak aktif diskusi atau jika ada yang sedang mengalami pergumulan masalah hidup, maka peserta lain pun mulai memberikan dukungan dan dorongan, bahkan ada yang memberikan solusi dan jalan keluar.</p>
<p>Tidak semua peserta diskusi adalah para aktifis gereja, tapi yang jelas mereka adalah orang-orang yang mencintai kebenaran firman Tuhan. Mereka belajar bukan hanya untuk menambah wawasan teologinya semata, melainkan untuk mengenal lebih dalam pribadi Allah. Mereka adalah orang-orang yang kritis dalam memberikan argumentasi dan sanggahan-sangahan yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Untuk itu beberapa dari peserta menyempatkan diri mencari berbagai sumber buku referensi yang berhubungan dengan pokok diskusi sebagai bahan perbandingan. Penggalian akan sebuah topik terus dilakukan karena prinsipnya adalah &#8220;back to Bible&#8221;, Alkitab sebagai standar kebenaran yang mutlak.</p>
<p>Baru saja PESTA menyelesaikan kelas diskusi KRP (Kehidupan Rasul Paulus). Dari beberapa evaluasi, beberapa peserta merasa mulai dibangkitkan kembali kerohaniannya, di samping memiliki pemahaman yang baru tentang KRP. Selain KRP, PESTA juga akan membuka kelas diskusi Natal pada bulan Desember, serta kelas DIK (Dasar-Dasar Iman Kristen) periode Januari/Februari 2010. Kelas DIK ini adalah kelas wajib agar peserta dapat mempelajari pokok-pokok penting iman Kristen. Pelajaran-pelajaran ini sangat penting sekali untuk memperkokoh iman dan pengenalan kita akan Sang Pencipta. Untuk itu, ayo cepat-cepat mendaftarkan diri untuk belajar bersama-sama dasar-dasar iman kepercayaan yang teguh sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Tuhan memberkati.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2009%2F11%2F05%2Fkelas-pesta-tempat-belajar-dan-bertumbuh%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2009/11/05/kelas-pesta-tempat-belajar-dan-bertumbuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.300 seconds -->

