|
Tetapi sangat disayangkan, jika keberagaman tema dan pengajaran dalam Alkitab ini hanya sekadar memberi informasi tanpa kita mengetahui maksud yang sebenarnya dari tema-tema penting itu. Kalau dulu firman Tuhan ditujukan kepada orang-orang zaman dulu yang sederhana, dengan keterbatasan alat, tapi mereka bisa mempelajarinya dengan baik, mengapa kita saat ini tidak berusaha semaksimal mungkin untuk memahami firman Tuhan tersebut dengan lebih baik lagi? Sehubungan dengan mempelajari tema-tema dalam Alkitab, saya secara khusus akan membagikan pengalaman saya ketika mempelajari dan melakukan Pendalaman Alkitab dengan memakai metode Tematik di YLSA. Metode tematik sangat menolong saya untuk memahami iman kristiani dengan lebih baik. Metode ini cukup sederhana dan sangat praktis untuk melakukan penelaahan Alkitab karena memakai cara dialog. Untuk mempermudah Anda memahami maksud saya, maka saya akan memberikan beberapa langkah-langkah penting dalam memahami metode ini.
Walaupun metode ini tergolong sederhana dan praktis bukan berarti tidak memiliki kesulitan untuk memakainya. Karena metode ini lebih bersifat dialog, maka kesulitan utama adalah bagaimana membuat pertanyaan yang baik sehingga memperoleh jawaban yang baik juga. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya bila metode ini dilakukan dalam kelompok belajar tumbuh bersama sehingga bisa saling menolong. Saya secara pribadi sangat diberkati dengan metode ini sehingga semakin diperkaya dalam mempelajari firman Tuhan. Jika Anda rindu untuk belajar firman Tuhan dengan kreatif, maka metode ini cocok untuk Anda praktikkan dan saya yakin Anda akan menemukan keindahan dan kekayaan firman Tuhan. Selamat mencoba, Tuhan memberkati. Solus Christus.
2 Responses to Metode PA: TematikLeave a Reply |
|
|
© 2009-2012 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Shalom Ryan,
Untuk mempertajam pemahaman tentang tema yang kita pilih jangan lupa menyertakan pertanyaan yang kritis mengenai tema tersebut. Batasi pertanyaan minimal tiga atau empat pertanyaan.
Hm…. langkah ke 3 ini menyenangkan, ada banyak pertanyaan akan ada banyak jawaban, kadang jawaban itu menimbulkan pertanyaan lain. Jadi kita bisa lebih bersemangat dalam mencari jawaban-jawaban itu
Menurutku, metode ini menariknya pada sesi membuat pertanyaan
Metode ini sangat cocok apabila diterapkan dalam kelompok…
Nah, bagi teman-teman yang belum pernah mencoba menerapkan metode ini, jangan tunda lagi … ayo segera mencoba metode tematik ini