<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog SABDA &#187; Elly</title>
	<atom:link href="http://blog.sabda.org/author/elly/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.sabda.org</link>
	<description>melayani dengan berbagi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 May 2012 14:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>SABDA dalam Solo Cyber Day</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2012/02/29/sabda-dalam-solo-cyber-day/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sabda-dalam-solo-cyber-day</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2012/02/29/sabda-dalam-solo-cyber-day/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 08:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elly</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humas (PR)]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas (Jejaring)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[SABDA]]></category>
		<category><![CDATA[solo]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=2774</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 4 Desember 2011 adalah hari Minggu. Biasanya, hari Minggu pagi, pkl. 06.00 aku sudah berangkat ke gereja untuk mengikuti kebaktian pagi. Tapi untuk kali ini, aku harus bangun lebih pagi dari biasanya karena SABDA buka stan di acara Solo Cyber Day. Solo Cyber Day adalah sebuah event yang diselenggarakan oleh pemerintah kota Surakarta. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-2785" title="scd" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2012/03/scd-edit.jpg" alt="" width="204" height="312" />Pada tanggal 4 Desember 2011 adalah hari Minggu. Biasanya, hari Minggu pagi, pkl. 06.00 aku sudah berangkat ke gereja untuk mengikuti kebaktian pagi. Tapi untuk kali ini, aku harus bangun lebih pagi dari biasanya karena <a href="http://sabda.org">SABDA</a> buka stan di acara <a href="http://www.solocyberday.com/">Solo Cyber Day</a>.</p>
<p>Solo Cyber Day adalah sebuah event yang diselenggarakan oleh <a href="http://www.surakarta.go.id/">pemerintah kota Surakarta</a>. Inti acara ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat Solo tentang nilai-nilai positif di dunia cyber (internet).<span id="more-2774"></span> Adapun tujuan diadakannya Solo Cyber Day yakni untuk menjadikan Solo sebagai kota dengan akses internet yang mudah dan tersebar di seluruh area, dan menjadikan internet sebagai life style di seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan. Ini merupakan upaya pemerintah kota untuk mewujudkan masyarakat Solo sebagai masyarakat yang terdidik dalam menggunakan internet. Pada acara ini, komunitas-komunitas cyber di kota Solo diberi kesempatan untuk &#8220;unjuk gigi&#8221; kepada masyarakat dengan membuka stan-stan yang sudah disiapkan panitia. Bukan suatu kebetulan kalau SABDA ada di kota Solo dan bisa ikut ambil bagian dalam acara ini.</p>
<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2012/02/scd1-200x150.jpg" alt="" title="scd1" width="200" height="150" class="alignright size-medium wp-image-2802" />Stan-stand dibuka pada pk. 06.00 &#8211; 12.00 WIB. Karena itu sejak pk. 04.30, beberapa staf YLSA sudah datang untuk membantu menyiapkan dan membawa barang-barang yang diperlukan ke tempat lokasi, yaitu di sepanjang jalan Slamet Riyadi, atau tepatnya di area citywalk di depan Sriwedari. Di sepanjang lokasi Solo Cyber Day tersebut panitia membangun stand darurat dari bambu. Selain akses internet, panitia hanya menyediakan satu meja dan 2 kursi. Alhasil kami harus bawa meja dan kursi tambahan sendiri.</p>
