<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog SABDA &#187; Ari</title>
	<atom:link href="http://blog.sabda.org/author/ari_thok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.sabda.org</link>
	<description>melayani dengan berbagi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 May 2012 14:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Upgrade Situs-Situs YLSA</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2010/08/31/upgrade-situs-situs-ylsa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=upgrade-situs-situs-ylsa</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2010/08/31/upgrade-situs-situs-ylsa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 09:37:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[Web (Sumber Bahan)]]></category>
		<category><![CDATA[drupal]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[situs]]></category>
		<category><![CDATA[staf]]></category>
		<category><![CDATA[upgrade]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=1206</guid>
		<description><![CDATA[Seperti kembali ke rumah lama, demikian perasaan saya ketika kembali bekerja plus melayani di Yayasan Lembaga SABDA. Saya kembali ke posisi lama yaitu staf di Divisi WEB, artinya kembali berkutat dengan sejumlah besar situs YLSA yang sebagian besar dikembangkan dengan menggunakan CMS Drupal. Tapi ada sedikit perbedaan, kali ini saya kembali ke YLSA dengan bekal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-1210" title="drupal-man" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/08/drupal-man.png" alt="upgrade_situs_situs_ylsa" width="150" height="183" />Seperti kembali ke rumah lama, demikian perasaan saya ketika kembali bekerja plus melayani di <a href="http://www.ylsa.org/">Yayasan Lembaga SABDA</a>. Saya kembali ke posisi lama yaitu staf di <a href="http://blog.sabda.org/category/web-sumber-bahan/">Divisi WEB</a>, artinya kembali berkutat dengan sejumlah besar situs YLSA yang sebagian besar dikembangkan dengan menggunakan CMS Drupal. Tapi ada sedikit perbedaan, kali ini saya kembali ke YLSA dengan bekal dan semangat yang berbeda. Setelah berkelana menjadi tenaga <em>freelance</em> selama setahun, saya punya lebih banyak pengalaman dan berharap bisa lebih banyak membantu, khususnya sehubungan dengan tugas utama saya yaitu melakukan upgrade situs-situs <a href="http://www.ylsa.org/">YLSA</a> yang memakai CMS Drupal.<span id="more-1206"></span></p>
<p>Tidak butuh waktu lama untuk menjalin kekompakan dalam bekerja sama dengan Theo, satu-satunya staf web yang masih tersisa di YLSA saat ini. Komunikasi dan koordinasi bisa kami lakukan dengan baik, tinggal pembagian tugas saja yang diperlukan. Karena jumlah situs-situs YLSA banyak sekali (lebih dari 40 buah), dan yang harus dibenahi lumayan banyak, maka harus ada strategi. Kami mengevaluasi lebih dahulu situs-situs mana yang cukup parah sehingga harus ada perubahan total dari segi struktur dan desain, dan situs yang hanya perlu upgrade versi Drupalnya saja dari versi 5 ke versi 6. Theo mendapat bagian upgrade versi Drupal, sedangkan saya membenahi situs-situs YLSA yang membutuhkan pembenahan struktur dan desain.</p>
<p>Proses upgrade ini kami mulai dengan menentukan situs-situs yang menjadi prioritas untuk dikerjakan lebih dulu. Pemilihan ini berdasarkan pada kemudahan/kerumitan struktur, dan apakah ada situs-situs yang sejenis (mirip) supaya bisa dikerjakan bersama-sama sehingga lebih efisien. Jika kita bisa cepat melihat hasil pekerjaan kita, tentu secara batin kita juga merasa lebih puas, demikian pesan singkat dari Ibu Yulia yang masih saya ingat.</p>
<p>Berbicara tentang kuantitas bahan, jumlah situs dan publikasi elektronik yang dimiliki YLSA sangatlah banyak. Namun dalam hal kualitas, khususnya seputar manajemen situs serta pengembangannya, menurut saya masih banyak yang bisa ditingkatkan. Selain perlu menambah jumlah staf web, fokus pengembangan juga seharusnya mulai berpindah dari kuantitas ke kualitas. Yang terjadi sekarang adalah &#8220;besar pasak daripada tiang&#8221;. Keterbatasan staf harus diimbangi dengan fokus pengembangan web yang sesuai. &#8220;Kejar kualitas&#8221;, itu yang saya coba dengungkan dalam diri saya ketika kembali ke YLSA.</p>
<p><strong>Upgrade Situs e-Artikel</strong><br />
Situs pertama yang menjadi &#8220;kejatuhan durian&#8221; adalah situs <a href="http://artikel.sabda.org/">e-Artikel</a>. Situs ini memiliki pengategorian yang cukup sederhana dan teratur. Kekurangan yang paling terlihat adalah dalam hal tampilan isi. Jumlah artikel di situs e-Artikel banyak, tapi banyak yang &#8220;tenggelam&#8221; sehingga situs yang sebenarnya besar ini menjadi tidak terkesan besar. Dengan desain web yang baru, kategori bisa lebih ditonjolkan dan isi yang banyak bisa lebih tampak. Sedangkan desain grafisnya diganti agar lebih cerah dan terkesan luas. Silakan lihat Situs e-Artikel yang baru.<br />
