Comments on: Pelajaran dari Artikel: Carilah Hobi dan Sunyi http://blog.sabda.org/2017/07/05/pelajaran-dari-artikel-carilah-hobi-dan-sunyi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pelajaran-dari-artikel-carilah-hobi-dan-sunyi melayani dengan berbagi Thu, 12 Oct 2017 06:43:14 +0000 hourly 1 http://wordpress.org/?v=3.4 By: Manda http://blog.sabda.org/2017/07/05/pelajaran-dari-artikel-carilah-hobi-dan-sunyi/comment-page-1/#comment-571367 Manda Thu, 28 Sep 2017 10:01:08 +0000 http://blog.sabda.org/?p=8089#comment-571367 Saya sangat setuju dengan kalimat "Perasaan dan pikiran yang selalu diburu-buru bisa diredam sehingga mendapatkan kondisi yang stabil untuk bisa menikmati setiap hal". Saya pun merasakan bahwa hobi + ketenangan + keberhasilan. Semoga melalui hobi kakak, nama Tuhan bisa semakin dipermuliakan. Saya sangat setuju dengan kalimat “Perasaan dan pikiran yang selalu diburu-buru bisa diredam sehingga mendapatkan kondisi yang stabil untuk bisa menikmati setiap hal”. Saya pun merasakan bahwa hobi + ketenangan + keberhasilan. Semoga melalui hobi kakak, nama Tuhan bisa semakin dipermuliakan.

]]>
By: Joy http://blog.sabda.org/2017/07/05/pelajaran-dari-artikel-carilah-hobi-dan-sunyi/comment-page-1/#comment-570001 Joy Tue, 01 Aug 2017 10:00:31 +0000 http://blog.sabda.org/?p=8089#comment-570001 Betul, dan yang tak kalah penting, hobi juga menjadi salah satu alat Tuhan untuk memanggil dan memakai hamba-hambaNya. Banyak terjadi kesalahan konsep di kalangan pemuda Kristen, bahwa panggilan Tuhan itu pasti bertentangan dengan kesukaan atau cita-cita kita, bahwa menaati panggilan itu berarti pasti harus meninggalkan semua yang kita suka. Dengan demikian mereka punya mindset bahwa ikut Tuhan itu seperti 'menjadi korban' dan membosankan. Padahal sebenarnya tidak demikian. Sebaliknya hobi justru bisa menjadi pelayanan, malahan pelayanan yang demikian akan menjadi lebih optiml dan passionate. Tuhan ingin kita melayani dan menjalani panggilanNya dengan rasa menikmati. Dalam hobi dan ketenangan pikiran, kita mendengar suara Tuhan, introspeksi diri (dipandu oleh Roh Kudus yang bekerja membaharui), dan bertumbuh dalam iman. Betul, dan yang tak kalah penting, hobi juga menjadi salah satu alat Tuhan untuk memanggil dan memakai hamba-hambaNya. Banyak terjadi kesalahan konsep di kalangan pemuda Kristen, bahwa panggilan Tuhan itu pasti bertentangan dengan kesukaan atau cita-cita kita, bahwa menaati panggilan itu berarti pasti harus meninggalkan semua yang kita suka. Dengan demikian mereka punya mindset bahwa ikut Tuhan itu seperti ‘menjadi korban’ dan membosankan. Padahal sebenarnya tidak demikian. Sebaliknya hobi justru bisa menjadi pelayanan, malahan pelayanan yang demikian akan menjadi lebih optiml dan passionate. Tuhan ingin kita melayani dan menjalani panggilanNya dengan rasa menikmati.
Dalam hobi dan ketenangan pikiran, kita mendengar suara Tuhan, introspeksi diri (dipandu oleh Roh Kudus yang bekerja membaharui), dan bertumbuh dalam iman.

]]>
By: ezy http://blog.sabda.org/2017/07/05/pelajaran-dari-artikel-carilah-hobi-dan-sunyi/comment-page-1/#comment-569637 ezy Tue, 18 Jul 2017 02:08:32 +0000 http://blog.sabda.org/?p=8089#comment-569637 setuju, emang setiap orang harus punya hobi. kalau tidak punya hobi hidup akan terasa seperti itu itu saja setuju, emang setiap orang harus punya hobi. kalau tidak punya hobi hidup akan terasa seperti itu itu saja

]]>