<p>Ketika semua barang yang akan dibawa sudah masuk ke dalam mobil, ada satu barang yang tidak bisa masuk karena panjangnya melebihi panjang mobil, yaitu sebuah meja yang biasa kita pakai untuk makan siang bersama. Meja sepanjang 2 meter itu akhirnya kita angkut di atas mobil, tanpa diikat. <a href="http://blog.sabda.org/author/yulia/">Ibu Yulia</a> yang ada di dalam mobil was-was, takut mejanya jatuh. Di setiap belokan, dia berteriak, &#8220;Pelan-pelan, hati-hati, nanti mejanya melorot.&#8221; Ketika berangkat aku lihat tangan <a href="http://blog.sabda.org/author/beleey/">Billy</a> berada di luar mobil, seperti kondektur angkot, ternyata tangan Billy memegangi meja biar tidak jatuh hehehe&#8230; Tapi supirnya memang sangat ahli, jadi meja bisa sampai tujuan tanpa melorot dari atap mobil <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2012/02/scd2-200x150.jpg" alt="" title="scd2" width="200" height="150" class="alignright size-medium wp-image-2792" />Pk. 5.00 kami sudah tiba di lokasi dan <a href="http://blog.sabda.org/category/software-biblika/">tim ITS</a> langsung sibuk memasang kabel-kabel dan beberapa komputer untuk mempertunjukkan <a href="http://www.slideshare.net/sabda/produk-sabda">produk-produk pelayanan SABDA</a> dan untuk pengunjung bisa mengakses situs-situs YLSA secara langsung. Yang kami promosikan di stan Komunitas SABDA ini adalah pengunjung bisa mendapatkan <a href="http://sabda.net">software SABDA</a>, bahan biblika, bahan anak, <a href="http://audio.sabda.org">CD Alkitab Audio</a> berbagai bahasa, brosur SABDA, stiker SABDA, dll.. Semuanya itu dibagikan gratis.</p>
<p>Di Solo, setiap hari Minggu, jalan protokol Slamet Riyadi selalu ditutup untuk acara Car Free Day. Jadi pagi itu sudah banyak sekali orang yang lalu lalang untuk berolah raga jalan pagi. Awalnya, tidak banyak orang yang mampir di stan Komunitas SABDA. Mereka hanya sekedar melihat-lihat saja, mungkin karena tidak tahu apa itu SABDA. Akhirnya, Ibu Yulia punya ide untuk membuat tulisan cukup besar &#8220;ALKITAB AUDIO GRATIS&#8221; di sebuah kertas yang ditaruh di clipboard. Dengan berdiri di depan stan, kami bergantian memegang clipboard tersebut untuk menarik perhatian orang yang lalu lalang. Cukup berhasil juga rupanya, karena orang mulai berani datang dan masuk untuk menanyakan apa itu SABDA. Setelah mengetahui apa yang kami promosikan, mereka mulai tertarik untuk meminta CD Alkitab Audio, bahkan ada yang membeli USB yang berisi bahan-bahan pelayanan untuk anak. Ada juga yang minta diinstallkan Alkitab di HP mereka, ada juga yang membawa laptop dan meminta diinstallkan software SABDA. Tapi ada juga yang sekadar bertanya-tanya tentang pelayanan SABDA.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-2788" title="solocyberday2" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2012/03/solocyberday2-200x93.jpg" alt="" width="400" height="186" /> Aku senang karena bisa turut ambil bagian di acara ini. Selain membagikan brosur, mengajak pengunjung untuk mampir ke stan SABDA, aku juga berkesempatan untuk menjelaskan tentang Publikasi YLSA ataupun Alkitab audio. Walaupun tidak cukup fasih tapi aku berusaha semampuku. Kalau tidak bisa menjawab pertanyaan pengunjung, maka aku langsung operkan ke teman-teman yang lebih paham, karena di sana ada <a href="http://blog.sabda.org/author/davida/">Evie</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/billy">Billy</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/yochan/">Yochan</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/hadi/">Hadi</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/ryan/">Ryan</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/gunung/">Gunung</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/yosua/">Yudo</a>, dan yang pasti tidak pernah ketinggalan adalah pimpinan kita yaitu Ibu Yulia. Beliau juga mengajak putri tercintanya, Jesica [link]. Senang melihat Jesica belajar bahasa isyarat di stan komunitas tuna rungu, kelihatannya ikut menikmati suasana. Sekitar jam 09.00 <a href="http://blog.sabda.org/author/santi/">Santi</a> ikut datang walaupun cuma sebentar, karena ada keperluan keluarga.</p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-2787" title="solocyberday1" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2012/03/solocyberday1-200x164.jpg" alt="" width="200" height="164" />Cerita seru lain, stan SABDA secara &#8220;tidak kebetulan&#8221; berdampingan dengan stan Wikipedia. Aku mengamati, berbeda dengan stan SABDA yang penuh barang dan orang, stan Wikipedia minimalis sekali. Hanya meja kecil, 1 laptop, 1 tas, dan beberapa buku, dan 2 orang penjaga <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Karena begitu kosong dan stan SABDA begitu penuh, maka  kami pun tidak segan-segan menitipkan barang dan orang di sana <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <!--Maklum, promotor stan Wikipedia adalah Benny, staf SABDA yang hari itu membelot... Merasa sendiri dan ingin bisa bersaing, aku melihat "penjaga" stan Wikipedia ini berani menempuh segala cara untuk mempromosikan stannya, bahkan sampai suaranya serak... "Wikipedia, swa-sunting! Sunting langsung, gratis! Ayo silakan, siapa mau menyunting, gratis!", demikian teriakan Benny dengan menggelegar, membuatku terkaget-kaget dan tertawa :)--> Oh iya, sang penjaga stan itu juga beruntung terpilih untuk mengampanyekan Wikipedia di tribun utama, meski nyaris kehilangan kesempatan itu karena tidak mendengar nama Wikipedia dipanggil oleh MC. Untung ada orang yang berbaik hati memberitahukan bahwa Wikipedia sudah dipanggil-panggil MC untuk naik ke tribun <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2012/02/scd3-200x150.jpg" alt="" title="scd3" width="200" height="150" class="alignright size-medium wp-image-2803" />Melalui acara Solo Cyber Day ini, aku belajar bersosialisai dengan banyak orang, termasuk yang non-Kristen. Ini juga pertama kalinya SABDA ikut kegiatan di masyarakat umum, membagikan firman Tuhan di tengah-tengah mereka. Bersyukur acara ini berlangsung lancar. Sekitar pk. 12 siang, hujan mengguyur cukup deras, lima menit setelah kami meninggalkan lokasi.</p>
<p>Harapanku untuk mereka yang berkunjung dan menerima produk-produk SABDA, hatinya dapat dibukakan untuk lebih mengenal Tuhan dan firman-Nya. Biarlah, mereka menjadi alat Tuhan untuk menyebarkan lagi firman Tuhan yang sudah mereka terima kepada yang lain. Aku senang sekali mengikuti kegiatan ini. Tapi aku akan lebih senang lagi kalau bisa ikut membantu tim ITS menginstall program Alkitab ke laptop atau HP para pengunjung. Ya, aku akan belajar dan minta dilatih oleh tim ITS. Suatu saat, aku juga pasti bisa melakukannya untuk kemuliaan nama Tuhan. Amin.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2012%2F02%2F29%2Fsabda-dalam-solo-cyber-day%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2012/02/29/sabda-dalam-solo-cyber-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadiah Proyektor LCD untuk YLSA</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2011/07/21/hadiah-proyektor-lcd-untuk-ylsa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hadiah-proyektor-lcd-untuk-ylsa</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2011/07/21/hadiah-proyektor-lcd-untuk-ylsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 08:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elly</dc:creator>
				<category><![CDATA[Administrasi (Keuangan)]]></category>
		<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur (Fasilitas)]]></category>
		<category><![CDATA[lcd]]></category>
		<category><![CDATA[proyektor]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=2333</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya sudah sejak lama YLSA membutuhkan proyektor LCD. Saya masih ingat pengalaman sebelumnya, setiap kali akan pergi roadshow SABDA, atau untuk keperluan internal (Raker 2011), atau untuk pelatihan staf YLSA, maka kami harus mencari pinjaman proyektor LCD &#8212; kadang dari papanya Titus, kadang dari gerejanya Yochan. Saya pun ikut &#8220;deg-degan&#8221;, takut kalau nanti tidak mendapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.sabda.org/2011/07/21/hadiah-proyektor-lcd-untuk-ylsa/proyektor_lcd/" rel="attachment wp-att-2334"><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2011/07/Proyektor_lcd-200x146.jpg" alt="" width="200" height="146" class="alignright size-medium wp-image-2334" /></a>Sebenarnya sudah sejak lama <a href="http://www.ylsa.org/">YLSA</A> membutuhkan proyektor LCD. Saya masih ingat pengalaman sebelumnya, setiap kali akan pergi <a href="http://blog.sabda.org/tag/roadshow/">roadshow SABDA</A>, atau untuk keperluan internal (<a href="http://blog.sabda.org/2011/02/14/raker_2011/">Raker 2011</A>), atau untuk <a href="http://blog.sabda.org/tag/pelatihan/">pelatihan staf YLSA</A>, maka kami harus mencari pinjaman proyektor LCD &#8212; kadang dari papanya <a href="http://blog.sabda.org/author/titus/">Titus</A>, kadang dari gerejanya <a href="http://blog.sabda.org/author/yochan/">Yochan</A>. Saya pun ikut &#8220;deg-degan&#8221;, takut kalau nanti tidak mendapat pinjaman. Puji Tuhan, kami selalu mendapat pinjaman, hehehe&#8230; <span id="more-2333"></span></p>