<a href="http://artikel.sabda.org"><img class="aligncenter size-full wp-image-1208" title="artikel-upgrade" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/08/artikel-upgrade.jpg" alt="artikel-upgrade" width="300" height="200" /></a></p>
<p><strong>Upgrade Situs Bio-Kristi</strong><br />
Situs <a href="http://biokristi.sabda.org/">Bio-Kristi</a> hampir sama kondisinya dengan situs e-Artikel &#8212; isi yang banyak justru tenggelam dan terkesan seperti situs berukuran kecil. Selain itu, tampilan grafisnya tidak rapi. Kenyamanan membaca ketika berkunjung di sebuah situs adalah hal yang perlu diperhatikan supaya pengunjung bisa betah berkunjung dan ingin kembali berkunjung. Tampilan juga diganti baru supaya terlihat lebih rapi, cerah, dan nyaman untuk dilihat. Isi yang sebelumnya tenggelam, bahkan tersembunyi, kini sudah bisa muncul dengan kesan baru. Silakan mengunjungi situs Bio-Kristi yang baru.<br />
<a href="http://biokristi.sabda.org"><img class="aligncenter size-full wp-image-1209" title="biokristi-upgrade" src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2010/08/biokristi-upgrade.jpg" alt="biokristi-upgrade" width="300" height="200" /></a></p>
<p><strong>Pengoptimalan dan Kecepatan Akses Situs</strong></p>
<p>Selain memutakhirkan dan memperbaiki struktur dan tampilan situs-situs YLSA, ada satu hal lagi yang juga penting untuk diperhatikan yaitu masalah pengoptimalan situs. Pengoptimalan situs difokuskan pada ukuran halaman utama dan kecepatan akses situs. Jika Anda cukup terbiasa bermain dengan ekstensi-ekstensi Firefox, silakan coba instal ekstensi bernama &#8220;YSlow&#8221; dan &#8220;Google Page Speed&#8221; untuk menguji kecepatan sebuah situs. Makin tinggi nilai yang dihasilkan, situs tersebut dianggap makin bagus.</p>
<p>Situs yang bisa cepat diakses tentu membuat pengunjung nyaman dan tidak perlu membuang waktu untuk menunggu situs tersebut tampil. Pengoptimalan ukuran situs juga akan lebih menghemat bandwidth (lebar pita) server serta mengurangi beban server ketika banyak pengunjung yang menjelajahi situs. Satu situs yang dioptimalkan mungkin tidak terlalu terlihat dampaknya, namun jika dikalikan jumlah situs yang dimiliki YLSA, hal ini bisa cukup signifikan. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi dan tren web, semoga ke depan YLSA bisa terus mengikuti perkembangan.</p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2010%2F08%2F31%2Fupgrade-situs-situs-ylsa%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2010/08/31/upgrade-situs-situs-ylsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegigihan di Bukit Hermon</title>
		<link>http://blog.sabda.org/2009/03/12/kegigihan-di-bukit-hermon/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kegigihan-di-bukit-hermon</link>
		<comments>http://blog.sabda.org/2009/03/12/kegigihan-di-bukit-hermon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 07:55:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ari</dc:creator>
				<category><![CDATA[HRD (Personalia)]]></category>
		<category><![CDATA[Umum (Pelayanan)]]></category>
		<category><![CDATA[LDK]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[YLSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.sabda.org/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Entah kebetulan atau bukan (mungkin sudah rencana Tuhan, wow &#8230;), weekend kemarin, tanggal 8-9 Maret 2009, Yayasan Lembaga SABDA diundang untuk menjadi bagian dari LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diselenggarakan oleh PPA &#8220;Air Hidup&#8221; GSJA, Solo. Saya, Dian, Kristin, Davida, dan Ibu Yulia mendapat kesempatan mengambil bagian di LDK ini. Acara ini diadakan di Rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2009/03/kegigihan.jpg" alt="kegigihan_di_bukit_hermon" title="kegigihan_di_bukit_hermon" width="256" height="70" class="alignright size-full wp-image-295" />Entah kebetulan atau bukan (mungkin sudah rencana Tuhan, wow &#8230;), <em>weekend</em> kemarin, tanggal 8-9 Maret 2009, Yayasan Lembaga SABDA diundang untuk menjadi bagian dari LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diselenggarakan oleh PPA &#8220;Air Hidup&#8221; GSJA, Solo. Saya, <a href="http://blog.sabda.org/author/dianpra/">Dian</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/kristin/">Kristin</a>, <a href="http://blog.sabda.org/author/davida/">Davida</a>, dan <a href="http://blog.sabda.org/author/yulia/">Ibu Yulia</a> mendapat kesempatan mengambil bagian di LDK ini. Acara ini diadakan di Rumah Retret Bukit Hermon Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Saya bilang kebetulan karena bulan sebelumnya saya dan Dian dikirim kantor untuk mengikuti <a title="Youth Conference 2009 Jakarta" href="http://blog.sabda.org/2009/02/23/jam-jangkau-anak-muda/" target="_blank">Youth Conference 2009 di Jakarta</a>. Di YC ini, kami belajar berbagai bentuk pelayanan anak muda, baik yang ada di gereja maupun yayasan yang khusus melayani anak muda. Nah, bukankah ini kebetulan, karena 1 bulan kemudian kami sudah ikut terjun langsung berinteraksi serta melayani anak-anak remaja yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.<span id="more-98"></span></p>