<p>Sudah berkali-kali kami mengusulkan ke pimpinan untuk punya LCD proyektor sendiri, tapi selalu saja diberi alasan &#8212; &#8220;ada keperluan lain yang lebih penting&#8221;. Memang entah mengapa, setiap kali ada uang untuk bisa membeli proyektor LCD, ada saja kebutuhan lain yang lebih mendesak sehingga selalu batal. </p>
<p>Beberapa kali saat <a href="http://blog.sabda.org/tag/pelatihan/">training staf YLSA</A>, kami membutuhkan proyektor LCD, tapi tidak tersedia, maka kami pun harus cukup puas dengan memakai 2 monitor komputer. Jelas ini tidak memadai, karena ada lebih dari 20 pasang mata yang harus melihat pada 2 layar monitor yang kecil itu. Alangkah enaknya kalau kami punya proyektor LCD sendiri. Maka, proyektor LCD pun kami catat sebagai salah satu dari banyak sekali <A HREF="http://blog.sabda.org/tag/raker/">mimpi-mimpi YLSA</A> yang akan kami doakan di tahun 2011! </p>
<p>Ada pengalaman lucu tentang hal ini. Suatu ketika, saya diminta oleh Ibu <a href="http://blog.sabda.org/author/yulia/">Yulia</a> untuk membuat draft surat yang akan ditujukan kepada Sahabat YLSA, yang berisi permintaan dana untuk membeli proyektor LCD. Draft surat itu sudah jadi, dan untuk beberapa bulan cuma nongkrong di mailboxnya Bu Yulia, bahkan sampai hari ini, karena ternyata surat itu tidak pernah dikirim ke siapa pun. Tuhan menjawab dengan cara lain, salah satu sahabat kami dari Singapore, yang bernama Pak Mike Au, telah menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyediakan LCD Proyektor bagi YLSA. &#8220;Terima kasih banyak, Pak Mike&#8221;. </p>
<p>Tuhan itu memang luar biasa. Saya melihat Dia punya cara dan waktu yang lebih tepat untuk menjawab setiap kebutuhan YLSA. Cara yang tidak pernah kami pikirkan, itulah yang Dia sediakan bagi kami. Dengan semakin banyak orang Kristen mengenal pelayanan internet, maka YLSA pun semakin sering diundang untuk melakukan <a href="http://blog.sabda.org/tag/roadshow/">roadshow</a>, baik di kota Solo maupun ke luar kota. Kiranya proyektor LCD yang telah Dia berikan ini dapat berguna untuk ikut menjangkau lebih banyak orang mengenal SABDA-Nya. Saya bersyukur, karena salah satu mimpi YLSA 2011 dikabulkan oleh Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus. </p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2011%2F07%2F21%2Fhadiah-proyektor-lcd-untuk-ylsa%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2011/07/21/hadiah-proyektor-lcd-untuk-ylsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ulang Tahun YLSA ke-16</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/10/13/ulang-tahun-ylsa-ke-16/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ulang-tahun-ylsa-ke-16</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/10/13/ulang-tahun-ylsa-ke-16/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Oct 2010 07:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elly</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[staf]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1311</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya aku sendiri tidak tahu pasti kapan tanggal lahir resmi YLSA, karena dulu-dulu tidak pernah dirayakan. Yang aku tahu, adalah setelah tgl. 1 Oktober 2004, bertepatan dengan peresmian ruang kantor baru YLSA saat itu, maka sejak itu peringatan ulang tahun YLSA dijatuhkan tgl. 1 Oktober. Tahun ini, YLSA seharusnya genap berusia 16 tahun. Jadi kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-1314" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/10/IMG_0089-300x225.jpg" alt="IMG_0089" width="150" height="112" />Sebenarnya aku sendiri tidak tahu pasti kapan tanggal lahir resmi <a href="http://ylsa.org">YLSA</a>, karena dulu-dulu tidak pernah dirayakan. Yang aku tahu, adalah setelah tgl. 1 Oktober 2004, bertepatan dengan peresmian ruang kantor baru YLSA saat itu, maka sejak itu peringatan ulang tahun YLSA dijatuhkan tgl. 1 Oktober. Tahun ini, YLSA seharusnya genap berusia 16 tahun.<span id="more-1311"></span></p>
<p>Jadi kalau dihitung dari tahun 2004, kami baru merayakan ulang tahun YLSA sebanyak 6 kali, dan tiap kali merayakan selalu ada acara khusus. Karena YLSA kental dengan kehidupan rohaninya, maka acara ultah pasti ada  persekutuannya dan ada pula sharing tentang kebaikan Tuhan untuk YLSA. Acara yang juga spesial adalah makan-makan dengan menu yang pasti beda dan lebih istimewa dari biasanya.</p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-1313" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/10/IMG_0052-a-225x300.jpg" alt="IMG_0052-a" width="225" height="300" />Di pesta ulang tahun, biasanya kita akan melihat orang-orang datang dengan berdandan pakaian yang bagus-bagus, dan membawa kado. Di pesta ultah YLSA sangat berbeda karena kami datang dengan mengenakan kaos oblong jelek dan celana pendek. Kita juga tidak membawa kado, namun membawa lap <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Mau tahu untuk apa lap itu? Ya, lap itu untuk mengelap meja-meja, monitor-monitor, cpu-cpu, keyboard-keyboard, dan juga mouse-mouse. &#8220;Kerja bakti&#8221;, itulah tradisi memperingati hari ulang tahun YLSA. Paginya kita bersekutu, lalu siang sampai sore kita kerja bakti membersihkan ruang kantor dan semua fasilitas yang kita pakai sehari-harinya. Lap itu memang menjadi kado karena membuat kantor lebih cantik dan lebih bersih <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Selain itu, biasanya kita juga merubah formasi meja dan tempat duduk&#8230; Betul, formasi kantor YLSA sering sekali berubah, katanya supaya kita lebih kreatif&#8230;.</p>
<p>Tapi, khusus pada 1 Oktober 2010 kemarin, kita tidak melakukan kerja bakti. Kenapa? Saat itu kita sedang sibuk dengan beberapa hal sehingga kelihatannya waktunya kurang tepat. Tapi bukannya ditiadakan, hanya ditunda saja. Mudah-mudahan akhir bulan Oktober ini kita bisa lakukan acara bersih-bersih. Tapi tanggal 1 Oktober tetap kita sisihkan sebagai hari khusus sehingga kita mengisinya juga dengan acara khusus.  Acara diawali dengan kebaktian. Setelah itu ada evaluasi pencapaian kerja dan mapping tugas staf di masing-masing divisi, lalu ada juga sharing dari staf. Selain makan-makan, acara paling seru adalah talent show dari staf dan permainan. He he he &#8230; , menurutku kali ini lebih seperti retret, atau malah lebih mirip raker? &#8230;aku sendiri bingung.</p>
<p>Di acara <em>telent show</em> ini terlihat banyak staf YLSA yang ternyata punya bakat-bakat tersembunyi. Misalnya, ada <a href="http://blog.sabda.org/author/kusumanegara">Kusuma Negara</a> yang menampilkan kemahirannya memainkan biola, biola impornya yang baru. Ada juga grup &#8220;Eplekenyes&#8221; yang terdiri dari <a href="http://blog.sabda.org/author/beleey">Billy</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/hadi">Hadi</a> dan <a href="http://blog.sabda.org/author/ryan">Ryan</a> yang dalam waktu beberapa jam saja bisa merubah lirik lagu &#8220;Cantik&#8221; dari Kahitna menjadi lirik seperti ini:</p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-1312" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/10/IMG_0038-300x225.jpg" alt="IMG_0038" width="150" height="112" />YLSA&#8230; Yayasan Lembaga SABDA<br />
Tumbuh bersama untuk bangsa&#8230; tercinta&#8230;<br />
Oh&#8230; YLSA Yayasan Lembaga SABDA<br />
Hadir memberkati semua&#8230;<br />
Menyebarkan FirmanNya&#8230; ke Nusantara&#8230;<br />
Walau kadang aku kena marah,<br />
Tapi aku tak menyerah&#8230;</p>
<p>Reff:<br />
SABDA hadir memberkati kita semua&#8230;<br />
Tua Muda Janda Duda dan bau tanah&#8230;<br />
Menyatakan pelayanan tak kenal lelah<br />
Ini kesungguhan<br />
Sungguh aku sayang YLSA</p>