<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2009/03/gambar_003-300x225.jpg" alt="Peserta LDK" title="Peserta LDK" width="300" height="225" class="alignright size-medium wp-image-99" />Dalam persiapan kami telah membagi tugas; saya dapat jatah untuk merekam audio, membantu dokumentasi gambar maupun video. Selain itu, saya juga membantu Ibu Yulia menyiapkan presentasi dalam bentuk Power Point. Dian, Kristin, dan Davida bertugas menjadi mentor dalam kelompok, membantu memantau setiap <em>session</em>, dan memimpin acara <em>games</em> di Senin pagi-pagi. Btw, karena tugas merekam audio sesekali bisa saya tinggal, saya mencoba mengamati anak-anak remaja dalam mengikuti setiap <em>session</em> maupun KKR (ups &#8230;, bukan untuk cari gebetan lho, hehe).</p>
<p>Kegigihan, itulah tema yang diangkat dalam LDK kali ini. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta bisa memiliki semangat untuk menghadapi hidup, gigih, dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap masalah. KKR dilayani oleh Pdt. Jamsen Ginting, sedangkan <em>session-session</em>-nya dilayani oleh Ibu Yulia. Kira-kira 50-60 peserta yang terdiri dari remaja SMP dan SMA memadati salah satu aula Rumah Retret Bukit Hermon. Beberapa guru sekolah minggu saya lihat juga ikut hadir, mungkin mereka diminta untuk membantu.</p>
<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2009/03/gambar_063-300x225.jpg" alt="Pemanasan Sebelum Olahraga Pagi" title="Pemanasan Sebelum Olahraga Pagi" width="300" height="225" class="alignright size-medium wp-image-100" />Semangat yang luar biasa terlihat ketika peserta memuji dan menyembah Tuhan. Semangat seperti ini pula yang saya lihat ketika mereka mengikuti acara-acara yang menggugah aktivitas fisik. Untuk dua hal ini sepertinya saya bisa acungin jempol, remaja memang paling suka dengan aktivitas fisik. Di <em>session</em> pertama, yang berjudul &#8220;Siapakah Saya?&#8221;, peserta diajak untuk lebih mengenal diri mereka, siapa mereka sesungguhnya di hadapan Tuhan. Inilah fondasi utama agar mereka bisa memiliki kekuatan untuk tetap gigih dalam menjalani hidup. <em>Session</em> kedua adalah &#8220;Reality Check&#8221;, di mana peserta diminta untuk mengecek keseimbangan antara cita-cita mereka dan realitanya, supaya mereka tidak terjebak dalam situasi yang membuat mereka mengalami frustrasi. Di <em>session</em> terakhir, peserta dilengkapi dengan berbagai tips bagaimana bisa memiliki pribadi yang gigih. Hal kunci yang ditekankan dalam <em>session-session</em> ini adalah untuk mengajak peserta berpikir; berpikir besar dan berpikir di luar kotak, serta berlatih memilah dan memecahkan beberapa contoh kasus. Belajar gigih tidak hanya secara fisik, tetapi terutama harus gigih juga dalam hal mental dan berpikir.</p>
<p><img src="http://blog.sabda.org/wp-content/uploads/2009/03/gambar_002-300x225.jpg" alt="Sedang Mengisi Post-Test" title="Sedang Mengisi &quot;post-test&quot;" width="300" height="225" class="alignright size-medium wp-image-102" />Kami juga menyediakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk peserta supaya kami bisa membuat evaluasi hasil. Secara keseluruhan, menurut saya, acara ini cukup sukses, tapi ada ada kekurangan di sana-sini, baik dari sisi pembagian peserta, acara, pembicara, maupun panitianya sendiri. Ini menjadi bahan untuk kami pelajari dan perbaiki agar kami bisa melayani lebih baik lagi di masa yang akan datang. Ayo, ingat ya, jangan menyerah! Kita juga harus gigih dalam melayani anak-anak muda.</p>
<p align="center">Silakan lihat video dibawah ini :<br />
[There is a video that cannot be displayed in this feed. <a href="http://blog.sabda.org/2009/03/12/kegigihan-di-bukit-hermon/">Visit the blog entry to see the video.]</a> </p>
<p class='fb-like'><iframe src='http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.sabda.org%2F2009%2F03%2F12%2Fkegigihan-di-bukit-hermon%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=65&amp;font=lucida+grande' scrolling='no' frameborder='0' allowTransparency='true' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:65px'></iframe></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.sabda.org/2009/03/12/kegigihan-di-bukit-hermon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.262 seconds -->