<p>Oh iya, ada juga mantan staf YLSA yaitu Abetnego yang menyumbangkan sebuah puisi untuk dibacakan pada acara Ulang Tahun YLSA kemarin. Aku dapat kehormatan untuk membacakan puisi tersebut <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Begini isinya:</p>
<p>Hal indah telah Allah berikan<br />
Perkara besar telah Tuhan percayakan<br />
Mujizat-mujizat telah Yesus nyatakan<br />
Penyertaan Roh Kudus selalu terjadi di hidupmu&#8230;<br />
Bertumbuh dan berkembang&#8230;<br />
Menghadapi halangan dan rintangan<br />
Menggenggam mimpi dan angan<br />
Serta harapan menyatu dalam langkahmu&#8230;<br />
Tuk raih tujuan Kerajaan-NYA</p>
<p>Dalam kedewasaanmu YLSA<br />
Tetaplah semangat, tetaplah berkarya<br />
Tetaplah melayani Dia<br />
Sampai Tuhan sendiri yang mengakhirinya<br />
Engkau adalah alat kemuliaan-NYA<br />
SELAMAT Ulang Tahun YLSAku&#8230;</p>
<p>Tak ketinggalan <a href="http://blog.sabda.org/author/setya">Setya</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/ami">Ami</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/anik">Anik</a> dan <a href="http://blog.sabda.org/author/fitri">Fitri</a>, mereka menampilkan sebuah drama yang menceritakan tentang YLSA masa depan.</p>
<p><img class="alignright size-medium wp-image-1315" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/10/IMG_0095-300x225.jpg" alt="IMG_0095" width="300" height="225" />Lalu acara diakhiri dengan doa bersama dan bernarsis-narsis ria di depan kamera:)</p>
<p>Apa harapan YLSA untuk yang akan datang? Ada banyak produk baru yang sedang dipikirkan YLSA, supaya firman Tuhan semakin tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Selain itu, kami juga minta agar Tuhan memberikan kantor yang lebih luas untuk YLSA supaya pelayanan kami bisa semakin berkembang. Menurutku dulu ruang kantor YLSA sudah lumayan besar, tetapi sekarang ternyata sudah tidak memadai lagi. Dengan bertambahnya usia, YLSA rupanya membutuhkan tempat yang semakin luas, karena kami berharap Tuhan akan kirim lebih banyak staf dan YLSA juga bisa membuka lebih banyak pelayanan. Semoga Tuhan berkenan&#8230;</p>
<p>Selamat ulang tahun YLSA <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Semua ini hanyalah kasih karunia Tuhan.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F10%2F13%2Fulang-tahun-ylsa-ke-16%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/10/13/ulang-tahun-ylsa-ke-16/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Metode PA: Survei Kitab</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/07/09/metode-survei-kitab/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=metode-survei-kitab</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/07/09/metode-survei-kitab/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 03:50:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elly</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[pasal]]></category>
		<category><![CDATA[survei]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1153</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sering kali saya mendengar istilah pemahaman Alkitab (PA), bahkan saya pun sudah pernah mengikuti kegiatan PA di gereja maupun pelayanan pemuda. Sebelumnya saya pikir semua PA menggunakan metode yang sama, dan tujuannya adalah untuk memahami inti bagian Alkitab yang ingin kita pelajari. Jadi, sekadar mencoba memahami ayat-ayat yang dibaca dan tidak terlalu memperhatikan bagaimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-1154" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/07/jawaban-com-300x225.jpg" alt="metode_survei_kitab" width="150" height="112" />Sudah sering kali saya mendengar istilah pemahaman Alkitab (PA), bahkan saya pun sudah pernah mengikuti kegiatan PA di gereja maupun pelayanan pemuda. Sebelumnya saya pikir semua PA menggunakan metode yang sama, dan tujuannya adalah untuk memahami inti bagian Alkitab yang ingin kita pelajari. Jadi, sekadar mencoba memahami ayat-ayat yang dibaca dan tidak terlalu memperhatikan bagaimana proses memahami bagian Alkitab tersebut. <span id="more-1153"></span>Setelah saya mengikuti PA di kantor <a href="http://ylsa.org">YLSA</a>, ternyata saya baru tahu bahwa ada banyak metode untuk melakukan PA. Sudah hampir 3 bulan ini saya dan teman-teman di YLSA mempelajari dan mempraktikkan berbagai metode PA untuk dapat dilakukan dalam kelompok PA di gereja ataupun untuk PA pribadi. Sudah banyak metode-metode PA yang ditulis rekan-rekan saya dalam blog-blog sebelumnya. Giliran saya sekarang adalah untuk memperkenalkan satu metode PA yang lain kepada Anda, yaitu metode Survei Kitab (Gambaran Besar) yang diambil dari buku &#8220;12 Dynamics Bible Study Methods&#8221;.</p>
<p>Langkah-langkah dalam metode survei kitab ini adalah:</p>
<ol>
<li>Pilih kitab yang akan dipelajari.<br />
Untuk memulai, kita bisa memilih kitab yang tidak terlalu banyak pasalnya, seperti Kitab <a href="http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=zefanya%201-3">Zefanya</a>, <a href="http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=hagai%201-2">Hagai</a>, <a href="http://alkitab.sabda.org/bible.php?book=Flm&#038;chapter=1">Filemon</a>, atau <a href="http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=titus%201-3">Titus</a>. Lamanya waktu yang diperlukan untuk mempelajari satu kitab sangat tergantung dari banyaknya pasal yang terdapat dalam kitab tersebut. Jadi, untuk mempelajari kitab Matius akan membutuhkan waktu yang lebih panjang dan lama jika dibandingkan dengan mempelajari Kitab Hagai ataupun Filemon yang memunyai hanya sedikit pasal.</li>
<li>Baca seluruh kitab tersebut.<br />
Baca kitab yang sudah dipilih tersebut berulang-ulang kali, minimal 3 kali. Tujuannya, agar kita memahami betul gambaran besar tentang isi kitab yang kita baca tersebut.</li>
<li>Tulis catatan.<br />
Buatlah catatan tentang hal-hal apa yang menarik yang Anda temui ketika membaca seluruh bagian kitab tersebut. Catat juga kesan pertama yang Anda dapatkan dari pembacaan kitab tadi, dll..</li>
<li>Pelajari latar belakang kitab tersebut.<br />
Carilah tahu latar belakang penulisan kitab tersebut, baik dari segi histori, geografis maupun budayanya.</li>
<li>Buat bagan horisontal untuk setiap pasal.<br />
Buatlah bagan/kolom sebanyak jumlah pasal dalam kitab tersebut. Lalu isilah masing-masing kolom tersebut dengan informasi detail yang kita dapat dari menggali masing-masing pasalnya.</li>
<li>Buat keterangan singkat atau outline (garis besar) kitab.Setelah menggali masing-masing pasal, rangkumkan isi pokoknya seluruh kitab dalam sebuah garis besar.</li>
<li>Buat aplikasi dari setiap pelajaran yang kita dapat dari kitab tersebut.</li>
</ol>
<p>Menurut saya, metode Survei Kitab ini memiliki kelebihan, tapi juga kekurangannya. Kelebihannya antara lain: bisa belajar tentang sejarah, geografis dan budaya dari kitab yang kita pelajari, walaupun cuma secara garis besar saja. Selain itu kita juga bisa mengetahui mengapa dan untuk siapa kitab itu ditujukan, dan latar belakang apa yang mendasari penulisan kitab tersebut. Dengan demikian, kita bisa semakin mendalami pesan Allah melalui kitab yang kita baca secara menyeluruh, bukan sepenggal-penggal.</p>
<p>Kekurangan metode ini adalah butuh waktu lama, khususnya untuk kitab-kitab yang memunyai pasal yang banyak seperti Kejadian, Keluaran, dll.. Kekurangan lain, adalah terkadang informasi yang berkaitan dengan sejarah, geografi, politik dan budaya tidak terlalu jelas tersurat/tersirat dalam kitab, sehingga apa yang kita butuhkan perlu dicari dengan alat-alat lain , misalnya buku-buku biblika, atau CD <a href="http://sabda.net">SABDA</a>. Kalau tidak punya, Anda bisa langsung berkunjung ke situs <a href="http://alkitab.sabda.org">Alkitab SABDA</a>.</p>
<p>Semoga dari penjelasan saya di atas, Anda dapat menerapkan metode Survey Kitab dalam PA yang Anda lakukan. Saya juga berdoa agar Anda lebih bersemangat lagi dalam mempelajari firman Tuhan dan bisa membagikan mengenai metode Survei Kitab ini kepada teman-teman sepelayanan Anda yang lain. Tuhan memberkati.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F07%2F09%2Fmetode-survei-kitab%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/07/09/metode-survei-kitab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keuangan YLSA</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2009/04/16/keuangan-ylsa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=keuangan-ylsa</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2009/04/16/keuangan-ylsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 04:04:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elly</dc:creator>
				<category><![CDATA[Administrasi (Keuangan)]]></category>
		<category><![CDATA[donatur]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[SABDA]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Berkat Tuhan mari hitunglah, kau kan kagum oleh kasih-Nya &#8230;.&#8221; Syair di atas adalah penggalan lagu yang sering dinyanyikan untuk mengiringi sesi persembahan di gerejaku. Walaupun di YLSA salah satu tugasku adalah hitung-menghitung, tapi terus terang kalau disuruh menghitung berkat Tuhan untuk YLSA aku menyerah. Selain karena terlalu banyak, juga karena berkat Tuhan tidak selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2009/04/hudsonville-org-239x300.jpg" alt="keuangan_ylsa" title="keuangan_ylsa" width="120" height="150" class="alignright size-medium wp-image-276" />&#8220;Berkat Tuhan mari hitunglah,<br />
kau kan kagum oleh kasih-Nya &#8230;.&#8221;</p>
<p>Syair di atas adalah penggalan lagu yang sering dinyanyikan untuk mengiringi sesi persembahan di gerejaku. Walaupun di YLSA salah satu tugasku adalah hitung-menghitung, tapi terus terang kalau disuruh menghitung berkat Tuhan untuk YLSA aku menyerah. Selain karena terlalu banyak, juga karena berkat Tuhan tidak selalu bisa dinilai dengan uang, jauh-jauh lebih besar nilainya daripada uang. Oh iya, kenalan dulu deh &#8230;, aku <a href="http://blog.sabda.org/author/elly/">Elly</a>, staf keuangan YLSA. Pertama kali aku memegang buku kas di YLSA, aku cukup bingung karena YLSA tidak punya pemasukan tetap. Sebagai yayasan nonprofit, YLSA benar-benar hidup dari iman. Yang aku tahu, YLSA hanya mendapat pemasukan dari sumbangan para donatur yang rindu untuk membantu pelayanan YLSA. Sering kali, pimpinan kami yang menutup kalau ada pengeluaran lebih. Keadaan seperti ini berlangsung cukup lama.<span id="more-158"></span></p>
<p>Namun kalau melihat ke belakang, aku saat ini sangat bersyukur karena dari laporan keuangan YLSA <a href="http://www.sabda.org/publikasi/berita_ylsa/arsip/">arsip Berita YLSA</a>, ada penambahan jumlah donatur setiap tahunnya. Dengan berjalannya waktu dan semakin berkembangnya pelayanan YLSA &#8212; melalui CD SABDA, publikasi, situs, dan PESTA (kursus teologia <em>online</em>), dll. &#8212; maka YLSA mulai semakin dikenal. Nah, mereka yang sudah merasakan berkat Tuhan melalui YLSA, biasanya mulai tergerak untuk memberikan sumbangan sebagai tanda terima kasih dan dukungan agar pelayanan YLSA juga menjadi berkat bagi yang lain.</p>
<p>Falsafah YLSA adalah tidak mengomersialkan pelayanan, apalagi mengomersialkan firman Tuhan. Karena itu, semua hasil pelayanan YLSA diberikan secara gratis. Namun demikian, walaupun gratis, bukan berarti dalam menjalankan pelayanannya YLSA tidak membutuhkan uang. Puji Tuhan, ada orang-orang yang tergerak menjadi donatur, dan dari apa yang mereka berikan saat ini, YLSA bisa memenuhi kebutuhan biaya operasionalnya, tapi untuk biaya kepegawaian, pimpinan masih harus mengeluarkan dana pribadi setiap bulannya. Aku percaya kalau ada lebih banyak donatur YLSA, kelak YLSA juga akan bisa dan pasti bisa menutup semua pengeluaran yang ada, termasuk biaya kepegawaian.</p>
<p>Selain sumbangan dana, YLSA juga sering kali menerima bantuan-bantuan lain, entah itu tenaga, buku, doa, komputer, alat-alat kantor, atau pun saran dari mereka yang peduli dan rindu mendukung pelayanan YLSA. Tuh kan, kalau dihitung-hitung, luar biasa sekali berkat yang Tuhan beri untuk pelayanan YLSA ini <img src='http://blog.sabda.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Terpujilah Tuhan!</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2009%2F04%2F16%2Fkeuangan-ylsa%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2009/04/16/keuangan-ylsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.313 seconds -->

